Kemampuan penalaran matematis merupakan salah satu tujuan pembelajaran matematika. Namun, pentingnya penalaran matematis tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Berdasarkan observasi diketahui penalaran matematis siswa di MAN 3 Aceh Tengah masih rendah. Oleh karena itu diperlukan perangkat pembelajaran yang dapat mengembangkan kemampuan penalaran matematis siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan perangkat pembelajaran generative berbantuan alat peraga menara Hanoi untuk mengembangkan penalaran matematis siswa yang memenuhi kriteria valid, efektif, dan praktis. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Plomp yang terdiri dari investigasi awal (preliminary investigation), perancangan (design), realisasi/kontruksi (realization/construction), tes, evaluasi, dan revisi (test, evaluation, and revision). Instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi RPP, lembar validasi LAS, lembar validasi THB, angket respon guru, dan angket respon siswa. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata RPP sebesar 3,493 (kategori baik), LAS sebesar 3, 475 (kategori baik), dan THB sebesar 3,535 (kategori baik). Kepraktisan dilakukan dengan pemberian angket respon siswa dan guru dihasilkan respon positif siswa sebesar 93,81% dan respon guru sebesar 3,11 (kategori baik). Efektivitas dilakukan dengan melakukan uji ketuntasan individual dan klasikal menghasilkan rata-rata prestasi belajar siswa sama dengan 70 dan rata-rata prestasi belajar siswa telah mencapai ketuntasan klasikal sebesar 80%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, efektif, dan praktis.