Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

VARIASI WAKTU KONTAK ARANG AKTIF UNTUK MENURUNKAN BILANGAN PEROKSIDA PADA MINYAK GORENG BEKAS PAKAI Tuti Rustiana; Dinar Rahayu
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 5 No 1 (2021): Medical Technology and Public Health Journal March 2021
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v5i1.1470

Abstract

Vegetable oil in the cooking process usually is used multiple times to fry food. This process exposes the oil to heat and oxidation. The oil itself is lipid. Lipid is a triglyceride, which means three carboxylic acids are bonded to one molecule of glycerol to form of ester. Exposing triglyceride to heat and oxidation causes it to deteriorate and break into smaller molecules such as aldehyde, ketones, and hydrocarbons. This molecule causes rancidity. Rancidity can be measured in terms of the amount of hydroperoxide presents in oil in mEq of O2/Kg. The peroxides present oxidize the iodide to iodine and the iodine is then titrated to a colorimetric endpoint using sodium thiosulfate with starch as an indicator. The amount of iodine produced is directly proportional to the peroxide value. The research has been conducted to reduce the peroxide value of used cooking oil using adsorption. The adsorbent used here is activated charcoal with a concentration of 3% and particle size of 100 Mesh. Contact time with oil is varied, ranged from 30 to 90 minutes. Statistic treatment of t-student test is performed between peroxide value before and after treatment and it is found that the difference is significant. That means active charcoal can decrease peroxide value. One way of ANOVA test among contact times (30, 60, 90 minutes) proves there is no significant difference, leading to the conclusion that activated charcoal at 3% and particle size 100 Mesh can decrease the peroxide value of oil in only 30 minutes of contact time.
PENGARUH BAURAN PEMASARAN JASA TERHADAP NILAI JASA SERTA DAMPAKNYA PADA CITRA KAMPUS Dede Purnama; Tuti Rustiana
Jurnal Komputer Bisnis Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Komputer Bisnis
Publisher : Journal of Business Computers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.346 KB)

Abstract

Memberikan jasa yang berkualitas merupakan kewajian setiap perguruan tinggi agar tidak ditinggalkan oleh mahasiswanya, begitu juga yang dilakukan oleh Sekolah Tinggi analis bakti Asih (STABA). Ketepatan strategi bauran pemasaran jasa (product (service), price, place, promotion, people, physical evidence, dan process) yang dilakukan STABA akan menentukan kualitas jasa (service quality) yang ditawarkan dan diukur oleh service performance / perceived service (jasa yang dirasakan konsumen) dibandingkan dengan consumer expectation (jasa yang diharapkan konsumen). Nilai jasa yang dirasakan lebih tinggi dari yang diharapkan, akan mencapai kepuasan konsumen, dengan tercapainya kepuasan konsumen maka citra perguruan tinggi akan semakin baik dihadapan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganlisis : (1) pengaruh bauran pemasaran jasa terhadap nilai jasa STABA; (2) pengaruh bauran pemasaran jasa terhadap citra STABA; dan (6) pengaruh nilai jasa terhadap citra STABA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey deskriptif dan survey eksplanatori. Unit analisis adalah mahasiswa Sekolah Tinggi Analis bakti Asih (STABA), 100 orang responden dipilih berdasarkan teknik pemilihan sampel acak sederhana, serta alat pengumpulan data primer menggunakan kuisioner. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bauran pemasaran jasa terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap nilai jasa, bauran pemasaran jasa terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap citra dan nilai jasa terbukti berpengaruh lebih dominan terhadap citra kampus. Karena nilai jasa memiliki pengaruh yang lebih dominan mempengaruhi citra, maka disarankan citra STABA dibentuk oleh persepsi masyarakat pada nilai jasa yang diberikan oleh STABA.
Pengaruh Pelatihan Dan Kompetensi Tenaga Teknis Laboratorium Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Balai Labotorium Kesehatan Provinsi Jawa Barat Tuti Rustiana; Dede Purnama
Jurnal Komputer Bisnis Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Komputer Bisnis
Publisher : Journal of Business Computers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.269 KB)

Abstract

Pemberdayaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan suatu hal utama dalam berhasilnya menjalankan operasional suatu organisasi. Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Barat membutuhkan tenaga kesehatan terampil dan professional untuk memenuhi semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang baik dan bermutu. Adanya masalah dalam peningkatan prestasi pegawai menunjukkan pelatihan dan kompetensi tenaga teknis laboratorium menjadi syarat mutlak untuk memenuhi persyaratan bagi pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya. Telah dilaksanakan penelitian mengenai pengaruh pelatihan dan kompetensi tenaga teknis laboratorium terhadap prestasi kerja pegawai Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Metoda penelitian yang dipakai adalah survey desktriptif dan explanatory dengan populasi dan sampel penelitian seluruh tenaga teknis laboratorium yaitu sejumlah 35 orang sebagai responden dan data diolah dengan menggunakan statistik parametric melalui metoda analisis jalur. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum Pelatihan tenaga teknis pegawai berada dalam kategori tinggi 59,76%; Kompetensi dalam kategori tinggi 57%; Prestasi kerja pegawai dalam kategori tinggi 59,89%. Dalam pengujian antar variabel menunjukan terdapat pengaruh pelatihan terhadap prestasi kerja pegawai 26%, dan pengaruh kompetensi terhadap prestasi kerja 38,8%, sehingga pengaruh yang dapat disumbangkan oleh pelatihan dan kompetensi terhadap prestasi kerja pegawai sebesar 64,8%. Ini menjelaskan bahwa pelatihan serta kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja pegawai Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Barat