Fabianus H. Bosco
PGSD UNIKA SANTU PAULUS

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI BIMBINGAN PRIBADI-SOSIAL PADA SISWA DI SDK PAHAR KECAMATAN LELAK KABUPATEN MANGGARAI Fabianus H. Bosco
JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) Vol. 3 No. 1 (2019): JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar)
Publisher : PGSD UNIKA SANTU PAULUS RUTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Implementasi Bimbingan Pribadi-sosial pada Siswa di SDK Pahar Kecamatan Lelak Kabupaten Manggarai. Penelitian ini dilatarbelakangi masalah pribadi-sosial siswa di SDK Pahar. Masalah pribadi-sosial adalah masalah yang bersumber dari insividu atau pribadi tertentu yang berdampak pada orang lain. Masalah pribadi-sosial yang terjadi antara lain siswa tidak merasa takut maki dan mengejek temannya di depan guru, sering bolos sekolah, keluar masuk dalam kelas ketika tidak ada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan bimbingan pribadi-sosial yang dijalankan di SDK Pahar Kecamatan Lelak Kabupaten Manggarai, yang difokuskan pada strategi yang digunakan dalam penerapan bimbingan pribadi-sosial, bentuk pelaksanaan bimbingan pribadi-sosial, dan hambatan yang dihadapi saat memberi bimbingan pribadi-sosial kepada siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitataif. Data diperoleh melalui wawancara. Teknik pengecekan keabasahan data dengan menggunakan triangulasi sumber. Kegiatan analisis datanya melalui reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru-guru wali kelas di SDK Pahar. Hasil penelitian memperlihatkan pertama, bahwa strategi yang digunakan dalam penerapan bimbingan pribadi-sosial di SDK Pahar yaitu dengan cara memberi bimbingan secara individual, bimbingan kelompok, bimbingan dengan cara berkolaborasi dengan guru yang lain, dan kerja sama antara guru dan orang tua siswa. Kedua, pelaksanaan bimbingan pribadi-sosial di SDK Pahar diwujudkan secara insidental atau tanpa direncanakan oleh guru sebelumnya dan yang ketiga, penerapan bimbingan pribadi-sosial di SDK Pahar memiliki hambatan baik dari segi waktu, program, ruangan bimbingan maupun tenaga profesional yang belum memadai sehingga pelaksanaan bimbingan pribadi-sosial kurang maksimal.