Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbedaan Skala Nyeri Pasien Low Back Pain (LBP) Antara sebelum dan sesudah Dilakukan Terapi Tens Parhad Anwar; Wiwik Agustina; Sih Ageng L
Jurnal sosial dan sains Vol. 2 No. 4 (2022): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.654 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v2i4.379

Abstract

  Latar Belakang: Low Back Pain (LBP) atau nyeri pungung bagian bawah merupakan satu akibat gangguan muskuloskeletal yang terjadi pada otot-otot punggung bagian bawah. Faktor pencetusnya bisa karena syaraf terjepit, radang, trauma, dan infeksi hingga psikis. Kasus inilah yang mengakibatkan dunia kerja kehilangan jam kerja, hingga 264 juta hari kerja dalam setahun. Prevalensi LBP di Indonesia yakni sebesar 18% dan akan meningkat sesuai dengan bertambahnya usia. TENS merupakan sebuah mesin kecil yang dioperasikan dengan menggunakan listrik dengan daya kecil sebagai sebuah metode terapi modalitas yang cukup efektif untuk mengurangi rasa sakit. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah perbedaan skala nyeri antara sebelum dan sesudah diberikan terapi TENS pada pasien LBP, dengan menggunakan desain pre-post test dalam satu kelompok. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan penelitian observasional dengan desain pre-post tes dalam satu kelompok (one group pra-post design).Populasi pada penelitian ini adalah pasien yang mengalami LBP yang dilakukan terapi TENS, di Instalasi Rehab Medik RSUD dr. Saiful Anwar Malang, Sejumlah 53 orang dalam bulan pebruari 2021. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik dengan analisis Wilcoxon Test didapatkan nilai p= 0,000. Jika nilai Signifikannya> 0.05 maka H0 diterima. Jika nilai Signifikan < 0.05 Maka H1 ditolak. Kesimpulan: Terapi TENS masih menjadi pilihan terapi pada pasien LBP untuk menurunkan skala nyeri dengan nilai yang sangat signifikan.