Adhyatman Prabowo
Universitas Muhamaddiyah Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS REMAJA DI SEKOLAH Adhyatman Prabowo
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol. 4 No. 2 (2016): August
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.601 KB) | DOI: 10.22219/jipt.v4i2.3527

Abstract

Masalah kenakalan remaja di Indonesia semakin memprihatinkan dan menjelma menjadi masalah sosial yang kritis karena telah mengarah pada berbagai bentuk tindakan kriminalitas. Kesejahteraan psikologis pada remaja dapat menjadi pondasi bagi remaja dalam menghadapi masa kritis dan penuh gejolak pada periode remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan kesejahteraan psikologis remaja di sekolah. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian yaitu 224 remaja di Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah Malang. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode cluster sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala psychological well-being dari Caroll D.Ryff. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kesejahteraan psikologis remaja di Sekolah Menengah Kejuruan berada pada kategori sedang. Dimensi yang paling berpengaruh pada kesejahteraan psikologis remaja adalah adalah enviromental mastery, dimana remaja merasa bahagia ketika mampu menguasai lingkungannya secara baik.Kata kunci: Kesejahteraan psikologis, remaja.Juvenile delinquency problem in Indonesia was even more alarming and transformed into a critical social problem because it has led to various forms of criminal acts. Psychological wellbeing in adolescents can be a foundation for youth in the face of critical and turbulent period in the adolescent period. The purpose of this study was to describe the psychological well-being of adolescents in schools. This research method used descriptive quantitative method. Subjects were 224 teenagers in Vocational High School Malang. The sampling method used cluster sampling method. Data collection techniques in this study used psychological well-being scale by Caroll D.Ryff. The results showed that the psychological well-being of adolescents in schools shows most students have medium psychological well-being. The most influential dimension is the dimension of environmental mastery, where teenagers feel happy when able to control the environment as well.Keywords: psychological well-being, teenager.
GRATITUDE DAN PSYCHOLOGICAL WELLBEING PADA REMAJA Adhyatman Prabowo
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol. 5 No. 2 (2017): August
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.298 KB) | DOI: 10.22219/jipt.v5i2.4857

Abstract

Gratitude dan psychological well-being merupakan aspek emosi positif yang ada dalam individu. Individu yang memiliki rasa bersyukur karena mampu menyadari bahwa dirinya banyak menerima kebaikan, penghargaan baik dari Tuhan, orang lain dan lingkungan sekitarnya. Sedangkan individu yang memiliki psychological well-being ketika Ia mampu menerima dirinya, membentuk hubungan yang hangat, memiliki kemandirian, mengontrol lingkungan eksternal, memiliki arti dalam hidup serta merealisasikan potensi dirinya secara kontinyu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Gratitude terhadap Psychological well being pada remaja. Penelitian menggunakan desain kuantitatif non eksperimen korelasional dua variabel. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik cluster sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala Ryff’s psychological well-being scale dan  The Gratitude Questionnaires Six Item Form (GQ-6). Analisa data menggunakan metode analisa korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara gratitude dan psychological well-being pada remaja (r=0,012, p=0,865). Kata kunci: Gratitude, psychological well-being, remaja. Gratitude and psychological well being is a positive emotional aspect in every individual. People have gratitude on their self because they aware to get something good in every situation, a good appreciation from God and another people. Meanwhile, people who have psychological well being when they have self acceptance, positive relation to other people, have autonomy and mastering environment, have purpose in life and realizing their potential. The purpose of this study is to know the effect of gratitude towards psychological well being in adolescents. The research design used quantitative non-experimental study, correlating 2 variables. The sampling technique using cluster sampling. The data collected by using Ryff’s Psychological Well-Being Scale formed by Caroll D. Ryff (1989) and The Gratitude Questionnaires Six Item Form (GQ-6) be in the form of Likert Scale by McCullough (2002). The data analyzed by correlational analysis method. The result of this study show that there is no correlation between gratitude and psychological well-being in adolescent (r = 0,012; p=0,865). Keywords: Gratitude, psychological well-being, adolescents