Hardianti Hardianti
Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

E-GOVERNMENT QUALITY AND ORGANIZATIONAL READINESS AS DRIVERS OF PUBLIC SERVICE EFFICIENCY Sandi Lubis; Hardianti Hardianti; Jamaluddin Ahmad; Muhammad Rais Rahmat
Jurnal Ilmiah Wahana Bhakti Praja Vol 15 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengkajian Strategi Pemerintahan IPDN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jiwbp.v15i2.5969

Abstract

Studi ini meneliti dampak kualitas e-government dan kesiapan organisasi terhadap efisiensi pelayanan publik dan menyelidiki peran mediasi penggunaan e-government dalam konteks pemerintahan daerah. Studi ini menjawab kesenjangan utama dalam literatur di mana kualitas sistem dan kesiapan organisasi sering dianalisis secara terpisah meskipun keduanya relevan secara bersamaan untuk kinerja pelayanan publik digital. Dengan menggunakan desain penjelasan kuantitatif, data survei dikumpulkan dari 300 pegawai negeri sipil di tiga kotamadya di Indonesia (Makassar, Parepare, dan Palopo) dan dianalisis dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk memperkirakan efek langsung dan tidak langsung. Hasil menunjukkan bahwa kualitas e-government memiliki dampak positif dan signifikan terhadap efisiensi pelayanan publik, dan kesiapan organisasi juga berkontribusi secara signifikan terhadap hasil efisiensi. Selain itu, penggunaan e-government berfungsi sebagai mekanisme mediasi penting yang memperkuat efek kualitas e-government dan kesiapan organisasi terhadap efisiensi. Kualitas sistem yang lebih tinggi dan kesiapan organisasi yang lebih kuat meningkatkan penggunaan layanan pemerintah digital, yang pada gilirannya meningkatkan efisiensi operasional dalam penyampaian layanan. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya mengintegrasikan kemampuan teknologi dengan kapasitas organisasi dalam inovasi sektor publik, menyoroti bahwa reformasi digital memerlukan sistem yang andal, lembaga yang kompeten, dan keterlibatan pengguna yang aktif. Studi ini memberikan bukti empiris yang menunjukkan bagaimana kesiapan digital dan kualitas sistem berkolaborasi melalui penggunaan aktual untuk mendorong peningkatan efisiensi dalam layanan publik, khususnya dalam konteks subnasional yang sedang berkembang. Secara praktis, wawasan ini memberikan informasi kepada pembuat kebijakan dan manajer tentang bagaimana menyelaraskan investasi dalam peningkatan sistem, kesiapan organisasi, dan strategi dukungan adopsi, sehingga inisiatif transformasi digital menghasilkan peningkatan efisiensi yang terukur dan berkelanjutan.