Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Orang Tua Upaya Peningkatan Pembelajaran Anak Usia Dini Dengan Media Digital Interaktif Eben Ezer; Rismayanti Rismayanti; Nafa Riyona
Jurnal Komunikasi Vol 12, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v12i2.11754

Abstract

Interactive digital media is a computer-based learning media that contains images, narration, music, games and animations that can train the visual and auditory development of PAUD students with interactive designs so that they are able to train children's motor skills. Early childhood is a child aged 0-6 years or also called the golden egg or golden child, and is a very important age to receive maximum learning so that this period affects the future of the child. So, parents must be active in supervising their child's learning wisely and purposefully. Interactive digital media can provide variety and innovation in children's learning and as a refresher in the process, it can also make children happier without any element of coercion.
Dampak Game Online Pubg Terhadap Ibadah Shalat Pada Anak Di Desa Sei Mencirim Kec.Sunggal Kab Deli Serdang Apnan Lubis; Rismayanti Rismayanti; hajatina hajatina
JURNAL SYIAR-SYIAR Vol 4 No 1 (2024): Edisi Januari 2024 - Juni 2024
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/syiar.v4i1.1094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak penggunaan game online PUBG terhadap pelaksanaan ibadah shalat anak-anak di Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui metode triangulasi. Data dianalisis secara induktif/kualitatif untuk menggambarkan dampak game PUBG terhadap waktu shalat, rajin atau malasnya anak dalam menjalankan ibadah, ketepatan waktu shalat, dan kekhusyukan dalam ibadah shalat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas anak-anak di Desa Sei Mencirim menyukai bermain PUBG dan mengakui adanya pengaruh terhadap pelaksanaan shalat, terutama Ashar dan Maghrib. Namun, upaya pengawasan dan pendidikan agama dari orang tua serta kesadaran spiritual anak-anak membantu menjaga pelaksanaan ibadah shalat. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya kerjasama antara keluarga, masyarakat, dan lembaga pendidikan dalam memastikan keseimbangan antara hiburan dan kewajiban agama bagi anak-anak. Kesimpulannya, meskipun game online dapat memengaruhi pelaksanaan ibadah shalat anak-anak, faktor-faktor seperti pengawasan orang tua, kesadaran spiritual, dan pendidikan agama dapat membantu menjaga keutuhan ibadah shalat dalam kehidupan anak-anak di Desa Sei Mencirim