Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengkajian Mutu Produk Vitamin D3 Sirup di PT. Pyridam Farma Tbk. Terhadap Peningkatan Kualitas Kesehatan Okta Alia; Rida Emelia
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 10 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2043.867 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i10.240

Abstract

Kebutuhan Vitamin D3 saat ini sangat berperan penting untuk menjaga daya tahan tubuh agar tetap baik pada masa pandemic atau memasuki era New normal seperti saat ini, berperan untuk menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh menjadi lebih kuat terhadap paparan virus penyakit. Kekurangan Vitamin D3 dalam tubuh dapat menyebabkan tubuh menjadi mudah terinfeksi sumber penyakit. Vitamin D3 dapat di peroleh dari paparan sinar matahari pagi, namun pada masa pandemic saat ini sebagian individu harus melakukan isolasi sehingga mengalami keterbatasan ruang gerak. Penelitian dilakukan di industri Farmasi dengan tujuan Mengetahui bagaimana Pemastian Mutu Produk Vitamin D3 Syr di PT.Pyridam Farma dan Memahami Pengkajian Mutu Produk Sesuai dengan CPOB. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif dengan pengambilan data prospektif observasional. Pemastian mutu produk (PMP) dikenal dengan istilah lain Produk Quality Review adalah evaluasi yang dilakukan secara berkala dari semua produk obat farmasi terdaftar maupun produk eksport, dengan tujuan melihat kekonsistensian formulasi, proses pembuatan, hasil evaluasi harus Memenuhi Syarat seperti, pengujian organoleptic, pH, viscositas, Bobot Jenis, kadar zat aktif, evektifitas pengawet dan pegujian mikrobiologi. Dokumentasi penggunaaan bahan awal, bahan kemas primer – sekunder. Produksi Vitamin D3 syr di PT.Pyridam farma Tbk. Saat ini dilakukan secara konsisten dari berbagai aspek baik pada formulasi tidak ada perubahan, penggunaan bahan awal, kemas primer dan sekunder tidak ada perubahan produsen maupun penyalur, proses produksi tervalidasi dan konsisten, evaluasi sediaan memenuhi persyaratan yang di tetapkan, dan tidak adanya laporan penyimpangan, laporan produk penarikan atau produk di kembalikan. Produksi Vitamin D3 Syr Memenuhi Syarat dalam berbagai aspek hingga dapat menjamin produk memiliki kualitas yang baik.
Optimalisasi Waktu Inkubasi dan Konsentrasi Pepsin pada Aktivitas Produksi Serum Anti Tetanus M. Ambri Saputra Maelandri; Rida Emelia
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 11 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2732.214 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i11.256

Abstract

Tetanus merupakan penyakit yang disebabkan oleh kuman Clostridium tetani. Penyakit ini termasuk mematikan di negara berkembang. Melihat masih tingginya kasus tetanus di negara berkembang serta untuk memberikan pelayanan terbaik dan pengobatan efektif terhadap pasien yang terkena penyakit tetanus, maka diperlukan optimalisasi pada proses pembuatan serum anti tetanus, sehingga dapat meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas serum yang dihasilkan. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi waktu inkubasi dan konsentrasi  pepsin pada aktivitas produksi serum anti tetanus. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan studi pustaka.  Berdasarkan hasil analisis menggunakan software khusus densitometri Design of Experiment (DoE)  dengan metode Sodium Dodecyl Sulphate Polyacrylamide Gel Elektroforesis (SDS PAGE) bahwa konsentrasi optimum didapatkan pada sampel anti tetanus ke-7 dengan konsentrasi pepsin sebesar 0,18 % dalam waktu inkubasi 5 jam.
Analisis Pareto Obat Antidiabetes Sebagai Dasar Keputusan Pembelian Bagian Pengadaan Obat di Apotek Kimia Farma 167 Cimahi Nurul Fauzia Novianti; Rida Emelia
Jurnal sosial dan sains Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2107.492 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v2i1.326

Abstract

Latar Belakang : Diabetes merupakan penyakit yang prevalensi serta insidensinya mengalami peningkatan diseluruh dunia. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi adanya jumlah penyandang Diabetes Melitus yang menjadi salah satu ancaman kesehatan global. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penggunaan obat Antidiabetes, mengingat banyaknya pasien diabetes melitus dari rekanan PT X di Apotek Kimia Farma 167 Cimahi. Sehingga Apotek Kimia Farma 167 dapat memenuhi kebutuhan obat antidiabetes pasien dan pasien dapat mengkonsumsi obat secara kontinyu. Metode : Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Hasil : Pengelolaan Sediaan Farmasi, Alat Kesehatan, dan Bahan Medis Habis Pakai di Kimia Farma 167 Cimahi, dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku meliputi perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pemusnahan, pengendalian, pencatatan dan pelaporan. Kesimpulan : Berdasarkan analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa klasifikasi persediaan berdasarkan analisis pareto, analisis pareto memfokuskan pada persediaan yang bernilai tinggi (critical ) daripada yang bernilai rendah (trivial).
Analisis Penggunaan Obat Rasional Pengobatan Diare Non Spesifik di Apotek Kimia Farma 167 Cimahi Derry Permana; Rida Emelia
Jurnal sosial dan sains Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1454.421 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v2i1.331

Abstract

Latar Belakang : Diare merupakan suatu penyakit yang menjadi masalah di seluruh dunia baik di negara maju maupun negara berkembang seperti Indonesia, karena angka kesakitan (morbiditas) dan angka kematian (mortalitas) yang masih tinggi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat rasionalitas pengobatan obat diare non-spesifik di Apotek Kimia Farma 167 serta mengetahui besar penggunaan antibiotik pada pengobatan diare non-spesifik di Apotek Kimia Farma 167. Metode : Jenis metode yang akan dilakukan dalam penelitian ini yaitu merupakan metode deskriptif non eksperimental, dengan data retrospektif dan dianalisis secara deskriptif. Penetapan Kriteria obat merupakan dasar penelitian obat yang akan diteliti. Hasil : Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan obat dikatakan rasional dimana pasien menerima obat yang tepat serta jangka waktu yang sesuai. Kesimpulan : Hal ini menunjukaan bahwa 96% penggunaan obat diare non-spesifik di Kimia Farma 167 sudah rasional.
Profil Peresepan Obat Diabetes Melitus dan Hipertensi pada Pasien Prolanis di Klinik Seno Medika Rosita Rabiatul Adawiyah; Rida Emelia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.485 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i2.165

Abstract

Latar Belakang: Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) adalah program promotif dan preventif yang dikembangkan BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Prolanis adalah diabetes melitus dan hipertensi. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana profil peresepan obat pada pasien Prolanis dengan penyakit diabetes melitus dan hipertensi di Klinik Seno Medika. Metode: Penelitian yang digunakan adalah metode non eksperimental dengan rancangan penelitian desktiptif retrosfektif. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 2 April-31 Mei 2021 dengan jumlah sampel sebanyak 60 resep. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan responden pasien perempuan (57%), laki-laki (43%). Rentang usia 40-49 tahun (10%), 50-59 tahun (25%), 60-69 tahun (40%), 70-79 tahun (25%). Pasien yang mengidap penyakit diabetes melitus (8%), hipertensi (65%), diabetes melitus dan hipertensi (27%). Obat diabetes melitus yang digunakan, metformin (60%), glibenclamid (10%), glimepirid (30%). Obat hipertensi yang digunakan, amlodipin (77%), captopril (14%), furosemid (9%). Kesimpulan: Golongan obat yang paling banyak digunakan adalah biguanid untuk diabetes melitus dan golongan obat antagonis kalsium untuk hipertensi.
Evaluasi Penggunaan Antibiotik pada Pasien ISPA di Klinik Legok Medika Sumedang Nenih Nurjanah; Rida Emelia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.375 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i2.316

Abstract

Latar Belakang: Ditinjau dari prevalensinya, prevalensi Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menurut diagnosis tenaga kesehatan (NAKES) dan gejala menurut provinsi pada tahun 2013 sebanyak 25,0% dan menurun pada tahun 2018 sebanyak 9,3%. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik pada pasien ISPA di Klinik Legok Medika Tahun 2021. Metode: Penelitian yang dilakukan yaitu penelitian observasial penelitian terhadap sekumpulan objek atau penomena dimana penelitian ini bersifat deskriptif, yang bertujuan untuk melihat implementasi penggunaan antibiotik pada pasien ISPA. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian, menunjukan bahwa pasien ISPA di Klinik Legok didominasi oleh pasien perempuan adalah 33 orang dengan persentase 66% dan pasien laki-laki adalah 17 orang dengan persentase 34%. Menunjukan pasien terbanyak adalah pasien dewasa 26-40 tahun adalah sebanyak 17 orang (34%) disebabkan oleh perokok aktif dan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Kesimpulan: Dari hasil penelitian yang saya dapatkan secara observasial atau penelitian yang bersifat deskriptif. Penggunaan obat antibiotik pada pasien ISPA di Klinik Legok Medika Sumedang didominasi oleh perempuan dengan persentase 66% dan pasien laki-laki dengan presentase 34%.
Evaluasi Penggunaan Antibiotik Terhadap Pasien Demam Typoid di RS. Kartika Husada Tambun Nur Hayati; Rida Emelia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.27 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i2.348

Abstract

Latar Belakang: Demam tifoid merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri salmonella typhi. Hingga saat ini demam tifoid termasuk dalam 10 besar masalah kesehatan di negara berkembang termasuk di Indonesia. Antibiotik merupakan obat pertama untuk mengobati penyakit ini, Penggunaan antibiotik yang tidak tepat menyebabkan obat tidak efektif dan memberikan dampak buruk bagi pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi penggunaan antibiotik pada pasien demam tifoid di instalasi rawat inap RSU Kartika Husada Tambun Bekasi tahun 2021. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian Observasional dengan pengambilan sampel Total sampling yang didasarkan pada pertimbangan dan sesuai dengan kriteria inklusi. Data diambil pada periode November 2020 – Maret 2021, dan didapatkan data sebanyak 30 pasien. Hasil: Hasil penelitian berdasarkan umur menunjukkan bahwa pasien demam tifoid paling banyak berusia 17-25 tahun sebanyak 16 pasien (53,3%), berdasarkan jenis kelamin didapatkan hasil perempuan lebih banyak dari pada laki-laki yaitu sebanyak 18 pasien (60%). Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah tepat indikasi (100%), tepat pemilihan obat (100%), tepat dosis (100%), tepat aturan pakai (100%) dan tepat lama pemberian (100%).