Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Cash Crops Terhadap Temperatur Permukaan Lahan Kawasan Perkotaan Kabupaten Temanggung: Effect of Cash crops on Land Surface Temperature Urban Area, Temanggung Regency Bitta Pigawati; Reinhart Christopher Junjungan
Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan Vol 23 No 1 (2021): Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan
Publisher : Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitl.23.1.22-27

Abstract

Kabupaten Temanggung merupakan daerah penghasil tembakau dengan mutu dan harga tinggi Tembakau merupakan salah satu cash crops yang dibudidayakan di Indonesia. Sebagian besar penghasilan petani di Kabupaten Temanggung berasal dari tanaman perkebunan tembakau. Beberapa dekade terakhir terjadi kegagalan panen tembakau akibat adanya variabilitas iklim. Keberadaan lahan bervegetasi berpengaruh terhadap temperature permukaan lahan. Temperatur permukaan lahan yang tinggi berdampak pada kenyaman dan kesehatan manusia. Kawasan perkebunan di Kabupaten Temanggung sebagian besar digunakan untuk tanaman cash crop. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh cash crop yang merupakan sumber pedapatan utama petani dengan perubahan temperature permukaan lahan Kawasan Perkotaan Kabupaten Temanggung. Menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan spsial dan Citra satelit Landsat 5, 7, 8 sebagai sumber data utama. Kualitas cash crop dideteksi dari tingkat kehijauan tanaman menggunakan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI). Hasil penelitian. menunjukkan bahwa cash crop mempunyai pengaruh kuat terhadap temperatur permukaan lahan wilayah studi (R = 1) Temperature permukaan lahan meningkat dari 25.04 oC menjadi 25.01 oC dalam kurun waktu Tahun 1999-2019. Meskipun terjadi peningkatan temperatur di Kawasan Perkotaan Kabupaten Temanggung namun masih dalam kondisi aman berdasarkan acuan Paris Agreement.
ZONA PERI-URBAN SEMARANG METROPOLITAN: PERKEMBANGAN DAN TIPOLOGI SOSIAL EKONOMI Iwan Rudiarto; Wiwandari Handayani; Bitta Pigawati; P Pangi
TATALOKA Vol 15, No 2 (2013): Volume 15 Number 2, May 2013
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.815 KB) | DOI: 10.14710/tataloka.15.2.116-128

Abstract

Peri-urban can be understood as an area mostly rural located in the surrounding urban center which also has obvious urban character. This paper aims to assess the socio-economic development of Peri-Urban Areas (PUA) of the Metropolitan Semarang in 1990-2011. Study area covers 295 villages that are included in the delineation of the Metropolitan area of Semarang. They are distributed in four cities/districts, i.e.: Semarang city, Semarang regency, Kendal regency, and Demak regency. Satellite imaginary analysis and Geographic Information System (GIS) analysis including overlay analysis, buffer and distance analysis, and descriptive spatial analysis were applied for the analysis. The analysis results show that the PUA of metropolitan Semarang has undergone changes and shifts in socio-economic conditions of rural significant to urban areas. In conclusion, the existence of PUA has led to the blurring of the distinction between rural and urban areas which are not simply dichotomized. Integrated development policies are very essential for more balanced urban development in Semarang Metropolitan region.  
KETERKAITAN PENINGKATAN AKTIVITAS TERHADAP TINGKAT PELAYANAN JALAN DI KORIDOR NGESREP PASCA PERPINDAHAN KAMPUS UNDIP DI TEMBALANG Tino Yose; Bitta Pigawati
Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota) Vol 2, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.154 KB)

Abstract

Perpindahan kampus Undip yang semula berada di kawasan Pleburan menuju kawasan Tembalang diperkirakan akan menyebabkan peningkatan aktivitas sehingga bisa mempengaruhi tingkat pelayanan jalan di ruas jalan Ngesrep. Tujuan penelitian ini mengkaji keterkaitan peningkatan aktivitas terhadap tingkat pelayanan jalan di koridor Ngesrep pasca perpindahan kampus Undip di Tembalang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, sedangkan analisisnya meliputi, analisis peningkatan aktivitas, analisis tingkat pelayanan jalan, dan analisis keterkaitan peningkatan aktivitas terhadap tingkat pelayanan jalan di koridor Ngesrep. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui terjadi peningkatan aktivitas di koridor Ngesrep dan tidak terjadi perubahan tingkat pelayanan jalan. Hal ini menunjukkan tidak ada keterkaitan antara peningkatan aktivitas terhadap tingkat pelayanan jalan di koridor Ngesrep, kondisi ini dikarenakan jumlah peningkatan volume pergerakan yang tidak terlalu besar sehingga tidak mempengaruhi tingkat pelayanan jalan.