This Author published in this journals
All Journal SISFOTENIKA
Alexander Harsono
STMIK Pontianak

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HOW IT-ENABLED SCM AND E-COMMERCE HELP DELL IMPROVE COMPETITIVE ADVANTAGE Alexander Harsono
SISFOTENIKA Vol 2, No 1 (2012): SISFOTENIKA
Publisher : STMIK PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.749 KB) | DOI: 10.30700/jst.v2i1.60

Abstract

Abstrak : Information technology, dan teknologi Internet pada khusus merupakan fasilitator (enabler) yang memungkinkan information sharing antar perusahaan tanpa kendala dan real-time baik internal maupun antar-organisasi. Dampak IT dan teknologi Internet bersama dengan tiga tipe networks pentingnya seperti Intranet, Extranet, dan Web pada manajemen rantai pasokan atau supply chain management (SCM) dan commerce menjadi IT-enabled SCM dan e-commerce, sehingga transfer data digital dan koordinasi serta information sharing dapat dijalankan dengan lancar, murah dan real-time.Persaingan bisnis yang ketat dewasa ini mengharuskan perusahaan menerapkan IT-enabled SCM yang efisien dan e-commerce yang efektif, sehingga persaingan tidak lagi terletak pada persaingan antar perusahaan, melainkan terletak pada persaingan antara rantai pasokan. Tujuan paper ini, pertama: menganalisis dan membahas trend dalam SCM dan e-commerce dengan cara meneliti bagaimana IT dan Internet pada khususnya seperti intranet, extranet, and Web mentransformasi dan merampingkan SCM dan e-commerce. Kemudian: studi kasus pada Dell, Inc.untuk mengetahui bagaimana Dell, Inc. sukses menjalankan IT-enables SCM dan e-commerce. Kata kunci:information sharing, IT, ICT, Internet, Intranet, Extranet, Web, SCM, e-Commerce
BUILDING TECHNOPRENEURSHIP FOR NEXT GENERATION: HOW THE BENEFITS OF TECHNOENTREPRENEURSHIP EDUCATION AFFECT CAREER INTENTIONS OF COLLEGE STUDENTS Alexander Harsono
SISFOTENIKA Vol 3, No 1 (2013): SISFOTENIKA
Publisher : STMIK PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.053 KB) | DOI: 10.30700/jst.v3i1.45

Abstract

Abstrak: Techno-entrepreneurship education; theory, concept, creativity and innovation memain peran penting dalam membentuk sikap-perilaku, keahlian, kultur, awareness-motivation, mindset shift dan yang paling penting adalah menuntun career intentions mahasiswa untuk menjadi seorang teknousaha atau wirausaha. Para mahasiswa, khususnya yang telah menyelesaikan studi S1, tidak boleh bergantung pada bursa tenaga kerja yang tidak menentu. Menjadi technopreneur dan entrepreneur merupakan cara yang efektif untuk mengatasi pengangguran yang semakin meningkat dari tahun ke tahun dan sekaligus penciptaan lapangan kerja baru. Yang menjadi pertanyaan penelitian ini adalah “apakah manfaat edukasi tekno-kewirausahaan secara signifikan berdampak pada intensi karir mahasiswa?” Penelitian ini dilakukan melalui kuesionir untuk 85 mahasiswa STMIK Pontianak; 63 responden jurusan SI dan 22 responden jurusan TI. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan metode frequency accounts, percentages dan discrete probability distributions. Karena penelitian ini menitik beratkan pada intensi karir mahasiswa, maka diperlukan penelitian lanjutan untuk mengukur realitas responden yang benar-benar menjadi teknousaha.Keywords: Techno-entrepreneurship education, career intention. technology,technopreneurs, entrepreneurs, creativity, innovation
UNDERSTANDING E-BUSINESS & E-COMMERCE AND THEIR RELATION TO THE CONCEPTUAL FRAMEWORK OF E-MARKETING: CASE STUDY Alexander Harsono
SISFOTENIKA Vol 1, No 2 (2011): SISFOTENIKA
Publisher : STMIK PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.331 KB) | DOI: 10.30700/jst.v1i2.13

Abstract

Abstrak :Information technology (IT), teknologi Internet pada khususnya telah membawa perubahan dalam praktik bisnis dan pemasaran, di mana hampir semua aktivitas dan praktik business, commerce, dan marketing dapat dijalankan secara elektronik. Hal ini terlihat pada istilah/kata seperti“electronic business (e-business)”,“electronic commerce (e-commerce), dan“electronic marketing (e-marketing)” yang artinya disiplin ilmu tersebut telah teraplikasi dalam information dan communication technology (ICT) dan telah dipraktikan secara elektronik. Meskipun demikian, sampai saat ini masih belum ada keseragaman dalam hal definisi dan konsep e-business, e-commerce, dan e-marketing bahkan terjadi tumpang tindih (overlap) satu sama lain dalam praktik. Selain dapat membentuk wawasan berpikir yang terfokus, konsep dan definisi yang tepat baik dalam pengertian luas maupun pengertian sempit akan memberi manfaat untuk menjustifikasi posisi diri kita sendiri baik dari aspek disiplin ilmu maunpun dalam praktik. Paper ini mereview literature dari berbagai sumber buku dan jurnal mengenai konsep dan definisi e-business, e-commerce, dan e-marketing yang tepat, dikatkan dengan penelitian ProfessorMeng dari Universitas Guan Dong berjudul“Study on Combining e-commerce and e-marketing” Mei 2010 yang sedikit banyak telah menginspirasi pembahasan paper ini dan sekaligus menjadikannya sebagai studi kasus paper ini. Kata kunci: IT, ICT, Internet, e-business, e-marketing, e-commerce