Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI MEDIA KOLASE PADA PEMBELAJARAN TEMATIK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Puji Astuti
Perspektif Ilmu Pendidikan Vol 35 No 1 (2021): Perspektif Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/PIP.351.5

Abstract

Berbagai macam media pembelajaran berfungsi untuk menunjang kegiatan pembelajaran dalam upaya mencapai hasil belajar, termasuk penggunaan media kolase. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatnya hasil belajar pada siswa kelas IV SD pada pembelajaran tematik dengan menggunakan media kolase. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di SDN 02 Margo Mulyo OKU Timur yang dilaksanakan selama 3 bulan pada tahun 2020. Prosedur penelitian yang digunakan adalah model John Elliot yang mencakup tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian melaporkan bahwa terdapat peningkatan nilai rata-rata siswa dari pra siklus 74,89 meningkat menjadi 76,30 pada siklus pertama, dan meningkat menjadi 79,00 pada siklus kedua. Persentase ketuntasan belajar dilaporkan meningkat pada setiap siklusnya, dari 52% pada pra siklus, menjadi 68% pada siklus pertama, dan menjadi 90% pada siklus kedua. Secara klasikal telah tercapai indikator yang ditetapkan yaitu persentase ketuntasan belajar siswa mencapai ≥ 75% siswa dengan nilai ≥ 75. Aktivitas belajar siswa dan mengajar guru selama proses pembelajaran menggunakan media kolase berkategori sangat baik. Saran penelitian adalah perlu dilakukannya kegiatan pendampingan pada guru dalam memilih, menggunakan, dan memanfaatkan media pembelajaran. There are various media to support learning and improve learning outcomes, including collage media. This research aims to describe the outcomes of fourth-grade primary school students' thematic learning using collage media. This research is a classroom action research that was conducted for 3 months in 2020 at SDN 02 Margo Mulyo OKU Timur. The research procedure used is the John Elliot model which includes the stages of planning, observation, and reflection. The results reported the increase of students’ mean score from the pre-cycle 74,89 to 76,30 in the first cycle and increased to 79,00 in the second cycle. The percentage of learning completion reported to have increased in each cycle, from 52% in the pre-cycle, to 68% in the first cycle, and 90% in the second cycle. Classically, the proposed indicators have been achieved with student learning completion reaching ≥ 75% with ≥ a 75 score. Teacher and student learning activities with collage media are categorized very well. The research suggests that teachers must study the selecting, using, and utilizing learning media process.
Pengembangan Desain Pembelajaran Model Addie Mata Pelajaran Bahasa Inggris Puji Astuti
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2053.087 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i12.290

Abstract

Latar belakang: Pengembangan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan materi, kebutuhan siswa, dan memuat hal yang berkaitan langsung dengan aktivitas pembelajaran sangatlah diperlukan. Untuk itu diperlukan suatu perubahan dalam mendesain perangkat pembelajaran yaitu dengan menerapkan salah satu model pembelajaran sebagai upaya pencapaian dan penguasaan kompetensi siswa. Tujuan : Tujuan penelitian pengembangan ini menghasilkan produk berupa rencana pelaksanaan pembelajaran model Analisis Desain Develop Implementasi Evaluasi (ADDIE) mata pelajaran bahasa Inggris yang teruji validitas, praktikalitas, dan efektifitasnya serta memiliki dampak terhadap hasil belajar Bahasa Inggris siswa di MTs Subulussalam Kayuagung. Metode: Penelitian ini menggunakan Menggunakan desain penelitian pengembangan yaitu suatu proses dalam mengembangkan dan validasi produk melalui beberapa tahap. Pertama, self evaluation meliputi analisis siswa, materi, dan tahap melakukan perancangan perangkat pembelajaran model Analisis Desain Develop Implementasi Evaluasi (ADDIE). Kedua, melakukan uji validasi produk kepada expert review dan one-to-one. Ketiga, uji validasi produk kepada Small Group. Produk yang telah dihasilkan berdasarkan uji validasi oleh expert, one-to-one, dan small group selanjutnya digunakan pada subjek penelitian yang sebenarnya atau field test. Hasil: Produk yang diberikan pada field test merupakan produk yang telah memenuhi standar validitas, kepraktisan dan keefektifan. Kesimpulan: Penelitian ini menghasilkan rencana pelaksanaan pembelajaran model Analisis Desain Develop Implementasi Evaluasi (ADDIE) mata pelajaran bahasa Inggris yang teruji validitas, praktikalitas, dan efektifitasnya dan memiliki dampak dalam meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris siswa di MTs Subulussalam Kayuagung.