Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

EFEKTIFITAS SARI KEDELAI DENGAN FORTIFIKASI Fe SEBAGAI SUPPLEMENT PENINGKATAN KADAR PROFIL DARAH PADA IBU HAMIL ANEMIA DI WILAYAH PUSKESMAS KOTA PEKALONGAN Miftachul Jannah; Ana Setyowati; Putri Andanawarih
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 6, No 1 (2021): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v6i1.270

Abstract

Latar Belakang : Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar hemoglobin dibawah 11 gr/dl pada trimester 1 dan 3 atau kadar <10,5gr/dl pada trimester II. Anemia defisiensi besi pada kehamilan yang berkelajutan dapat menyebabkan masalah pada ibu maupun pada janinnya. Resiko yang terjadi pada bayi yaitu kejadian kelahiran premature dan kejadian kelahiran bayi berat lahir rendah. Sedangkan pada ibu meningkatkan kemungkinan kejadian perdarahan saat melahirkan dan trauma setelah melahirkan. Solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah anemia defisiensi zat besi adalah dengan mengoptimalkan bahan pangan yang fungsional dan fortifikasi pangan (fortifikasi zat besi).Metode : Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pretest posttest with control group design. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil trimester II dan III dengan anemia yang terdaftar diseluruh puskesmas Kota Pekalongan. Tehnik pengambilan sampel penelitian ini dengan consecutive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 15 orang ibu hamil dengan anemia di setiap kelompoknya. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan uji independent t-test.Hasil penelitian: menunjukkan terdapat pengaruh sari kedelai dengan fortifikasi Fe terhadap peningkatan kadar hemoglobin (p-value 0,002), hematokrit (p-value 0,000) dan jumlah eritrosit (p-value 0,000).Kesimpulan dan Saran : Ada pengaruh dalam pemberian sari kedelai dengan fortifikasi Fe terhadap peningkatan kadar hemoglobin, hematokrit dan eritrosit pada ibu hamil dengan Anemia, saran kepada petugas kesehatan khususnya bidan dapat mensosialisasikan tentang manfaat sari kedelai dengan fortifikasi Fe sebagai suplemen tambahan yang dapat digunakan oleh ibu hamil dengan anemia agar dapat meningkatkan kadar Hb, Eritrosit dan Hematokrit pada darah. Kata Kunci : Ibu Hamil Anemia, Fortifikasi Fe, Sari Kedelai
Penyuluhan Ibu Hamil dengan Tablet Fe, Nutrisi Ibu Hamil dan Tanda Bahaya Ibu Hamil di Wilayah Kelurahan Jenggot Kota Pekalongan Miftachul Jannah; Swasti Artanti
Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Akbid Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.608 KB) | DOI: 10.37402/abdimaship.vol1.iss1.78

Abstract

Community service program with the topic "Counseling Pregnant Women with Fe Tablets, Nutrition for Pregnant Women and Dangerous Signs of Pregnant Women in Jenggot, Pekalongan City" is aimed at Trimester II and III pregnant women to provide about pregnant women's knowledge about the benefits of Fe tablets , nutritional needs during pregnancy and pregnancy danger signs in the area of Jenggot, Pekalongan city. It is important to educate pregnant women about the benefits of Fe tablets during pregnancy because hemoglobin is needed for the body of pregnant women. During pregnancy, a pregnant woman needs to have high nutritious food and is sufficient for herself and her fetus. If a pregnant woman lacks nutrition and iron during pregnancy, it will cause problems, both for the mother and the fetus. Family and environmental factors will greatly affect pregnant women. Hopefully, pregnant women will have no abstinence to eat. This activity can be sustainable and encourage pregnant women to care during pregnancy whether to take Fe tablets, eat nutritious foods and understand the danger signs during pregnancy. In addition, a Pre Test and Post Test were conducted to determine the level of knowledge before and after counseling. The results obtained are that there is a significant increase in pregnant women in Jenggot, Pekalongan after counseling about Fe tablets, nutrition of pregnant women and pregnancy danger signs.
Reproduksi Sehat, Remaja Sehat di Posyandu Remaja Pashmina Miftachul Jannah; Pedvin Ratna Meikawati; Swasti Artanti
Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2021): Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Akbid Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.634 KB) | DOI: 10.37402/abdimaship.vol2.iss2.152

Abstract

Adolescents are people aged 12 to 24 years. Adolescence is a transition from childhood to adulthood. This means that the process of introduction and knowledge of reproductive health has actually started at this time. In simple terms, reproduction comes from the word "re" which means to return and "production" which means to make or produce. Reproductive health, as part of general health, is thus also a human right of every person, both men and women. Women's human rights are regulated in Law Number 39 of 1999 concerning Human Rights Article 3 paragraph (3) which states that everyone has the right to the protection of human rights and human freedoms without discrimination. Reproductive health according to Law Number 36 Year 2009 is a complete physical, mental and social condition, not merely free from disease or disability related to the reproductive system, function and process in men and women. The purpose of this community service is to provide reproductive health education about healthy reproduction, healthy adolescents, especially about anemia in adolescents, reproductive health and free sex in adolescents. Methods of reproductive health counseling carried out are (1) Socialization and licensing, (2) Conducting reproductive health counseling, (3) Evaluation of the results of reproductive health counseling activities by means of pre and post tests. The results of the reproductive health counseling activity showed high enthusiasm, indicated by the very good response of participants in receiving material on healthy reproduction, healthy adolescents and the willingness of participants to ask questions. The enthusiasm of the participants is expected to increase the understanding of girls and boys about the importance of healthy reproduction, healthy adolescents.
PENINGKATAN KADAR Hb IBU HAMIL DENGAN JUS KURMA DAN SARI KACANG HIJAU DI KOTA PEKALONGAN Miftachul Jannah; Millatin Puspaningtyas
PLACENTUM: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya Vol 6, No 2 (2018): August
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/placentum.v6i2.22518

Abstract

Latar Belakang: Anemia ibu hamil merupakan salah satu permasalahan nasional yang mencerminkan nilai kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat. Anemia karena kekurangan kadar Hb (hemoglobin) dalam darah dapat menyebabkan komplikasi serius bagi ibu pada masa kehamilan, persalinan, dan nifas.Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment). Jumlah sampel yang diambil untuk penelitian ini sebanyak 30 orang yang terbagi menjadi 2 kelompok, kelompok jus kurma dan sari kacang hijau.Hasil: Hasil uji statistik menggunakan uji paired T-test didapatkan nilai p 0.555 yng menunjukkan tidak ada kenaikan Hb ibu hamil setelah mengkonsumsi jus kurma. Sedangkan hasil uji statistik paired T-test untuk kelompok sari kacang hijau yaitu didapatkan nilai p 0.021 yang menunjukkan adanya kenaikan kadar Hb ibu hamil setelah mengkonsumsi sari kacang hijau.Simpulan: Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa konsumsi sari kacang hijau lebih efektif dalam meningkatkan kadar Hb ibu hamil.
Pengaruh Penyuluhan melalui Buklet terhadap Pengetahuan tentang Tanda Bahaya Kehamilan di Puskesmas Kota Pekalongan Millatin Puspaningtyas; Ummi Sa’adah; Miftachul Jannah
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 2 (2017): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.115 KB) | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol2.iss2.19

Abstract

Faktor penentu tingginya angka kematian ibu secara tidak langsung adalah terlambat mengenali tanda bahaya yang diidukung dengan kurangnya penyuluhan-penyuluhan tentang kesehatan ibu (kurangnya pemberian materi Komunikasi, Informasi dan Edukasi/KIE) sehingga ibu tidak mengetahui kehamilannya dalam risiko yang cukup tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan melalui buklet terhadap pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan di Puskesmas Kota Pekalongan. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode kuasi eksperimental. Sampel penelitian adalah 36 ibu hamil pada kelompok perlakuan dan 36 pada kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji stastistik menggunakan paired t-test dan wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan pengetahuan sebelum diberikan penyuluhan antara kedua kelompok (p = 0,424). Ada perbedaan pengetahuan sesudah diberikan penyuluhan antara kedua kelompok (p = 0,001), dan ada pengaruh penyuluhan melalui buklet terhadap pengetahuan kedua kelompok (p = 0,000). Selain itu ibu hamil juga mampu mengenali tanda bahaya kehamilan diantaranya 2 orang anemia dan 1 orang riwayat tekanan darah tinggi. Disarankan kepada Puskesmas untuk dapat memanfaatkan buklet dalam membantu tugas bidan memberikan penyuluhan mengenai tanda bahaya kehamilan kepada ibu hamil.
Perbedaan Efek Pijat Oksitosin dan Perawatan Payudara terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas di Kota Pekalongan Miftachul Jannah; Dian Kusumawardani; Ana Setyowati
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 3 (2018): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.207 KB) | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol3.iss1.27

Abstract

Masa nifas adalah periode penting seorang ibu yang disertai dengan penambahan tanggung jawabbaru, yaitu pemberian ASI kepada bayi yang dilahirkannya. Namun, masih banyak ibu yang mengalamikesulitan dalam menyusui bayinya karena kurangnya produksi ASI. Perawatan payudara dan pijat oksitosindiketahui dapat membantu ibu nifas mengatasi permasalahan produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui perbedaan efek perawatan payudara dan pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifas.Penelitian ini dilakukan dengan metode quasi eksperiment dengan memberikan intervensi perawatanpayudara dan pijat oksitosin kepada 30 ibu nifas. hasil uji statistik Wilcoxon untuk data perawatan payudaramenunjukkan nilai p 0.001 dan uji statistik paired t-test untuk data pijat oksitosin dengan nilai p 0.000. keduahasil uji statistik menunjukkan adanya kesamaan peningkatan produksi ASI setelah tindakan perawatanpayudara dan pijat oksitosin pada ibu nifas.
Teknik Effleurage Massage terhadap Nyeri Dissmenore Putri Andanawarih; Miftachul Jannah; Swasti Artanti
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.074 KB) | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol7.iss2.90

Abstract

Complaints of dissmenorrhea occur in 60-90% of adolescents and are the most frequent causes of absenteeism from lectures and reduced daily activities. Dissmenorrhea that is felt in the form of pain or cyclic pain along with menstruation and often feels like cramps in the stomach and can spread to the back, accompanied by nausea and vomiting. Handling of dissmenorrhea can be done by means of the effleurage technique, the effleurage technique to stimulate the stimulation of the stomach that is experiencing pain which can provide a comfortable effect. This type of research used a quasi-experimental, quasi-experimental research design, the population in this study used a random sampling technique with a total of 15. The results of the normality test of menstrual pain data before treatment were 0.33 and after treatment was 0.14 which means p> 0.05. This shows that the data is normally distributed, so the statistical test used is the Paired T-test. Based on the Paired T-test significance test, it was found that the significance value (p) is 0.00 using the provision that the degree of error (α) is 5% or 0.05 so that there is a difference between menstrual pain before efflurage massage and after efflurage massage. In this study, it was found that there was a decrease in the level of menstrual pain after efflurage massage compared to before efflurage massage, this proves that massage with the efflurage technique can reduce pain.
EFEKTIFITAS SARI KEDELAI DENGAN FORTIFIKASI Fe SEBAGAI SUPPLEMENT PENINGKATAN KADAR PROFIL DARAH PADA IBU HAMIL ANEMIA DI WILAYAH PUSKESMAS KOTA PEKALONGAN Miftachul Jannah; Ana Setyowati; Putri Andanawarih
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 6, No 1 (2021): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v6i1.270

Abstract

Latar Belakang : Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar hemoglobin dibawah 11 gr/dl pada trimester 1 dan 3 atau kadar <10,5gr/dl pada trimester II. Anemia defisiensi besi pada kehamilan yang berkelajutan dapat menyebabkan masalah pada ibu maupun pada janinnya. Resiko yang terjadi pada bayi yaitu kejadian kelahiran premature dan kejadian kelahiran bayi berat lahir rendah. Sedangkan pada ibu meningkatkan kemungkinan kejadian perdarahan saat melahirkan dan trauma setelah melahirkan. Solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah anemia defisiensi zat besi adalah dengan mengoptimalkan bahan pangan yang fungsional dan fortifikasi pangan (fortifikasi zat besi).Metode : Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan pretest posttest with control group design. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil trimester II dan III dengan anemia yang terdaftar diseluruh puskesmas Kota Pekalongan. Tehnik pengambilan sampel penelitian ini dengan consecutive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 15 orang ibu hamil dengan anemia di setiap kelompoknya. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan uji independent t-test.Hasil penelitian: menunjukkan terdapat pengaruh sari kedelai dengan fortifikasi Fe terhadap peningkatan kadar hemoglobin (p-value 0,002), hematokrit (p-value 0,000) dan jumlah eritrosit (p-value 0,000).Kesimpulan dan Saran : Ada pengaruh dalam pemberian sari kedelai dengan fortifikasi Fe terhadap peningkatan kadar hemoglobin, hematokrit dan eritrosit pada ibu hamil dengan Anemia, saran kepada petugas kesehatan khususnya bidan dapat mensosialisasikan tentang manfaat sari kedelai dengan fortifikasi Fe sebagai suplemen tambahan yang dapat digunakan oleh ibu hamil dengan anemia agar dapat meningkatkan kadar Hb, Eritrosit dan Hematokrit pada darah. Kata Kunci : Ibu Hamil Anemia, Fortifikasi Fe, Sari Kedelai
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL DENGAN KEIKUTSERTAAN KELAS IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JENGGOT KOTA PEKALONGAN Ida Baroroh; Miftachul Jannah; Miftachul Jannah; Pedvin Ratna Meikawati; Pedvin Ratna Meikawati
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v6i2.579

Abstract

AbstrakKehamilan dan persalinan adalah suatu hal yang alami akan tetapi bukan berarti tanpa resiko, masalah kehamilan dan persalinan adalah penyumbang terbesar Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi. Salah satu terobosan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dengan melalui kelas ibu hamil, namun demikian banyak ibu yang belum berpartisipasi dalam mengikuti kelas ibu hamil. Penelitian ini bertujuan: 1) Mengetahui pengetahuan ibu hamil; 2) Mengetahui keikutsertaan kelas ibu hamil; 3) Menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan keikutsertaan kelas ibu hamil. Penelitian ini dilakukan dengan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 64 diambil dengan cara sampling jenuh. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Uji statistik menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan ibu hamil memiliki pengetahuan baik sebesar 43,8% dan ikutserta 68,8% dalam kelas ibu hamil. Ada hubungan yang signifikan antara variabel pengetahuan dengan keikutsertaan dalam kelas ibu hamil (ρ=0,000, rs 0,554). Kelas ibu hamil merupakan sarana belajar bersama yang perlu diikuti oleh ibu hamil agar memperoleh pengetahuan yang cukup sehingga dapat mencegah komplikasi dan meningkatkan cakupan K4. Disarankan meningkatkan pembentukan kelas ibu hamil agar kehamilan dapat terpantau dan ibu dapat segera mengambil keputusan klinis apabila terjadi resiko. Kata kunci  : Pengetahuan, Keikutsertaan, Kelas Ibu Hamil
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL DENGAN KEIKUTSERTAAN KELAS IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JENGGOT KOTA PEKALONGAN Ida Baroroh; Miftachul Jannah; Miftachul Jannah; Pedvin Ratna Meikawati; Pedvin Ratna Meikawati
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v6i2.579

Abstract

AbstrakKehamilan dan persalinan adalah suatu hal yang alami akan tetapi bukan berarti tanpa resiko, masalah kehamilan dan persalinan adalah penyumbang terbesar Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi. Salah satu terobosan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dengan melalui kelas ibu hamil, namun demikian banyak ibu yang belum berpartisipasi dalam mengikuti kelas ibu hamil. Penelitian ini bertujuan: 1) Mengetahui pengetahuan ibu hamil; 2) Mengetahui keikutsertaan kelas ibu hamil; 3) Menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan keikutsertaan kelas ibu hamil. Penelitian ini dilakukan dengan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 64 diambil dengan cara sampling jenuh. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Uji statistik menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan ibu hamil memiliki pengetahuan baik sebesar 43,8% dan ikutserta 68,8% dalam kelas ibu hamil. Ada hubungan yang signifikan antara variabel pengetahuan dengan keikutsertaan dalam kelas ibu hamil (ρ=0,000, rs 0,554). Kelas ibu hamil merupakan sarana belajar bersama yang perlu diikuti oleh ibu hamil agar memperoleh pengetahuan yang cukup sehingga dapat mencegah komplikasi dan meningkatkan cakupan K4. Disarankan meningkatkan pembentukan kelas ibu hamil agar kehamilan dapat terpantau dan ibu dapat segera mengambil keputusan klinis apabila terjadi resiko. Kata kunci  : Pengetahuan, Keikutsertaan, Kelas Ibu Hamil