Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SISTEM INFORMASI PENYEWAAN GEDUNG PADA GRAHA PERSON BERBASIS WEB Ahmad Mutatkin Bakti
JURNAL INFORMANIKA JURNAL INFORMANIKA, VOL.7 NO.01 JANUARI-JUNI 2021
Publisher : POLITEKNIK ANIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52233/informanika.v7i01.197

Abstract

Penggunaan teknologi komputer saat ini seperti sudah merupakan hal yang wajib bagi masyarakat. Banyak pekerjaan yang bisa diselesaikan dengan mudah, cepat dan akurat bila menggunakan komputer. Graha Person merupakan salah satu penyedia jasa penyewaan gedung serba guna yang memiliki banyak pelanggan saat ini, Graha Person hanya memiliki 2 gedung, karena keterbatasan gedung, maka pelanggan harus masuk daftar tunggu dengan waktu tunggu 3-5 bulan, Saat ini Graha Person masih menggunakan cara konvensional dalam pendataan pelanggan yang akan menyewa gedung maka dibutuhkan sebuah sistem informasi penyewaan gedung untuk mempermudah dalam pengolahan data pemesanan gedung. Kata Kunci : Sistem, Informasi, Penyewaan.
Sosialisasi Dasar-Dasar Artificial Intelligence (AI) untuk Guru Sekolah Menengah di Era Digital (Era 4.0) Andini; Irman Effendy; Ahmad Mutatkin Bakti; Ahmad Syazili
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2025): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/kca3e452

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) di Desa Mulya Sari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, bertujuan meningkatkan literasi digital guru sekolah menengah melalui pengenalan konsep dasar Artificial Intelligence (AI) dan pelatihan penggunaan tools AI seperti ChatGPT dan Gemini dalam pembelajaran. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, sosialisasi edukatif, workshop praktik, dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap AI, dengan 100% peserta memahami definisi dasar AI, 83% mampu menggunakan tools AI, dan 70% tertarik mengeksplorasi lebih lanjut. Kendala utama berupa keterbatasan akses internet dan rendahnya literasi awal berhasil diatasi dengan pendekatan kontekstual, penyediaan materi offline, dan metode partisipatif. Kegiatan ini memperkuat kapasitas pendidik di wilayah pedesaan sebagai bagian dari transformasi pendidikan berbasis teknologi di era digital.