This Author published in this journals
All Journal Al-MUNZIR
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERSPEKTIF INDUSTRI BUDAYA DALAM FILM RELIGI (KAJIAN TERHADAP FILM RELIGI INDONESIA PASCA TAHUN 2008) JULIANA JULIANA
Al-MUNZIR No 2 (2017): VOL 10 NO.2 NOVEMBER 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.799 KB) | DOI: 10.31332/am.v10i2.809

Abstract

Film adalah salah satu produk budaya diantara sekian banyak produk budaya yang ada dalam kehidupan sehari-hari masyarakat di dunia ini. Film menjadi salah satu kajian dalam berbagai bidang penelitian karena sebagai hasil karya budaya, film tak lepas dari muatan kepentingan serta propaganda. Tulisan ini mengkaji tentang film religi pasca tahun 2008 sampai tahun 2016 yang bertujuan untuk mengidentifikasi sembilan korpus film dengan menggunakan empat strategi industri budaya dalam perspektif Adorno dan Horkheimer. Kajian terhadap film tersebut menunjukkan penggunaan empat strategi industri budaya dalam film religi Indonesia oleh produser dan sutradara untuk menghasilkan film yang mendatangkan keuntungan besar semata. Nilai-nilai religi cenderung hanya tampil sebagai simbol saja, dalam busana, properti dan percakapan. Agama telah menjadi salah satu komoditas. Kata kunci: film religi, industri budaya, komodifikasi.