Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INCOME SMOOTHING PADA INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2014 – 2016 Eviyanti Rosalie; Michelle Michelle; Henryanto Wijaya; Susanto Salim
Jurnal Bina Akuntansi Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Bina Akuntansi Vol.6 No.1 Januari 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Wiyatamandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.018 KB) | DOI: 10.52859/jba.v6i1.40

Abstract

The purpose of this study is to empirically examine the influence of return on asset, debt to equity ratio, net profit margin and firm size towards income smoothing in consumer goods listed in Indonesia Stock Exchange from period 2014 – 2016. This study used 27 data from manufacture companies that have been selected using purposive sampling method with total 81 data for three years. The data used are secondary data in the form of financial statements. This research used Statistical Product and Service Solution (SPSS) version 19 software to process the data. The result of research shows that return on asset, net profit margin and firm size have no influence towards income smoothing. Debt to equity ratio has negative significant influence towards income smoothing.
FINANCIAL RATIO DAN OFF BALANCE SHEET ACTIVITY SEBAGAI ALAT PENDETEKSI FINANCIAL SHENANIGANS PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT WILAYAH BALI DAN NUSA TENGGARA I Gusti Agung Ayu Uttami Vishnu Putri; Susanto Salim
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 5 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i5.11047

Abstract

Karya akhir ini bertujuan untuk mengetahui apakah financial ratio dan aktivitas off balance sheet dapat memprediksi financial shenanigans pada Bank Perkreditan Rakyat di Wilayah Bali dan Nusa Tenggara tahun 2021 sampai dengan 2023. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan menggunakan program SPSS versi 25 melalui uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji koefisien determinasi, uji simultan, dan uji hipotesis. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 112 observasi. Berdasarkan hasil uji diperoleh financial ratio pada BPR yaitu return on asset, beban operasional terhadap pendapatan operasional, rasio kecukupan pemenuhan modal minimum, loan to deposit ratio, cash ratio, dan non performing loan berpengaruh signifikan atas indikasi melakukan financial shenanigans. Sedangkan aktivitas off balance sheet tidak berpengaruh signifikan atas indikasi melakukan financial shenanigans. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi diperoleh financial ratio dan aktivitas off balance sheet mampu memprediksi indikasi financial shenanigans pada BPR sebesar 68,8%.
Artificial Intelligence Dalam Audit Sektor Publik: Analisis Persepsi Kemanfaatan, Kemudahan Penggunaan, Dan Kontribusi Terhadap Deteksi Fraud Ardo Rapi Pardomuan Sitompul; Susanto Salim
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.17814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemanfaatan dan persepsi kemudahan penggunaan artificial intelligence (AI) terhadap deteksi fraud di sektor publik, dengan persepsi kontribusi AI sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 33 auditor internal di Inspektorat Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan. Data dianalisis menggunakan PLS-SEM dengan SmartPLS 4.0. Persepsi kemanfaatan dan kemudahan penggunaan AI berpengaruh positif signifikan terhadap persepsi kontribusi AI. Namun, persepsi kontribusi, kemanfaatan, maupun kemudahan penggunaan AI tidak berpengaruh signifikan terhadap deteksi fraud, dan persepsi kontribusi tidak memediasi hubungan tersebut. Implementasi AI dalam audit sektor publik masih lebih dipersepsikan sebagai alat peningkat efisiensi administratif daripada instrumen analisis investigatif untuk deteksi fraud. Integrasi TAM dan TTF dalam konteks audit pemerintahan Indonesia serta kesenjangan antara persepsi manfaat teknologi dan efektivitas substantif deteksi fraud.