This Author published in this journals
All Journal Hemera Zoa
Eka Oktarianti
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

AEVI-9 Investigasi Outbreak Avian Influenza Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2018 Eka Oktarianti; . Efiana; Betty Indah Purnama
Hemera Zoa Proceedings of the 20th FAVA & the 15th KIVNAS PDHI 2018
Publisher : Hemera Zoa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.972 KB)

Abstract

Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan daerah sentral perunggasan di Sumatera Barat.. Populasi unggas di Sumatera Barat adalah 33.636.500 ekor, 32% dari populasi tersebut terdapat di Kabupaten Lima Puluh Kota (BPS. 2018).Avian Influenza merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus influenza tipe A, dapat menyerang beberapa jenis unggas dengan angka mortalitas yang tinggi. Strain virus AI dibedakan menjadi low pathogenic (LPAI) dengan tanda klinis ringan dan high pathigenic (HPAI) dengan beberapa tanda klinis parah dan mortalitas yang tinggi (OIE).Tujuan penyidikan kematian ayam petelur di Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota adalah untuk menyelidiki kasus kematian unggas yang terjadi di Kecamatan Mungka, mengidentifikasi faktor risiko, sumber penularan dan merumuskan rekomendasi langkah-langkah pengendalian.
AEVI-24 Investigasi Outbreak Penyakit Jembrana di Kecamatan Pangkalan Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2016 Eka Oktarianti; Betty Indah Purnama
Hemera Zoa Proceedings of the 20th FAVA & the 15th KIVNAS PDHI 2018
Publisher : Hemera Zoa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.358 KB)

Abstract

Penyakit Jembrana merupakan penyakit yang sering menyerang sapi Bali dengan tingkat morbiditas mencapai 60% dengan mortalitas 10%. Sejak pertama kali outbreak di Sumatera Barat tahun 1992 Balai Veteriner Bukittinggi telah melakukan monitoring penyakit Jembrana dan belum pernah ditemukan kasus di Kabupaten Lima Puluh Kota. Pada bulan Oktober tahun 2016, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kab. Lima Puluh Kota bersama Balai Veteriner Bukittinggi melakukan penyidikan terhadap kasus kematian mendadak pada sapi bali di Jorong Panang Nagari Tanjuang Balik Kecamatan Pangkalan Kab. Lima Puluh Kota dengan gejala diduga terinfeksi Jembrana.Tujuan penyidikan adalah untuk menyelidikasi kasus kematian sapi bali yang terjadi di Kecamatan Pangkalan Kabupaten Lima Puluh Kota, mengidentifikasi faktor risiko, sumber penularan dan merumuskan rekomendasi langkah-langkah pengendalian.
PF-22 Reproductive Disorder in Cows: Data Analisys of UPSUS SIWAB in Lima Puluh Kota District, 2017 Eka Oktarianti
Hemera Zoa Proceedings of the 20th FAVA & the 15th KIVNAS PDHI 2018
Publisher : Hemera Zoa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.589 KB)

Abstract

The Ministry of Agriculture has declared Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) to optimizing the potential of breeding cows and increase population (Ministry of Agriculture 2016). The success of Upsus Siwab program depends on a number of areas, namely land availability, decreased reproductive disorder, availability of frozen semen, availability of liquid N2, competent inseminator, and rescue of productive females (Ministry of Agriculture 2016). Animal health plays an important role in supporting the success of population increase [1], so that reproduction disorder activities are among the activities that contribute to the success of the Upsus Siwab program.                The implementation of reproductive disorder in Upsus Siwab is reported through the Integrated National Animal Health Information System (ISIKHNAS). The data can be a source of information to assess the performance results of animal health officers and to know the proportion of cured and pregnant cows after reproductive disorders are handled.                This paper aims to study the incidence of reproductive disorders on cows in Lima Puluh Kota District in 2017. The results of these studies are expected to serve as a basis for policy making for subsequent activities.