Muhammad Nasrullah
IAIN Pekalongan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Instrumen Moneter Syariah dan Alat Pembayaran Non Tunai Terhadap Money Supply di Indonesia Teresia Puswanti; Muhammad Nasrullah
FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah Vol 3 No 1 (2020): FINANSIA : Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.833 KB) | DOI: 10.32332/finansia.v3i1.1727

Abstract

Abstrak: Bank Indonesia memiliki satu tujuan tunggal, yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah dimana untuk mencapai tujuan tersebut Bank Indonesia menggunakan instrumen moneter konvensional dan syariah. Selain itu Bank Indonesia juga berkewajiban menyediakan sistem pembayaran yang efisien seperti alat pembayaran nontunai yang mana perkembangannya dapat mempengaruhi perhitungan jumlah uang beredar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS), Pasar Uang Antar Bank Syariah (PUAS), kartu debit/ATM, dan e-money terhadap jumlah uang beredar (M1) di Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder dari Statistik Ekonomi dan Keuangan (SEKI) Bank Indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan, sedangkan jumlah sampel sebanyak 72 sampel dari bulan Januari 2013 sampai Desember 2018 yang dianalisis dengan menggunakan analisis Error Correction Model (ECM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa transaksi SBIS tidak berpengaruh terhadap jumlah uang beredar di Indonesia secara parsial, berbeda dengan transaksi PUAS dan transaksi kartu debit/ATM yang berpengaruh signifikan terhadap jumlah uang beredar di Indonesia secara parsial. Sedangkan transaksi e-money juga tidak berpengaruh terhadap jumlah uang beredar di Indonesia secara parsial. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa transaksi SBIS, PUAS, kartu debit/ATM, dan e-money secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap jumlah uang beredar di Indonesia. Keyword : SBIS, PUAS, Kartu Debit/ATM, E-Money, Jumlah Uang Beredar (M1).
Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Sistem Pengendalian Intern terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Pekalongan Shohabatus Sa'adah; Muhammad Nasrullah
JPA : Journal of Public Accounting Vol 1, No 1 (2021): Journal of Public Accounting Vol.1 No.1, Juni 2021
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.095 KB) | DOI: 10.30591/jpa.v1i1.2614

Abstract

Abstrak: Laporan keuangan pemerintah daerah adalah bentuk pertanggungjawaban pemerintah atas penggunaan dana publik. Laporan  keuangan  yang  disajikan  oleh  pemerintah  daerah  haruslah berkualitas karena ada banyak pihak yang mengandalkan informasi keuangan dengan kegunaan yang berbeda-beda. Kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi dan sistem pengendalian intern adalah beberapa faktor yang dapat memengaruhi kualitas sebuah laporan keuangan pemerintah daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi dan sistem pengendalian intern terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah Kota Pekalongan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode kuesioner dengan menggunakan sampel sebanyak 51 responden. Teknik pengambilan sampel dengan metode simple random sampling. Penelitian ini menggunakan metode analisis data uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kompetensi sumber daya manusia (thitung 0,541) dan pemanfaatan teknologi informasi (thitung1,743) tidak berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah karena nilai t hitung < ttabel. Adapun sistem pengendalian intern berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah karena nilai thitung  6,274 > ttabel 2,011. Kemudian secara simultan, kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi dan sistem pengendalian intern berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah Kota Pekalongan dengan f hitung 39,543 > f tabel 2,80.