Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Industri Radio Indonesia dalam Hegemoni Kapitalisme (Kajian Kritis Studi Media) Pramudhita, Okky; Sudjoko, Anang; i, Anton
CHANNEL Jurnal Komunikasi Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.138 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini pada dasarnya bertujuan untuk menggambarkan wacana ekonomipolitik media pada industri radio di Indonesia. Saat ini, radio telah menjadi unitbisnis yang berorerintasi profit, format musik Contemporary Hits Radio (CHR)diangap mengakomodasi hal tersebut. Terbukti dari hasil survei Nielsen (2015)radio-radio dengan format musik CHR menempati beberapa posisi pendengartertinggi di Jakarta. Format musik CHR memutarkan lagu yang sedang trenutamanya musik barat berdasarkan tangga lagu yang bersifat global sepertibillboards. Padahal, secara tidak sadar justru memperkuat dominasi majorplayers di industri label rekaman yaitu: Sony Music Entertainment, WarnerMusic Group, dan Universal Music Group. Untuk mengungkap fenomena inipeneliti menganalisis data-data empiris seperti tangga lagu radio-radio formatmusik CHR, hasil riset rating radio di Indonesia, serta market share industrirekaman rentan waktu 2005-2011. Penelitian pada dasarnya menjelaskankepentingan ekonomi justru menjadikan radio menjadi alat industri budayamassa oleh major players di industri label rekaman serta hubunganya denganlingkaran sistem kapitalisme dari industri musik sebagai alat menciptakan trenmusik populer.
ANALISIS EKONOMI POLITIK MEDIA MELALUI PERSPEKTIF KOMODIFIKASI BIG THREE INDUSTRI LABEL REKAMAN GLOBAL Okky Pramudita
Jurnal Ilmu Komunikasi (J-IKA) Vol 9, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.824 KB) | DOI: 10.31294/kom.v9i1.12627

Abstract

Perkembangan industri label rekaman sejak tahun 1800-an telah menciptakan standarisasi dalam musik populer dunia dan meningkatkan konsentrasi perusahaan. Perkembangan industri musik jenis ini tidak berdampak langsung terhadap budaya lokal atau dianggap imperialisme budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji praktik dominasi Universal Music Group, Warner Music Group, dan Sony Music Entertainment atau yang dikenal the big three di industri label rekaman. Adapun penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teori Ekonomi Politik Media serta Komodifikasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif secara utuh terkait dominasi big three di industri label rekaman global. Penelitian menunjukkan bahwa Big three, sebagai perusahaan label rekaman global, memiliki kapasitas untuk mempengaruhi sistem produksi dan distribusi yang berupaya mengubah nilai estetika musik menjadi nilai ekonomi atau nilai hanya untuk tujuan komersial. Selain komodifikasi konten, big three juga mengkomodifikasi karyawan dan musisi.
Peningkatan Dan Pengembangan Kompetensi Dasar Leadership Bagi Calon Leader "KAN Jabung Syariah Malang" Menggunakan Metode Problem Solving Rini Agustina; Sovie Rosalin; San Rudiyanto; Okky Pramudiptha
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/js.v5i1.3039

Abstract

KAN Jabung Syariah which is engaged in agribusiness and trade and services with a core business of dairy cows, and several other supporting business divisions that are developing require the improvement and development of the human resources of its members. Several potential human resources were appointed and selected from the staff level to be the next leader candidate. Leaders consider it necessary to provide a briefing to prospective leader candidates so that their basic competence, namely leadership, is fulfilled because this team does not only serve as routine extension workers but also as assistants. Basic leadership training is carried out through online mentoring for 2 months. The material provided is adjusted to the development of leadership, especially during the pandemic. The results of the training in the form of an increase in participants' understanding by 25% which were carried out through pretest and posttest during the training and the results of a participant satisfaction questionnaire of 85% stated that participants felt enlightened, additional knowledge and solutions to leadership problems. Most of them want similar training on a regular basis as motivation in their work.