This Author published in this journals
All Journal Al-MUNZIR
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TRADISI TOLAK BALA DI MASYARAKAT BAJO WAKATOBI Hasdin Has
Al-MUNZIR No 1 (2019): Vol. 12 No.1 Mei 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/am.v12i1.3757

Abstract

Penelitian ini tentang Adat tolak bala masyarakat Suku Bajo Di Desa Mantigola Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini mengungkap 1) Bagaimana proses pelaksanaan upacara adat tolak bala masyarakat Bajo di Desa Mantigola. 2) dampak pengamalan tradisi tolak bala terhadap kehidupan Masyarakat Bajo di Wakatobi.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data dari hasil observasi dengan mengamati langsung proses adat tolak bala dan wawancara dengan tokoh adat dan tokoh agama dan masyarakat serta dokumentasi. Data kemudian diproses pengolahan data melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Proses upacara adat tolak bala masyarakat Bajo di desa Mantigola kab. wakatobi dimulai dari tahap persiapan dengan mengadakan perundingan tentang tolak bala, selanjutnya memperhatikan syarat-syarat tolak bala, waktu dan tempat pelaksanaan tolak bala, serta menyiapkan dupa/kemenyam, kain putih dan tiang, beras ketan dan tenunan daun, daun sirih, buah pinang, apo dan Gamber/Leko, Sampan/Lepa dan hewan hadiah. 2) Dampak dari pelaksanaan adat tolak bala terlihat dari kepercayaan masyarakat suku Bajo yang disimbolkan dalam dua penangkal bencana atau mudarat yaitu penangkal rumah dan penangkal kampung.Keyword : Adat, tolak bala, tokoh adat, Bajo.
MADUAI PINAH: INTERSEKSI ANTARA ISLAM DAN TRADISI LOKAL PADA MASYARAKAT BAJO KONAWE UTARA SULAWESI TENGGARA Hasdin Has
Al-MUNZIR Vol 12, No 2 (2019): November 2019
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/am.v12i2.3746

Abstract

Penelitian ini tentang tradisi maduai pinah : interseksi antara Islam dan tradisi lokal pada masyarakat Bajo Konawe Utara.Penelitian ini mengungkap 1) gambaran tentang tradisi maduai pinah. 2) korelasi antara Islam dan adat leluhur dalam ritual Maduai Pinah.3) dampak ritual maduai pinah dalam kehidupan masyarakat suku Bajo pesisir Konawe Utara Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data dari hasil observasi dengan mengamati langsung proses tradisi maduai pinahdan wawancara dengan tokoh adat dan tokoh agama dan masyarakat serta dokumentasi. Data kemudian diproses pengolahan data melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Tradisi maduai pinah merupakansalah satu bentuk sedekah kepada penjaga/penguasa laut. 2)Interaksi itu  dapat terlihat dalam beberapa hal: a.Maduai pinah sebagai do’a dan kalimat bacaan dalam tradisi ini, mayoritas menggunakan ayat-ayat al Quran seperti QS al-Fatihah dan penyebutan nama Nabi-nabi yang akrab ditelinga orang Islam seperti Adam dan  Isa.b,Sebagai sarana untuk menghargai makhluk Lain. 3) Dampak tradisi maduai pinah dalam kehidupan masyarakat suku Bajo pesisir Konawe Utara Sulawesi Tenggara ditemukan dalam hal hal berikut: a.Adab penghormatan kepada makhluk lain. b. Etos kerja.c. Rejeki yang melimpah