Sri Harjono Basuki
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBELAJARAN PUISI JAWA DI SMP NEGERI 3 SUKOHARJO Sri Harjono Basuki
Kawruh : Journal of Language Education, Literature and Local Culture Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/kawruh.v1i1.240

Abstract

Tujuan penelitian ini ada dua (1) Untuk mendeskripsikan karakteristik pengelolaan pembelajaran apresiasi puisi jawa di SMP Negeri 3 Sukoharjo. (2) Untuk mendeskripsikan karakteristik interaksi pembelajaran apresiasi puisi jawa di SMP Negeri 3 Sukoharjo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 3 Sukoharjo. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan tiga komponen utama yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan serta verifikasinya. Hasil penelitian ini adalah (1) Pengelolaan pembelajaran apresiasi geguritan di SMP Negeri 3 Sukoharjo dilakukan dalam tiga tahap, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Perencanaan pembelajaran apresiasi Geguritan disusun oleh guru bahasa Jawa berdasarkan rencana atau RPP yang telah dibuat menurut jadwal semester atau alokasi waktu yang ada. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dalam tiga tahap pembelajaran yaitu  kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Kegiatan inti guru melakukan kegiatan elaborasi eksplorasi dan konfirmasi dalam pembelajaran apresiasi Geguritan, dengan metode unjuk kerja, ceramah, demonstrasi, penugasan kelompok dan tanya jawab. Sedangkan evaluasi berbentuk uji petik kerja atau bisa juga test tertulis. (2) Interaksi antara guru dan peserta didik terjalin dengan baik dan akrab baik itu sebelum pembelajaran maupun pada saat pembelajaran di kelas, yang ditandai dengan keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran sampai akhir kegiatan proses belajar mengajar dengan memanfaatkan secara maksimal fasilitas yang diberikan oleh guru. Bentuk interaksi antara guru dan peserta didik terjadi secara dua arah sehingga menimbulkan timbal balik yang baik antara guru dan peserta didik. Kata-kata kunci: pengelolaan pembelajaran, interaksi pembelajaran, geguritan.