Ali Akbar Rismayadi
Universitas BSI

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Informatika

Implementasi Algoritma Genetika pada k-nearest neighbours untuk Klasifikasi Kerusakan Tulang Belakang Rizki Tri Prasetio; Ali Akbar Rismayadi; Iedam Fardian Anshori
Jurnal Informatika Vol 5, No 2 (2018): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.501 KB) | DOI: 10.31294/ji.v5i2.4123

Abstract

AbstrakKerusakan tulang belakang dialami oleh sekitar dua pertiga orang dewasa serta termasuk ke dalam penyakit yang paling umum kedua setelah sakit kepala. Klasifikasi gangguan tulang belakang sulit dilakukan karena membutuhkan radiologist untuk menganalisa citra Magnetic Resonance Imaging (MRI). Penggunaan Computer Aided Diagnosis (CAD) System dapat membantu radiologist untuk mendeteksi kelainan pada tulang belakang dengan lebih optimal. Dataset vertebral column memiliki tiga kelas sebagai klasifikasi penyakit kerusakan tulang belakang yaitu, herniated disk, spondylolisthesis dan kelas normal yang diambil berdasarkan hasil ekstraksi citra MRI. Dataset akan diolah dalam lima eksperimen berdasarkan validasi dataset menggunakan split validation dengan pembagian data training dan data testing yang bervariasi. Pada penelitian ini diusulkan implementasi algoritma genetika pada algoritma k-nearest neighbours untuk meningkatkan akurasi dari klasifikasi gangguan tulang belakang. Algoritma genetika digunakan untuk fitur seleksi dan optimasi parameter algoritma k-nearest neighbours. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode yang diusulkan menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam klasifikasi kerusakan pada tulang belakang. Metode yang diusulkan menghasilkan rata-rata akurasi sebesar 93% dari lima eksperimen. Hasil ini lebih baik dari algoritma k-nearest neighbours yang menghasilkan rata-rata akurasi hanya sebesar 82.54%. Kata kunci: algoritma genetika, k-nearest neighbours, kerusakan tulang belakang, vertebral AbstractSpinal disorder is experienced by about two-thirds of adults and is included in the second most common disease after headaches. Classification of spinal disorders is difficult because it requires a radiologist to analyze Magnetic Resonance Imaging (MRI) images. The use of Computer Aided Diagnosis (CAD) System can help radiologists to detect abnormalities in the spine more optimally. The vertebral column dataset has three classes as a classification of spinal disorders, namely, herniated disk, spondylolisthesis and normal classes taken based on MRI Image extraction. The dataset will be processed in five experiments based on dataset validation using split validation with various training data and testing data. In this study proposed the implementation of genetic algorithms in the k-nearest neighbors algorithm to improve the accuracy of the classification of spinal disorders. Genetic algorithms are used for algorithm feature selection and parameter optimization of k-nearest neighbors. The results showed that the proposed method produced a significant increase in the classification of spinal disorder. The proposed method produces an average accuracy of 93% from five experiments. This result is better than the k-nearest neighbors algorithm which produces an average accuracy of only 82.54%. Keywords: genetic algorithm, k-nearest neighbours, spinal disorder, vertebral column.
Sistem Keamanan Rumah Menggunakan RFID, Sensor PIR dan Modul GSM Berbasis Mikrokontroler Ade Mubarok; Ivan Sofyan; Ali Akbar Rismayadi; Ina Najiyah
Jurnal Informatika Vol 5, No 1 (2018): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.638 KB) | DOI: 10.31294/ji.v5i1.2734

Abstract

Abstrak Keamanan merupakan hal sangat penting bagi setiap orang. Rumah yang sering ditinggal pemiliknya dapat dimanfaatkan oleh pencuri untuk melakukan aksinya. Oleh karena itu diperlukan sistem keamanan rumah yang efektif agar pemilik rumah dapat mengetahui informasi apabila rumahnya dibobol oleh pencuri. Penulis merancang sebuah sistem keamanan rumah dengan memanfaatkan teknologi RFID yang di lengkapi dengan sensor PIR dan modul GSM sebagai sistem informasi peringatan SMS, dimana semua sistemnya diolah dalam sebuah mikrokontroler ATmega328. Tujuan dari penelitian ini untuk mengganti kunci konvesional dengan kunci solenoid sehingga sulit untuk diduplikat serta mengurangi kesempatan aksi pencurian ketika rumah dalam keadaan kosong. Metode penelitian yang digunakan antara lain dimulai dari pengumpulan data (observasi, wawancara dan studi pustaka) serta pembuatan alat (planning, analisis, desain dan testing). Berdasarkan hasil pengujian diperoleh bahwa kunci solenoid dapat bekerja sesuai dengan kartu akses RFID yang diberikan. Sensor PIR dan modul GSM dapat bekerja dengan baik saat pencuri masuk kedalam rumah, sehingga rumah menjadi aman ketika ditinggalkan oleh pemiliknya. Kata Kunci: RFID, Sensor PIR, Modul GSM, ATmega328 Abstract Security is very important for everyone. Homes that are often left the owner can be used by thieves to perform the action. Therefore required an effective home security system so that homeowners can find out information if the house burglarized by thieves. The author designed a home security system by utilizing RFID technology that is equipped with PIR sensor and GSM module as SMS warning information system, where all the system is processed in an ATmega328 microcontroller. The purpose of this research is to change the conventional key with the solenoid key so that it is difficult to duplicate and reduce the chance of theft action when the house is empty. Research methods used, among others, starting from data collection (observation, interview and literature study) as well as making tools (planning, analysis, design and testing). Based on the test results obtained that the solenoid key can work in accordance with the given RFID access card. PIR sensors and GSM modules work well when thieves enter the house, so the house becomes secure when left by the owner. Key Word: RFID, PIR Sensor, GSM Module, ATmega328