Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENERAPAN METODE CERTAINTY FACTOR DALAM SISTEM PAKAR UNTUK MENENTUKAN VARIETAS BUAH RAMBUTAN YANG UNGGUL Deny Adha; Ommi Alfina; Evri Ekadiansyah
Jurnal Informatika Kaputama (JIK) Vol 2, No 2 (2018): Vol. 2 No. 2 Juli 2018
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jik.v2i2.109

Abstract

Rambutan (Nephelium sp.) merupakan tanaman buah hortikultural yang tergolong ke dalam suku lerak-lerakan atau Sapindacaeae. Tanaman buah tropis ini dalam bahasa inggrisnya disebut Hairy Fruit berasal dari Indonesia. Hingga saat ini telah menyebar luas di daerah yang beriklim tropis seperti Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Sri Lanka, India, Karibia, Afrika, negara-negara Amerika Latin dan ditemukan pula di daratan yang mempunyai iklim sub-tropis. Tanaman buah rambutan sengaja dibudidayakan untuk dimanfaatkan buahnya yang mempunyai gizi, zat tepung, sejenis gula yang mudah terlarut dalam air, zat protein dan asam amino, zat lemak, zat enzim-enzim yang esensial dan nonesensial, vitamin dan zat mineral makro, mikro yang menyehatkan, tetapi ada pula masyarakat yang memanfaatkan sebagai pohon pelindung di pekarangan atau sebagai tanaman hias. Dari survey yang telah dilakukan terdapat 22 varietas rambutan baik yang berasal dari galur murni maupun hasil okulasi atau penggabungan dari dua varietas dengan galur yang berbeda. Ciri-ciri yang membedakan setiap varietas rambutan dilihat dari sifat buah (dari daging buah, kandungan air, bentuk, warna kulit, panjang rambut). Selain itu juga buah rambutan mempunyai nilai ekonomis yang tinggi, sehingga sekarang banyak dibudidaya, tetapi masyarakat umum masih banyak yang tidak mengetahui buah rambutan yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi, sehingga dibutuhkan suatu aplikasi sehingga dapat membantu masyarkat untuk mengetahui mana buah rambutan yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi.
Peran Literasi dalam Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis Oktariani Oktariani; Evri Ekadiansyah
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 1, No 1 (2020): J-P3K APRIL
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.264 KB) | DOI: 10.51849/j-p3k.v1i1.11

Abstract

Literasi merupakan kemampuan seseorang menggunakan potensi dan keterampilan dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan aktivitas membaca dan menulis. Melalui kemampuan literasi, seseorang tidak saja memperoleh ilmu pengetahuan tetapi juga bisa menggunakan ilmu pengetahuaan dan pengalamannya untuk dijadikan rujukan di masa yang akan datang. Berpikir kritis merupakan proses berpikir intelektual di mana pemikir dengan sengaja menilai kualitas membuat keputusan ketika menggunakan semua keterampilan tersebut secara efektif dalam konteks dan tipe yang tepat.pemikirannya, pemikir menggunakan pemikiran yang reflektif, independen, jernih, dan rasional. Dengan kemampuan literasi yang baik, maka diharapkan kemampuan berpikir kritispun akan meningkat. Kemampuan berpikir kritis merupakan suatu proses berpikir yang dapat diterima akal reflektif yang diarahkan untuk memutuskan apa yang dikerjakan atau diyakini, dalam hal ini tidak sembarangan, tidak membawa ke sembarang kesimpulan tetapi kepada ke kekesimpulan yang terbaik. . Dan hal ini berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam literasi, dengan literasi yang dilakukan individu seperti dengan membaca atau menyimak informasi atau cerita, maka individu dapat menemukan cara dalam menyelesaikan masalah, sehingga individu akan melakukan analisis dari permasalahannya tersebut, sehingga pada akhirnya akan membentuk karakter atau pribadi yang kritis.
Peranan Longlife Learning dengan Kemampuan Literasi Pada Pendidikan Kejuruan/Vokasi Ditinjau dari Filosofi Pragmatism Rekonstruksionis Oktariani Oktariani; Evri Ekadiansyah
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 2, No 2 (2021): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v2i2.102

Abstract

Indonesia berdasarkan tujuan pendidikan kejuruan dalam UU Nomor 20 Tahun 2003 lebih mengarah kepada filosofi esensialisme oleh mahzab Prosser, sedangkan dalam PP 19 Tahun 2005 yang menjelaskan tentang pendidikan kejuruan lebih mengarah kepada filosofinya pragmatisme oleh mahzab Dewey. Konsep Longlife learning (belajar sepanjang hayat) mengenai belajar secara terus menerus dan berkesinambungan (continuing-learning) yang sesuai fase dari perkembangan pada manusia. Sebagai generasi penerus, sangat dibutuhkan proses belajar seumur hidup (longlife learning) ini untuk memenuhi “self interest” yang saat ini menjadi tuntutan hidup mereka, seperti kebutuhan membaca serta latihan keterampilan bagi para pekerja, hal ini sangat membantu untuk menghadapi permasalahan – permasalahan merupakan kunci keberhasilan. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualititaif, dengan metode yang digunakan untuk pengkajian ini adalah studi literatur. Pengumpulan data atau sumber literature dengan menggunakan metode library research dengan berbagai sumber ilmiah dalam bentuk buku, artikel ilmiah serta literature yang sesuai dengan topik yang diambil. Kemudian data atau informasi yang diperoleh dikumpulkan, dianalisis, dan disimpulkan sehingga mendapatkan kesimpulan mengenai studi literatur. Dengan keterampilan literasi ini diharapkan akan membantu mahasiswa untuk bias mengembangkan kemampuan dalam berpikir kritis.
Dampak Pembelajaran Remedial pada Self Regulated Learning Siswa di Sekolah Kejuruan/Pendidikan Vokasi Oktariani Oktariani; Evri Ekadiansyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9645

Abstract

Sebagai wujud implementasi pendidikan 4.0 adalah membentuk keterampilan baru dalam upaya mempersiapkan SDM sebagai lulusan dari kejuruan dan vokasi harus memilki kompetensi, sehingga menjadi tenaga kerja yang siap pakai. Namun berhasil tidak adanya suatu proses pembelajaran bergantung pada bagaimana siswa terlibat dalam proses pembelajaran tersebut. Dikarenakan adanya kendala dalam proses belajar maka diperlukan model pembelajaran remedial. Pembelajaran remedial merupakan bentuk upaya “bantuan” yang diberikan untuk memperbaiki hasil belajar siswa sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, sehingga siswa dapat mencapai prestasi belajar dan juga dapat dengan tuntas menguasai materi pelajaran yang diberikan sehingga tujuan dari pendidikan vokasi ini tercapai. Dengan tuntasnya pembelajaran disekolah maka dharapkan siswa pendidikan vokasi ini dapat membentuk self regulated learning dengan baik, sehingga para siswa ini dapat lebih siap dalam menghadapi dunia kerja. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan metode yang digunakan adalah studi literatur.
PENERAPAN METODE CERTAINTY FACTOR DALAM SISTEM PAKAR UNTUK MENENTUKAN VARIETAS BUAH RAMBUTAN YANG UNGGUL Deny Adhar; Ommi Alfina; Evri Ekadiansyah
Jurnal Informatika Kaputama (JIK) Vol 2 No 2 (2018): Volume 2, Nomor 2, Juli 2018
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jik.v2i2.423

Abstract

Rambutan (Nephelium sp.) merupakan tanaman buah hortikultural yang tergolong ke dalam suku lerak-lerakan atau Sapindacaeae. Tanaman buah tropis ini dalam bahasa inggrisnya disebut Hairy Fruit berasal dari Indonesia. Hingga saat ini telah menyebar luas di daerah yang beriklim tropis seperti Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Sri Lanka, India, Karibia, Afrika, negara-negara Amerika Latin dan ditemukan pula di daratan yang mempunyai iklim sub-tropis. Tanaman buah rambutan sengaja dibudidayakan untuk dimanfaatkan buahnya yang mempunyai gizi, zat tepung, sejenis gula yang mudah terlarut dalam air, zat protein dan asam amino, zat lemak, zat enzim-enzim yang esensial dan nonesensial, vitamin dan zat mineral makro, mikro yang menyehatkan, tetapi ada pula masyarakat yang memanfaatkan sebagai pohon pelindung di pekarangan atau sebagai tanaman hias. Dari survey yang telah dilakukan terdapat 22 varietas rambutan baik yang berasal dari galur murni maupun hasil okulasi atau penggabungan dari dua varietas dengan galur yang berbeda. Ciri-ciri yang membedakan setiap varietas rambutan dilihat dari sifat buah (dari daging buah, kandungan air, bentuk, warna kulit, panjang rambut). Selain itu juga buah rambutan mempunyai nilai ekonomis yang tinggi, sehingga sekarang banyak dibudidaya, tetapi masyarakat umum masih banyak yang tidak mengetahui buah rambutan yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi, sehingga dibutuhkan suatu aplikasi sehingga dapat membantu masyarkat untuk mengetahui mana buah rambutan yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi.
Penerapan Algoritma K-Means Clustering Untuk Analisis Pola Pembayaran Dan Visualisasi Data Interaktif Dalam Pembayaran Spp Berbasis Website Di SD SWASTA YWKA Medan Evri Ekadiansyah; Ika Purnama Sari
Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Komputer (JUKTISI) Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juktisi.v5i1.1071

Abstract

Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) merupakan salah satu komponen penting dalam mendukung operasional sekolah, namun proses pencatatan pembayaran SPP di SD Swasta YWKA Medan masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, keterlambatan dalam mendeteksi tunggakan, serta kesulitan dalam menganalisis pola pembayaran siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pembayaran SPP melalui penerapan algoritma K-Means Clustering pada sistem berbasis website yang dikembangkan menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall. Data yang digunakan berupa data historis pembayaran siswa dalam bentuk durasi keterlambatan yang dihitung dari selisih antara tanggal pembayaran dan tanggal jatuh tempo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mengelompokkan siswa ke dalam tiga kategori, yaitu tepat waktu, terlambat ringan, dan terlambat berat. Selain itu, penyajian hasil analisis dalam bentuk visualisasi data interaktif memudahkan pengguna dalam memahami dan menginterpretasikan pola pembayaran, sehingga implementasi sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan data serta mendukung transparansi dalam administrasi pembayaran SPP di sekolah.
Rancang Bangun Aplikasi Android untuk Manajemen Jadwal dan Pemesanan Studio Foto Menggunakan Metode M/M/C pada Dwi Gallery Studio Photo Hafib Muhammad Ridha Hafib; Evri Ekadiansyah
Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Komputer (JUKTISI) Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juktisi.v5i1.1234

Abstract

Perkembangan teknologi informasi khususnya pada perangkat mobile telah memberikan kemudahan dalam berbagai aktivitas, termasuk dalam pengelolaan layanan pemesanan. Dwi Gallery Studio Photo masih menggunakan sistem pencatatan manual dalam pengelolaan jadwal dan pemesanan studio foto, sehingga sering terjadi kesalahan pencatatan, benturan jadwal, serta kurang efektif dalam pengelolaan data pelanggan. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem yang mampu membantu proses manajemen jadwal dan pemesanan secara lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi Android yang dapat digunakan untuk mengelola jadwal dan pemesanan studio foto pada Dwi Gallery Studio Photo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode MMC yang digunakan untuk membantu proses pengembangan sistem secara terstruktur. Aplikasi ini dirancang menggunakan bahasa pemrograman yang mendukung platform Android serta dilengkapi dengan fitur pemesanan studio, pengelolaan jadwal, dan manajemen data pelanggan. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi Android yang dapat membantu pelanggan dalam melakukan pemesanan studio foto secara mudah dan praktis serta membantu pihak admin dalam mengelola jadwal dan data pemesanan secara lebih terorganisir. Dengan adanya aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja, mengurangi kesalahan pencatatan, serta meningkatkan kualitas pelayanan pada Dwi Gallery Studio Photo.
Penerapan Metode Roc dan Marcos untuk Pemberian Penghargaan Kinerja Antaran (PPKA) M. Sofyan Harahap; Evri Ekadiansyah
Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Komputer (JUKTISI) Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juktisi.v5i1.1235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode ROC (Rank Order Centroid) dan MARCOS (Measurement Alternatives and Ranking according to Compromise Solution) dalam sistem pendukung keputusan untuk pemberian Penghargaan Kinerja Antaran (PPKA) pada PT. Pos Indonesia (Persero) Cabang Sentral Pengolahan Pos Medan 20900. Permasalahan yang dihadapi adalah proses penilaian kinerja pegawai yang masih bersifat subjektif dan belum memiliki sistem yang terstruktur. Metode ROC digunakan untuk menentukan bobot setiap kriteria berdasarkan tingkat kepentingannya, sedangkan metode MARCOS digunakan untuk melakukan perankingan alternatif berdasarkan nilai utilitas terhadap solusi ideal dan anti-ideal. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi beberapa aspek penilaian kinerja pegawai yang relevan dengan kegiatan operasional perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi metode ROC dan MARCOS mampu menghasilkan sistem pendukung keputusan yang objektif, sistematis, dan transparan dalam menentukan penerima penghargaan PPKA. Sistem ini juga mampu mengurangi subjektivitas dalam pengambilan keputusan serta meningkatkan akurasi dalam penilaian kinerja pegawai.