Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Nilai Etika Dalam Tatanan Globalisasi dan Digitalisasi Budaya Hery Gunawan
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 7 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3715.038 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i7.111

Abstract

Globalisasi merupakan salah bentuk penjajahan modern, kini sebuah Negara tidak perlu mengirimkan pasukan untuk bertempur di medan perang tetapi cukup melalui perdagangan internasional maka sebuah Negara melalui industrinya dapat menata dan menjajah Negara lain. Fokus dari penelitian ini adalah menganalisa dan mengkritisi pergeseran nilai-nilai budaya lokal kedalam budaya asing yang sedikit demi sedikit mengikis nilai-nilai etika manusia sebagai makhluk sosial. Penelitian ini mencermati maraknya budaya asing yang sangat digemari kaum muda di Indonesia mulai dari bahasa, fashion hingga gaya hidup. berkembangnya budaya asing di Indonesia merupakan ancaman bagi kearifan lokal yang akan terkikis akibat globalisasi dan digitalisasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data adalah melalui observari dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan banyak kaum muda di Indonesia yang lebih tertarik budaya asing daripada budaya lokal. Hal tersebut menyebabkan perubahan perilaku seperti cara berbusana, berkomunikasi hingga hilangnya etika pada generasi muda. Kemudahan untuk mendapatkan berbagai informasi mengenai budaya asing, mengakibatkan nilai-nilai budaya tersebut berhasil merubah tatanan sosial masyarakat Indonesia secara luas. K-pop merupakan budaya asing yang kini sangat digemari masyarakat dunia dan Indonesia, kaum muda sebagai target globalisasi dan digitalisasi telah berkontribusi membantu penyebaran budaya asing ke berbagai lapisan masyarakat khususnya Indonesia.