Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISA DAN DESAIN PENYUSUNAN KURIKULUM JABATAN FUNGSIONAL TEKNISI LITKAYASA Edy Syamsuddin
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v2i1.137

Abstract

Pengembangan kajian terhadap pembinaan jabatan fungsional teknisi litkayasa dimaksudkan untuk melakukan penyesuaian kondisi regulasi dan perbaikan kurikulum pendidikan dan pelatihan sesuai dengan peraturan perundang-undangan aparatur sipil negara serta regulasi pendukungnya. Sesuai dengan standar kompetensi jabatan fungsional teknisi litkayasa yang telah disempurnakan, maka penyusunan kurikulum pembelajarannya perlu perbaikan yang menyeluruh sehingga kesesuaiannya dengan amanah peratran dan manajemen pengelolaannya menjadi lebih sederhana dan terstruktur baik. Pendekatan sistem pembinaan penyusunan kurikulum pendidikan dan pelatihan menngacu pada sistem pembelajaran model ADDIE dengan fokus tahappan analisis dan desain pembelajaran melalui technical needs analisis dan permasalahan kebutuhan pembelajarannya serta merumuskan strategi dan tujuan pembelajaran yang spesifik sesuai denngan tujuan unit kerja dan organisasi penggerak teknisi litkayasa sehingga memory traching-nya menjadi lebih profesional dan terukur.
PENGEMBANGAN SISTEM PEMBINAAN DAN PENERIMAAN SUMBERDAYA MANUSIA TERBARU MELALUI FORMASI JABATAN FUNGSIONAL PEREKAYASA Edy Syamsuddin
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.088 KB) | DOI: 10.29303/jwd.v3i1.112

Abstract

Tujuan dari formasi jabatan fungsional perekayasa diperlukan  untuk merancang jumlah personil perekayasa dalam suatu kegiatan kerekayasaan proses peningkatan jabatan karir bagi pegawai negeri sipil dalam melaksanakan tugas serta tanggung jawabnya di suatu unit atau instansi  lingkup kegiatan kerekayasaan meliputi merancang menghitung, melakukan eksplorasi/ observasi/ pengujian produk, model atau sistem, dan melakukan proses perbaikan, pengoperasian maupun pemeliharaan dari suatu produk, model ataupun system. Formasi jabatan fungsional perekayasa  dalam satu kegiatan per unit digunakan pendekatan asumsi konfigurasi organisasi kerekayasaan sesuai kebutuhan personil satu kegiatan pertahun yang identik dengan minimal berjumlah 14 orang. Proporsi  empat  jabatan   perekayasa,  yaitu   perekayasa pertama : perekayasa muda: perekayasa madya: perekayasa utama dengan rasio berbanding antara 4:3:2:1. Rancangan formasi jabatan  fungsional perekayasa pada satu instansi atau satu unit dapat digambarkan secara dinamik dengan menggunakan konsep personel requirement planning antara akumulasi jabatan perekayasa dengan waktu ke waktu dalam lima tahun.