Logam merupakan jenis bahan yang digunakan hampir seluruh masyarakat dunia. Permesinan yang ada didunia industri dan transportasi, peralatan masak, bahkan perabotan rumah tangga tak pernah lepas dari kebutuhan terhadap logam. Baja AISI 1045 merupakan salah satu logam baja karbon sedang yang digunakan sebagai bahan utama pembuatan komponen mesin seperti poros, roda gigi, dan pahat. Penggunaan baja karbon sedang di dunia industri diiringi dengan penyesuaian kondisi logam yang dibutuhkan, seperti dilakukannya proses pengerjaan mesin dan perlakuan permukaan. Proses pengerjaan mesin milling untuk membentuk baja memiliki dampak terhadap kondisi baja pada permukaannya. Perlakuan permukaan merupakan salah satu cara yang digunakan untuk dapat menambah kekerasan permukaan guna menahan gesekan ketika komponen mesin beroprasi. Carburising merupakan perlakuan permukaan dengan cara memanaskan baja dilingkungan yang mengandung karbon. Peningkatan karbon dilakukan dengan mendifusikan karbon pada permukaan baja sehingga didapat kekerasan permukaan yang cukup tinggi. Penulis menggunakan temperatur 950 °?? pada proses carburising yang dilakukan dengan variasi waktu tahan 30 menit, 60 menit, dan 90 menit. Hasil pengujian menunjukan bahwa kekerasan permukaan yang diperoleh mengalami peningkatan saeiring dengan lamanya waktu tahan yang digunakan. Hasil pengujian kekerasan pada baja AISI 1045 raw material memiliki rata-rata kekerasan sebesar 61,6 HRB, dengan waktu tahan 30 menit memiliki rata-rata kekerasan sebesar 67 HRB, dengan waktu tahan 60 menit memiliki kekerasan rata-rata 70,8 HRB, dan dengan waktu tahan 90 menit memiliki kekerasan rata-rata 72,4 HRB.