Herry Agus Susanto
Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MICROTEACHING DALAM JARINGAN BERBASIS LESSON STUDY DAN PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGAJAR SERTA PENGEMBANGAN LESSON PLAN Herry Agus Susanto; Erika Laras Astutiningtyas; Dewi Susilowati
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2021): Delta : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/delta.v9i2.1406

Abstract

The purpose of this study is to improve skills in developing Lesson Plans and teaching skills for students. This type of research is a descriptive study with a qualitative approach. The research subjects were 11 students of the Mathematics Education Study Program, Teacher Training and Education Faculty, Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo. The research was conducted on Microteaching Courses which were conducted based on Lesson Study. Recovery is carried out in a network using several platforms, namely: YouTube, the Learning System in the Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo Network with the Moodle, Zoom, and WhatsApp application platforms. The method of data collection is carried out by the method of observation. The instruments used in this study were: Teaching skills assessment sheet and lesson plan assessment sheet. The two instruments are carried out to assess teaching skills and the Learning Implementation Plan in Open Lesson I, II, and III. Based on the results of the study, it was found that the change in the average score of 11 students who practiced their skills in developing Lesson Plans starting from 76.636; 84,182; 88,364. For teaching skills, the changes are as follows: 76,818; 83,909; 87,182. So the result of this research is that the implementation of Microteaching in a network based on Lesson Study can improve students' abilities in compiling Lesson Plans and student teaching skills.
ANALISIS KESULITAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN SISTEM DARING MASA PANDEMI COVID-19 PADA SISWA KELAS VII DAN KELAS VIII SMP TAHFIZH AL-ITTIBA’ KLATEN TAHUN AJARAN 2020/2021 alfian angga putra; Herry Agus Susanto; Djatmiko Hidajat
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 7 No. 1 (2021): This issue focuses on Education and Religious
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.787 KB) | DOI: 10.53565/pssa.v7i1.288

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Ingin mendeskripsikan kesulitan pembelajaran matematika dengan sistem daring masa pandemi covid-19. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan masukan dan pertimbangan untuk pengambilan keputusan dalam rangka penanganan kesulitan belajar yang dialami siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskripstif dengan pendekatan kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah Siswa Kelas VII dan Kelas VIII SMP TAHFIZH AL-ITTIBA’ Klaten yang melaksanakan pembelajaran matematik dengan sistem daring pada semester genap tahun akademik 2020/2021. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini berupa angket dan wawancara. Angket terdiri dari pernyataan positif dan negatif dengan jumlah 16 butir pernyataan yang sesuai dengan indikator. Sedangkan wawancara terdiri dari 16 pertanyaan yang sesuai dengan indikator. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan pembelajaran matematika dengan sistem daring dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internar penyebab kesulitan belajar meliputi aspek minat dengan persentase 60,60% dalam kategori menghambat, aspek kesiapan belajar dengan presentasi 70,38 dalam kategori cukup menghambat, aspek motivasi dengan persentase 60,33% dalam kategori menghambat, aspek kesehatan dengan persentase 82,88% dalam kategori tidak menghambat. Faktor eksternal penyebab kesulitan belajar meliputi aspek keluarga dengan persentase 86,14% dalam kategori tidak menghambat, aspek sekolah dengan persentase 62,93% dalam kategori cukup menghambat, dan aspek lingkungan atau masyarakat dengan persentase 66,30% dalam kategori cukup menghambat. Kata Kunci: Kesulitan Belajar, Pembelajaran Daring, Covid-19