Adrianus Pasasa
Sekolah Tinggi Teologi SAPPI

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Media dalam Pemberitaan Injil Adrianus Pasasa
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 4 No 2 (2015): Januari-Juni 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alkitab mulai dengan menjelaskan keadaan manusia yang tragis, suatu keadaan yang hanya dapat terjawab oleh Injil. Melalui Injil dosa manusia dapat terselesaikan dan manusia dapat kembali berdamai dengan Allah. Karena manusia telah jatuh dalam dosa dan akibat dari pemberontakannya ini manusia akan mendapat hukuman yaitu kematian kekal. Oleh karena, itu panggilan pemberitaan Injil harus dilakukan karena merupakan keinginan Allah agar semua manusia berdosa dapat diselamatkan dari hukuman kekal. Panggilan pemberitaan Injil merupakan hal yang mendesak supaya masalah terbesar manusia yaitu dosa dapat teratasi. Kewajiban mengabarkan Injil adalah tanggung jawab setiap orang yang telah menerima Tuhan Yesus Kristus menjadi Tuhan dan Juruselamatnya. Setiap orang percaya wajib mengabarkan Injil sesuai kemampuan dan karunia-karunia yang dianugerahkan Roh Kudus kepadanya. Salah satu penunjang dalam menjalankan mandat pemberitaan Injil adalah media. Dengan media jangkauan pemberitaan Injil menjadi lebih luas dan lebih cepat. Dalam tulisan ini akan dibahas tentang peran media dalam mengkomunikasikan Injil kepada dunia.
Mengalami Perjumpaan dengan Tuhan Yesus melalui Pribadi dan KaryaNya Adrianus Pasasa
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 4 No 1 (2014): Juli-Desember 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap kita membahas tentang pribadi dan karya Yesus Kristus, seharusnya menjawab pertanyaan Alkitab berkaitan dengan bagaimana pemahaman dan apa yang dikatakan oleh Alkitab tentang pribadi Kristus. Siapakah Yesus itu? Apakah Dia sungguh Mesias, Anak Allah, apakah Dia ada sebelum dunia ini dijadikan, dan apakah Yesus adalah Allah sejati dan manusia sejati? Bagaimana dengan kelahiran, kehidupan, pengajaran, mukjizat, kematian, kebangkitan dan kenaikan-Nya, serta kedatangan-Nya kembali?Kebenaran kekristenan tergantung sepenuhnya pada kebenaran Yesus Kristus dan keberadaan-Nya yang sebenarnya.
Korelasi antara Pemahaman Kristologis dan Perpalingan dari Agama Kristen Adrianus Pasasa
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 3 No 1 (2013): Juli-Desember 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbicara tentang “perpindahan” adalah suatu isu yang selalu menjadi topik hangat untuk dibicarakan, entah perpindahan tempat tinggal, perpindahan divisi, perpindahan jurusan kuliah, serta perpindahan-perpindahan lainnya.Bahkan akhir-akhir ini tema mengenai “perpindahan” agama cukup popular di bahas di media massa.Fenomena perpindahan agama seseorang merupakan fakta yang menjadi domain teologis agama/keyakinan/kepercayaan tersebut secara internal.Walaupun menjadi domain teologis internal sebuah agama/keyakinan/kepercayaan, perpindahan agama seseorang menjadi diskursus serius dalam multiperspektif.Dalam tulisan ini mencoba melihat dari satu prespektif tentang apakah perpindahan agama yang terjadi ada korelasinya dengan tingkat pemahaman kristologis penganutnya.
Dasar Alkitab Tentang Misi dalam Konteks Perkotaan Adrianus Pasasa
TE DEUM (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) Vol 2 No 2 (2013): Januari-Juni 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi SAPPI Ciranjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51828/td.v2i2.159

Abstract

Berbicara tentang kekristenan, berarti berbicara tentang pelayanan. Itu berarti berbicara tentang penginjilan dan misi. Tetapi banyak orang yang membahas soal misi sebenarnya tidak disangkutpautkan secara langsung dengan apa yang sebenarnya Alkitab katakan, apa yang Tuhan Yesus maksudkan. Itulah sebabnya sekarang ini istilah misi tidak hanya dimonopoli kekristenan. Sudah menjadi istilah umum, yang tentu saja pemahamannya berbeda dengan apa yang dikatakan Alkitab. Tetapi misi Kristus pasti selalu berkaitan dengan melakukan karya dan kehendakNya untuk umatNya serta bagi kerajaan dan kemuliaanNya.