Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh perendaman cuka sari apel terhadap stabilitas warna dan kekuatan fleksural basis gigi tiruan nilon termoplastikThe effect of apple cider vinegar immersion on the colour stability and flexural strength of the thermoplastic nylon denture base Miftah Khul Jannah; Mohammad Zulkarnain
Padjadjaran Journal of Dental Researchers and Students Vol 6, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/pjdrs.v6i1.33156

Abstract

Pendahuluan: Nilon termoplastik adalah material basis gigi tiruan yang terbuat dari resin poliamida yang perlu dibersihkan secara berkala. Cuka sari apel dan Val-clean digunakan sebagai bahan pembersih gigi tiruan, namun bahan tersebut dapat mempengaruhi sifat fisis dan mekanis seperti stabilitas warna dan kekuatan fleksural. Tujuan penelitian menganalisis pengaruh perendaman cuka sari apel konsentrasi 5% terhadap stabilitas warna dan kekuatan fleksural basis gigi tiruan nilon termoplastik. Metode: Jenis penelitian eksperimental laboratoris dengan post-test-only control group design. Jumlah sampel terdiri dari 48 dengan ukuran sampel 20x3 mm untuk uji stabilitas warna dan 65x10x3±0,1 mm untuk uji kekuatan fleksural dan terbagi menjadi enam kelompok sampel. Stabilitas warna diukur menggunakan colorimeter dan kekuatan fleksural menggunakan Universal Testing Machine. Analisis data menggunakan uji ANOVA. Hasil: Stabilitas warna menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan p=0,124 (p>0,05) antara kelompok perendaman cuka sari apel konsentrasi 5%, Val-clean, dan akuades selama 4 hari, sedangkan kelompok perendaman cuka sari apel konsentrasi 5%, Val-clean, dan akuades selama 8 hari menunjukkan ada pengaruh yang signifikan p=0,035 (p<0,05). Uji ANOVA terhadap kekuatan fleksural menunjukkan ada pengaruh yang signifikan p=0,001 (p<0,05) antara kelompok perendaman cuka sari apel konsentrasi 5%, Val-clean, dan akuades selama 4 hari dan 8 hari. Simpulan: Perendaman cuka sari apel tidak disarankan untuk bahan pembersih basis gigi tiruan nilon termoplastik karena dapat menyebabkan perubahan warna dan dapat menurunkan kekuatan fleksural.Kata kunci: nilon termoplastik; cuka apel 5%; stabilitas warna; kekuatan fleksural ABSTRACT Introduction: Thermoplastic nylon is a denture base material made of polyamide resin that needs to be cleaned regu-larly. Apple cider vinegar and Val-clean are used as denture cleaning agents, but they can affect physical and mechanical properties such as colour stability and flexural strength. The purpose of this study was to analyse the effect of immersion in 5% of apple cider vinegar on the colour stability and flexural strength of thermoplastic nylon denture bases. Methods: This research was an experimental laboratory with a post-test-only control group design. Forty-eight samples were fabricated with the size of 20x3 mm for colour stability test and 65x10x3±0.1 mm for flexural strength test, then divided into six sample groups. Colour stability was measured using a colourimeter and flexural strength using a Universal Testing Machine. Data analysis was performed with an ANOVA test. Results: After four days of immersion, colour stability showed no significant effect (p=0.124; p>0.05) between the 5% apple cider vinegar immersion group, Val-clean, and distilled water. While after eight days of immersion, the 5% apple cider vinegar immersion group, Val-clean, and distilled water showed a significant effect (p=0.035; p<0.05). ANOVA test on flexural strength showed a significant effect (p=0.001; p<0.05) between groups of 5% apple cider vinegar immersion, Val-clean, and distilled water after four and eight days of immersion. Conclusions: Thermoplastic nylon denture base is not recommended to be immersed in apple cider vinegar for cleaning because it can cause discolouration and reduce flexural strength.Keywords: thermoplastic nylon; 5% apple cider vinegar; colour stability; flexural strength
PENGARUH PERENDAMAN RESIN AKRILIK POLIMERISASI PANAS YANG DITAMBAHKAN SERAT KACA DALAM EKSTRAK DAUN LIDAH BUAYA (ALOE VERA) TERHADAP KEKUATAN IMPAK Mutia Annada; Mohammad Zulkarnain
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 7, Nomor 2, Desember 2020
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33854/jbd.v7i2.274

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Resin akrilik yang sering digunakan sebagai basis gigi tiruan adalah resin akrilik polimerisasi panas (RAPP), namun resin akrilik polimerisasi panas mudah mengalami patah. Upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan menambahkan bahan penguat berupa serat kaca. Serat kaca dapat memperbaiki dan meningkatkan sifat fisis dan mekanis basis gigi tiruan. Selain itu gigi tiruan juga perlu dilakukan perawatan dengan pembersihan, jika tidak akan menyebabkan denture stomatitis. Bahan alternatif pembersih gigi tiruan salah satunya adalah lidah buaya (Aloe vera) yang mengandung senyawa flavonoid yang berperan sebagai antimikroba. Senyawa flavonoid dapat berpenetrasi ke dalam lempeng resin akrilik polimerisasi panas dan terjadi pemutusan rantai panjang polimer yang menyebabkan ikatan antar molekul menurun sehingga menurunkan kekuatan impak resin akrilik polmerisasi panas. Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratoris dengan sampel terdiri dari 32 silindris dengan panjang 60 mm, lebar 6,0 mm dan tebal 4,0 mm dibagi menjadi 2 kelompok akuades dan 2 kelompok ekstrak lidah buaya dengan konsentrasi 15%, direndam selama 4 dan 8 hari. Serat kaca ditambahkan ke dalam resin akrilik sebanyak 1% untuk setiap sampel. Uji menggunakan Izod dan dicatat. Hasil: Uji statistik menggunakan uji ANAVA (p=0,055 (>0,05)) menunjukkan tidak ada pengaruh yang signifikan pada perendaman resin akrilik polimerisasi panas yang ditambahkan serat kaca potongan kecil ukuran 3,2 mm konsentrasi 1% dalam ekstrak lidah buaya konsentrasi 15% selama 1 tahun (4 hari) dan 2 tahun (8 hari) terhadap kekuatan impak. Simpulan: Resin akrilik polimerisasi panas yang ditambahkan serat kaca 1% tidak mengalami perubahan impak yang signifikan setelah direndam dengan ekstrak lidah buaya 15% selama 4 hari dan 8 hari. 
Pengaruh penyemprotan ekstrak bunga rosella dan larutan sodium hipoklorit terhadap stabilitas dimensi cetakan polivinil siloksan Dinda Novia Putri Haryani Tambunan; Mohammad Zulkarnain
Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran Vol 35, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkg.v35i1.39861

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Bahan cetak polivinil siloksan (PVS) merupakan bahan cetak elastomer yang sering digunakan di kedokteran gigi, American Dental Association (ADA) menganjurkan dilakukan desinfeksi pada bahan cetak untuk mengurangi kontaminasi silang. Teknik desinfeksi yang direkomendasikan oleh Centers for Disease Control and Prevention adalah penyemprotan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyemprotan ekstrak bunga rosella 40% dan larutan sodium hipoklorit terhadap stabilitas dimensi cetakan polivinil siloksan. Metode: Jenis penelitian eksperimental laboratoris. Sampel diperoleh dari pencetakan model induk stainless steel berbentuk 2 mahkota yang dipreparasi dengan ukuran tinggi/oklusogingival 8,02 mm, diameter/bukolingual 6,33 mm, jarak antara 2 gigi penyangga 28,25 mm. Jumlah sampel sebanyak 30 sampel terdiri dari kelompok tanpa penyemprotan, dengan penyemprotan ekstrak bunga rosella 40%, dan penyemprotan sodium hipoklorit 0,5%, masing-masing kelompok terdiri dari 10 buah sampel. Rancangan penelitian ini adalah eksperimental laboratoris dengan post-test only control group design. Hasil: Pengaruh penyemprotan ekstrak bunga rosella 40% dan larutan sodium hipoklorit 0,5% dilihat dari bukolingual, oklusogingival, dan interpreparasi terhadap stabilitas dimensi dengan nilai p= 0,0001 (p<0,05). Kemudian uji LSD menunjukkan tidak ada perbedaan pengaruh antara penyemprotan ekstrak bunga rosella dan sodium hipoklorit terhadap stabilitas dimensi dengan nilai p dari bukolingual adalah 0,164 (p>0,05), nilai p oklusogingival 0,056 (p>0,05) dan nilai p interpreparasi 0,053 (p>0,05). Simpulan: Ekstrak bunga rosella 40% dan larutan sodium hipoklorit 0,5% dapat dijadikan sebagai alternatif desinfektan bahan cetak polivinil siloksan dengan perubahan stabilitas dimensi yang masih dapat ditolerir (<0,5%).Kata kunci: penyemprotan ekstrak bunga rosella, larutan sodium hipoklorit, stabilitas dimensi, polivinil siloksan The effect of spraying roselle flower extract and sodium hypochlorite solution on dimensional stability of polyvinyl siloxane impression ABSTRACTIntroduction: Polyvinyl siloxane (PVS) is an elastomeric impression material that is often used in dentistry. American Dental Association (ADA) recommends disinfection of impression materials to reduce cross contamination. The disinfection technique recommended by the Centers for Disease Control and Prevention is spraying. Which can reduce the risk of changing dimensions of the mold. This study aims to determine the effect of spraying roselle flower extract 40% and sodium hypochlorite solution on the dimensional stability of polyvinyl siloxane molds. Methods: The type of research used was experimental laboratory. Samples obtained from the stainless steel stem models in the form of 2 crowns were prepared with a height/occluso gingival of 8.02 mm, diameter/buccolingual was 6.33 mm, distance between 2 abutments teeth was 28.25 mm. The total sample of 30 samples consisted of groups without spraying, with spraying roselle flower extract 40% and spraying sodium hypochlorite 0.5%, each group consisted of 10 samples. Results: There was an effect of spraying roselle flower extract 40% and 0.5% sodium hypochlorite solution seen from buccolingual, occluso gingival, and interprepraration of dimensional stability with a p value= 0.0001 (p<0.05). The LSD test showed no difference in effect between spraying roselle flower extract and sodium hypochlorite on dimensional stability with p value from buccolingual was 0.164 (p>0.05), p value of occluso gingival was 0.056 (p> 0.05), and p value of interpreparation was 0.053 (p> 0.05). Conclusion: 40% roselle flower extract and 0.5% sodium hypochlorite solution can be used as an alternative to disinfect polyvinyl siloxane impression materials with changes in dimensional stability that can still be tolerated (<0.5%).Keywords: spraying roselle flower extract, sodium hypochlorite solution, dimensional stability, polyvinyl siloxane.