Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Orientalist Criticism of the Hadith (Tracing Theory “The Spread of Isnad” Michael Allan Cook) LL Saefudin Zuhri
JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Qur'an and Hadith Academic Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.605 KB) | DOI: 10.15408/quhas.v6i1.13405

Abstract

Michael Cook sebagai seorang ilmuwan kelas dunia. Ia adalah seorang sejarawan berkebangsaan Inggris-Scotlandia. Selain menjadi pesohor, Cook juga seorang sarjana Sejarah Islam, maka dari itu, ia  juga dikenal sebagai salah satu sejarawan Inggris yang mahsyur di kalangan orientalis yang fokus mengkaji tentang keislaman. Artikel ini mencoba untuk menganalisis ide-ide Cook tentang tautan umum dan proses teori penyebaran aplikasi isnad dalam fenomena Kritik sanad Yang selalu menjadi perdebadatan dikalangan para pengkaji hadist adalah Keaslian sanad. Hal Ini terkait erat dengan fenomena "Common Link" yang banyak Cendekiawan Barat mengkaji tentang Hadis terkait dengan penelitian mereka . Dari Fenomena tersebut, ini menarik untuk dikaji. Berdasarkan hasil dari kajian penelitian ini, Cook membawa sudut pandang berbeda dalam fenomena Common Link yang dituangkan pada kritiknya terhadap teori Schachtian. Untuk Cook, ada dua poin penting yang terkait dengan Common Link. Pertama, Tautan Umum tidak bisa dibenarkan sebagai pemalsu hadis. Itu karena Common Link ke beberapa exctent adalah karya teknik dari narator lain (periwayat). Kedua, Common Link tidak dapat menjadi dasar penanggalan hadis.
DINAMIKA ISLAM POLITIK DAN ISLAM KULTURAL DI INDONESIA LL Saefudin Zuhri
JURNAL INDO-ISLAMIKA Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : JURNAL INDO-ISLAMIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/idi.v8i1.17541

Abstract

This article discusses how the history of politics in Indonesia. The Islamic movement in Indonesia is so dynamic. This dynamic can be seen from the emerging Islamic movements, which can be grouped into two, namely the political Islam movement and cultural Islam. One of the dynamics that is still strongly discussed today is related to state ideology. Political Islam considers it necessary, while cultural Islam considers it unnecessary. Islam is most importantly embodied in the culture of society, not formalist. In conclusion, Islam does need to be embodied in cultural and political ways, but it does not need to be formalist. The two of them must complement each other. And The bigger the Islamic political movement at the ideological level causes the power of Muslims to weaken and experience stagnation. Therefore, in the Muslim struggle movement, another concept that moves culturally as an alternative is presented so that Muslims no longer experience delays in development.