Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan oral hygiene dengan Coated Tongue pada ibu hamil Nabilla Rifda; Wahyu Hidayat; Tenny Setiani Dewi
Padjadjaran Journal of Dental Researchers and Students Vol 2, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/pjdrs.v2i2.22312

Abstract

Pendahuluan: Kehamilan adalah suatu kondisi yang dapat mempengaruhi perubahan fisiologis, perubahan pola makan, dan perubahan psikologis. Hal ini secara tidak langsung dapat mempengaruhi status kebersihan mulut dan selaput lidah. Sebagian besar wanita hamil ditemukan menderita beberapa penyakit mulut yang diketahui terkait dengan kehamilan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara oral hygiene dengan coated tongue pada ibu hamil di Puskesmas Garuda Bandung. Metode: Jenis penelitian analitik korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel yang memenuhi kriteria adalah sebanyak 69 orang yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh dengan menghitung Oral Hygiene Index Simplified dan Coated Tongue Index, kemudian data dianalisis dengan menggunakan uji korelasi Spearman menggunakan aplikasi MegaStat. Hasil: Hubungan antara oral hygiene dan coated tongue pada kelompok ibu hamil di Puskesmas Garuda Bandung, mempunyai nilai korelasinya (rs) sebesar 0,259 menunjukkan Nilai signifikan secara statistik dengan p-value sebesar 0,00158567 (p<0,005). Simpulan: Terdapat hubungan antara oral hygiene dan coated tongue pada kelompok ibu hamil, yang berarti ketika kebersihan rongga mulut buruk, area selaput putih (coated tongue) pada dorsal lidah semakin besar.Kata kunci: Oral hygiene, coated tongue, kehamilan
the guidence for knowledge and competence in oral hygiene care at Balingbing and Cidadap Village, Subang West Java. Wahyu Hidayat
Dharmakarya Vol 6, No 3 (2017): September
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.616 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i3.9264

Abstract

Pembangunan nasional Indonesia tidak akan terlepas dari pembangunan kesehatan masyarakatnya. Upaya peningkatanderajat kesehatan rongga mulut di masyarakat saat ini difokuskan pada usaha promotif dan preventif, sehingga diharapkan usaha menjagakesehatan gigi akan menjadi kebiasaan yang positif dalam kehidupan bermasyarakat. Saat ini penyebaran fasilitas kesehatan dan tenagamedis di Indonesia masih belum merata. Kurangnya jumlah tenaga medis jika dibandingkan penduduk Indonesia, mendorong pemerintahmembentuk kader-kader kesehatan untuk membantu usaha promotif dan preventif di bidang kesehatan. Atas dasar demikian maka perludibentuk kader-kader kesehatan gigi yang merupakan bagian dari kesehatan secara umum.Target dan sasaran program KKNM PPMD iniadalah pembentukan kader kesehatan gigi yaitu mahasiswa, kader PKK dan Posyandu serta anak-anak sekolah dasar. Selain kaderisasijuga dilakukan bakti sosial untuk mengetahui kondisi kesehatan rongga mulut di lokasi KKNM saat ini. Sekitar kurang lebih 30 orangkader PKK dan Posyandu diberikan materi pemeliharaan kesehatan ronga mulut yang diberikan oleh mahasiswa dibawah supervisidosen pembimbing. Hasil pemeriksaan mukosa mulut diperoleh data lesi mulut yang sering ditemukan adalah coated tongue denganjumlah 76 orang anak. Keberhasilan kaderisasi didasarkan pada hasil pretest dan posttest. Peningkatan pengetahuan kesehatan gigi padakader diharapkan dapat mentransfer pengetahuannya untuk mencapai peningkatan kualitas hidup masyarakat.
GAMBARAN PRE DAN POST TEST KEGIATAN PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP KADER POSYANDU DI PUSKESMAS BABATAN BANDUNG Wahyu Hidayat
Dharmakarya Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i4.20058

Abstract

osyandu adalah salah satu bentuk upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat yang dikelola dari, oleh, untuk masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PPM/KKN) ini adalah diharapkan kader posyandu akan mendapatkan informasi dan edukasi kesehatan mengenai pengenalan berbagai macam ulser rongga mulut dan pengetahuan tentang nutrisi. Informasi yang disampaikan dalam bentuk seminar penyuluhan dan diskusi yang sebelumnya dibagikan kuisioner pre dan post sebagai indikator untuk melihat efek edukasi yang dilakukan kepada kader kesehatan masyarakat sehingga diharapkan masyarakat mendapatkan tambahan peningkatan pengetahuan tentang kesehatan. Sebanyak 50 orang kader posyandu diberikan penyuluhan tentang kesehatan, dari hasil pre dan post terdapat peningkatan pengetahuan kesehatan pada kader yang cukup banyak.Kegiatan PPM/KKN berupa penyuluhan kesehatan dapat dilaksanakan secara konsisten untuk menjaga pengetahuan kader tentang kesehatan sehingga dengan meningkatnya pengetahuan kader kesehatan diharapkan dapat meningkatkan dalam usaha preventif kesehatan rongga mulut bagi masyarakat, salah satunya dalam menjaga kesehatan rongga mulut.