Pancayani Dinihari
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR IKATAN KIMIA SISWA KELAS X-RPL SMK NEGERI 12 MALANG MELALUI PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF (COOPERATIF LEARNING) TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) DAN MODALITAS SISWA Dinihari, Pancayani
Jurnal Inspirasi Vol 3, No 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Jurnal Inspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.983 KB)

Abstract

Hasil identifikasi masalah pembelajaran diketahui bahwa akar masalah rendahnya kualitas proses dan hasil belajar adalah (1) siswa belum bisa menghubungkan konsep konfigurasi elektron dengan letak golongan dan ikatan kimia, (2) siswa cenderung pasif, (3) motivasi siswa masih rendah, (4) siswa belum bisa belajar mandiri, dan (5) metode mengajar yang digunakan guru perlu diubah kearah pembelajaran inovatif. Model pembelajaran kooperatif dan modalitas siswa merupakan contoh model pembelajaran yang bermuara pada pendekatan konstruktivisme. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model kooperatif tipe TGT dan modalitas siswa telah dapat (1) meningkatkan kualitas proses pembelajaran sekitar 80%  siswa berpartisipasi aktif, dan (2) meningkatkan kualitas hasil belajar siswa pada akhir siklus II sebanyak 81,8% siswa mencapai skor diatas skor ketuntasan belajar minimum (70). Kata kunci : Kualitas proses, Hasil belajar, Model kooperatif tipe TGT
PENINGKATAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR IKATAN KIMIA SISWA KELAS X-RPL SMK NEGERI 12 MALANG MELALUI PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF (COOPERATIF LEARNING) TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) DAN MODALITAS SISWA Pancayani Dinihari
Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol 3 No 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.983 KB) | DOI: 10.21067/jip.v3i1.362

Abstract

Hasil identifikasi masalah pembelajaran diketahui bahwa akar masalah rendahnya kualitas proses dan hasil belajar adalah (1) siswa belum bisa menghubungkan konsep konfigurasi elektron dengan letak golongan dan ikatan kimia, (2) siswa cenderung pasif, (3) motivasi siswa masih rendah, (4) siswa belum bisa belajar mandiri, dan (5) metode mengajar yang digunakan guru perlu diubah kearah pembelajaran inovatif. Model pembelajaran kooperatif dan modalitas siswa merupakan contoh model pembelajaran yang bermuara pada pendekatan konstruktivisme. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model kooperatif tipe TGT dan modalitas siswa telah dapat (1) meningkatkan kualitas proses pembelajaran sekitar 80%  siswa berpartisipasi aktif, dan (2) meningkatkan kualitas hasil belajar siswa pada akhir siklus II sebanyak 81,8% siswa mencapai skor diatas skor ketuntasan belajar minimum (70). Kata kunci : Kualitas proses, Hasil belajar, Model kooperatif tipe TGT