This Author published in this journals
All Journal Al-MUNZIR
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEPEMIMPINAN WANITA DALAM URUSAN UMUM (Hadis Abi Bakrah) Sulaemang L.
Al-MUNZIR No 1 (2015): VOL 8 NO.1 MEI 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.496 KB) | DOI: 10.31332/am.v8i1.771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah wanita boleh atau tidak untuk menjadi pemimpin dalam urusan umum, berdasarkan hadis Abi Bakra.  Metode yang digunakan penulis adalah metode kualitatif atau pustaka dengan pendekatan historis, sosiologis, dan theologis, dengan langkah-langkah, mengemukakan matan hadis, takhrij sanad hadis, skema sanad, kualitas hadis  yang ditakhrij, biografi sahabat, asbab al-wururd, dan tanggapan ulama ahli hadis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan wanita dalam tulisan ini dapat diketahui bahwa dalam hal kepemimpinan wanita dalam urusan politik, para ulama berpendapat bahwa ada yang membolehkan dan ada yang melarang.Implikasi penelitian ini adalah bahwa wanita boleh menjadi pemimpin dalam urusan umum atau politik. Hadis Abi Bakrah merupakan dasar dalam kegiatan kepemimpinan dalam urusan umum. Kebolehan wanita menjadi pemimpin dalam urusan umum berdasarkan firman Allah swt., Q.S. al-Taubah/9: 36 dilihat dari segi makna ayat tewrsebut. Kata Kunci: Hadis Abi Bakrah, kepemimpinan wanita, urusan umum.
SIKAP PARA PENGEKOR HAWA NAFSU DAN KELOMPOK SESAT TERHADAP ASSUNNAH SEBAGAI HUJJAH Sulaemang L.
Al-MUNZIR No 2 (2015): VOL 8 NO.2 NOVEMBER 2015
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.902 KB) | DOI: 10.31332/am.v8i2.759

Abstract

Tulisan ini membahas tentang “Sikap para pengekor hawa nafsu dan kelompok sesat terhadap Assunnah sebagai hujjah”. Tujuan tulisan ini adalah untuk mengetahui kelompok sesat terhadap Assunnah sebagai hujjah. Untuk mengetahui sejarah ingkar Sunnah, untuk mengetahui dalil-dalil kehujjahan Sunnah, untuk mengetahui alasan ingkar Sunnah. Upaya para musuh Islam untuk memerangi as-Sunnah terkonsentrasi pada beberapa hal berikut ini; (1) penolakan as-Sunnah dengan rasionalitas (akal) mereka; (2) Mencela para perawi hadis berlandaskan nafsu belaka; (3) Membuat hadis falsu atas nama Rasulullah saw., dan menisbatkannya kepada as-Sunnah. Hadis-hadis terkadang menentang assunnah atau menyalahi akal sehat dan realita yang sudah pasti (aksioma). Itu dimaksudkan mencela hadis dan perawinya, sementara keduanya terbebas dari celaan tersebut. Kesimpulan perkataan penganut pendapat ini adalah bahwa al-Qur’an sendiri sudah cukup sebagai representasi ajaran Islam itu sendiri, dan tidak butuh terhadap as-Sunnah, hanya saja sebagian mereka mengecualikan sunnah aplikatif (amaliah) seperti perincian tuntutan shalat, zakat, dan sebagainya. Kata Kunci: Kelompok sesat terhadap Assunnah.