Sri Andria Sya'bani
Sekolah Tinggi Agama Islam Nadlatul Wathan Samawa

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Sosial Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Pembinaan Kerukunan Umat Beragama Di SMAN 3 Mataram: Studi Pengembangan Kompetensi Sosial Pendidikan Agama Islam SMAN 3 Mataram Sri Andria Sya'bani
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 1 (2016): Maret
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan SAMAWA SUMBAWA BESAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.567 KB)

Abstract

Guru adalah makhluk sosial yang dalarn kehidupannya tidak bisa terlepas dari kehidupan sosiaI rnasyarakat dan Iingkungannya. Oleh karena itu guru dituntut untuk memiliki kompotensi sosial yang memadai, terutama halnya yang berkaitan dengan Pendidikan. kaitannya dengan pendidikan yang tidak terbatas pada pembelajaran di sekolah, tetapi juga pada pendidikan yang terjadi dan berlangsung di masyarakat, Dalam pandangan masyarakat sendiri, guru adalah pribadi yang harus sempurna. Setiap ucapan dan tindakannya adalah pelajaran yang harus di dengar dan diteladani. Untuk melakukan peran tugas di masyarakat, guru harus memiliki kompetensi sebagai berikut : (1) mampu berkomunikasi dengan masyarakat, (2) mampu bergaul dan melayani guru-guru yang berbeda Agama dengan baik, (3) mampu mendorong dan menunjang kretivitas masyarakat, dan (4) menjaga emosi dan perilaku yang kurang baik. Lokus penelitian ini adalah Kecamatan Mataram sebagai daerah yang mempunyai kondisi kehidupan beragama yang plural (majemuk). Adapun fokus penelitian adalah tentang peran sosial guru Pendidikan Agama Islam SMAN 3 Mataram dengan umat beragama dan keterlibatannya dalarn membina kerukunan di tengah masyarakat yang plural tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, bersifat deskriptif¬ analitik, lebih memperhatikan proses daripada produk, cenderung menganalisis data secara empiris dan meaning (makna) yang merupakan hal esensial dalam penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah Masyarakat, guru PAI SMAN 3 Mataram, Peserta didik .
Manajemen Pemimpin dalam Memotivasi Kinerja Tenaga Pengajar Sri Andria Sya'bani
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 2 (2016): September
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan SAMAWA SUMBAWA BESAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.901 KB)

Abstract

Kompetensi seorang tenaga pengajar merupakan faktor yang sangat menentukan keberhasilan pembelajaran. Tenaga pengajar tidak hanya bertanggung jawab dalam mentransfer ilmu pengetahuan kepada mahasiswa, tetapi lebih jauh bertanggung jawab penuh atas pembentukan dan pendewasaan kepribadian mahasiswa di lembaga pendidikan. Berdasarkan peran dan tanggung jawab tenaga pengajar serta dimensi yang harus dimilikinya maka manajemen pengembangan tenaga pengajar akan lebih tepat untuk dilaksanakan. Dengan demikian, untuk sebuah lembaga pendidikan manajemen pengembangan tenaga pengajar perlu sekali dilaksanakan untuk melahirkan tenaga pengajar profesianal. Pengembagan sumber daya manusia dalam pendidikan (termasuk tenaga penagajar) mencakup lima tahapan plan, organize, operate, evaluate and replan. Sekolah Tinggi Agama Islam Samawa sebagai salah satu lembaga pendidikan Tinggi yang bercirikan khas Islam di lingkungan Departemen Agama Kabupaten Sumbawa, memegang peranan penting dalam mencapai tujuan pendidikan nasional dan pembangunan nasional. Untuk itu mutu pendidikan pada Sekolah Tinggi Agama Islam Samawa Sumbawa Besar tetap terus ditingkatkan sejalan dengan perkembagan dunia ilmu pengetahuan dan teknologi. Peningkatan mutu tenaga kependidikan, terutama tenaga pengajar yang terlibat langsung dengan mahasiswa dalam proses transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Berkaitan dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Samawa Sumbawa Besar yang memang diarahkan untuk menjadi Perguruan Tinggi yang berkualitas dalam berbagai bidang, salah satu di antara keunggulan yang ingin dicapai adalah keunggulan tenaga pengajar.
Konsep Pendidikan dalam Al-Qur'an Sri Andria Sya'bani
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 2 (2017): September
Publisher : LP3M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan SAMAWA SUMBAWA BESAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.002 KB)

Abstract

Al-Qur’an bukanlah ilmu melainkan kitab suci yang utama dan pertama serta pedoman hidup bagi umat Islam dalam mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Sebagai kitab suci, Al-Qur’an mengajarkan berbagai ajaran yang berkaitan dengan moral, politik, hukum, ekonomi, sosial, sejarah, kebudayaan, teologi, tasawuf, pendidikan, dan lain-lain.Terkait dengan bidang pendidikan, ternyata di dalam Al-Qur’an hanya sedikit yang membahasnya. Namun demikian, meski ayat-ayat tentang pendidikan amat kecil dan terbatas, tapi ia membawa pedoman-pedoman dasar yang perlu dan wajib dipegang dalam mengatur pelaksanaan pendidikan umat.