Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Keunggulan Wound Dressing Berbahan Aktif Alginat-Chitosan-Fucoidan dalam Mempercepat Proses Penyembuhan Luka Syalsa Zaiva; Ratu Nirmala Wahyunindita
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 1 No 1 (2020): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: Oktober 2020
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.15 KB)

Abstract

Kulit berperan penting dalam melindungi tubuh dari zat berbahaya dan mikroorganisme. Berdasarkan data Riskesdas tahun 2013, prevalensi masyarakat Indonesia yang mengalami luka cukup banyak yakni 48,2% dengan jenis luka tertinggi yang dialami penduduk Indonesia yaitu luka lecet sebesar 70.9%. Dalam dua dekade terakhir, wound dressing telah dikembangkan dengan berbagai kandungan bahan seperti kolagen, selulosa, sutra, kitosan, dan alginat. Dilaporkan bahwa alginat, chitosan, dan fucoidan (ACF) terbukti meningkatkan penyembuhan luka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keunggulan Spons Alginat-Chitosan-Fucoidan dalam mempercepat penyembuhan luka. Artikel ini disusun dengan melakukan penelusuran sumber pustaka melalui Springer dan ScienceDirect sebanyak 21 artikel terbitan pada tahun 2000 hingga 2019 dengan menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan judul yakni Fucoidan, alginat, wound dressing, wound healing. Metode analisis yang digunakan yaitu metode systematic literature review yaitu mengidentifikasi, mengkaji, mengevaluasi, dan menafsir semua penelitian yang ada dengan bidang topik denomena yang menarik. Hasil dari penelusuran artikel yang ditemukan yaitu Spons Alginat-Chitosan-Fucoidan dapat dijadikan alternatif wound dressing dengan keunggulannya dalam mempercepat penyembuhan luka karena memiliki kinerja hemostatik dan antibakteri yang baik. Selain itu Spons Alginat-Chitosan-Fucoidan memiliki elastisitas yang sangat baik.
Keunggulan Wound Dressing Berbahan Aktif Alginat-Chitosan-Fucoidan dalam Mempercepat Proses Penyembuhan Luka Syalsa Zaiva; Ratu Nirmala Wahyunindita
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 1 No 1 (2020): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: Oktober 2020
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v1i1.222

Abstract

Kulit berperan penting dalam melindungi tubuh dari zat berbahaya dan mikroorganisme. Berdasarkan data Riskesdas tahun 2013, prevalensi masyarakat Indonesia yang mengalami luka cukup banyak yakni 48,2% dengan jenis luka tertinggi yang dialami penduduk Indonesia yaitu luka lecet sebesar 70.9%. Dalam dua dekade terakhir, wound dressing telah dikembangkan dengan berbagai kandungan bahan seperti kolagen, selulosa, sutra, kitosan, dan alginat. Dilaporkan bahwa alginat, chitosan, dan fucoidan (ACF) terbukti meningkatkan penyembuhan luka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keunggulan Spons Alginat-Chitosan-Fucoidan dalam mempercepat penyembuhan luka. Artikel ini disusun dengan melakukan penelusuran sumber pustaka melalui Springer dan ScienceDirect sebanyak 21 artikel terbitan pada tahun 2000 hingga 2019 dengan menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan judul yakni Fucoidan, alginat, wound dressing, wound healing. Metode analisis yang digunakan yaitu metode systematic literature review yaitu mengidentifikasi, mengkaji, mengevaluasi, dan menafsir semua penelitian yang ada dengan bidang topik denomena yang menarik. Hasil dari penelusuran artikel yang ditemukan yaitu Spons Alginat-Chitosan-Fucoidan dapat dijadikan alternatif wound dressing dengan keunggulannya dalam mempercepat penyembuhan luka karena memiliki kinerja hemostatik dan antibakteri yang baik. Selain itu Spons Alginat-Chitosan-Fucoidan memiliki elastisitas yang sangat baik.
1035325 Efektivitas Abdominal Stretching Exercise dalam Menurunkan Intensitas Nyeri Haid (Dismenore) Ratu Nirmala Wahyunindita
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Kebidanan : Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi M
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.587 KB) | DOI: 10.35325/kebidanan.v9i2.190

Abstract

ABSTRACT Dysmenorrhea is an uncomfortable feeling that arises especially in the first days until the end of menstruation. Dysmenorrhea can affect 50% of women causing the inability to carry out daily activities dor 1 to 3 days during menstruation. Pain that can be experienced can be sharp, deep, dull cramps and pain located in the suprapuis area. The most commonly used pharmacological therapy for cases of menstrual pain is with Non-steroidal antiinflammatory drugs (NSAIDs). Other way to relief dysmenorrhea with minimal side effects is stretching. Stretching is known to reduce the frequency and intensity of dysmenorrhea. Abdominal stretching exercise are recommended for adolescent to reduce severity of dysmenorrhea. Keywords: Abdominal stretching exercise, remaja, dismenore