Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Inferiority dan perilaku bullying dimediasi oleh dorongan agresi pada remaja sekolah menengah pertama SIlvia Risa Istanti; Muhammad Salis Yuniardi
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol. 6 No. 2 (2018): August
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.354 KB) | DOI: 10.22219/jipt.v6i2.5948

Abstract

Abstrak. Bullying menempati posisi pertama dibandingkan kasus lainnya di dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh inferiority terhadap perilaku bullying dengan dorongan agresi sebagai variabel mediator. Partisipan penelitian berjumlah 150 pelaku bullying yang merupakan siswa SMP. Hasil analisis mediasi menggunakan ordinary leeast square regression dengan macro SPSS model 4 dari hayes menunjukkan bahwa inferiority mempengaruhi perilaku bullying remaja melalui perantara dorongan agresi. Remaja yang memiliki perasaan rendah diri, lemah, tidak mampu melakukan suatu hal akan cenderung memiliki dorongan agresi untuk melakukan kekerasan berupa perilaku bullying kepada orang.Kata Kunci: Dorongan Agresi, Perilaku Bullying, InferiorityAbstract. Bullying has been reported as the most frequent cases in education. This study aimed to examine the effect of inferiority on bullying behavior with aggression as a mediator variable. Participants were 150 bullying actors which were junior high school students. The mediation analysis using ordinary leeast square regression through macro SPSS model 4 from hayes showed that inferiority influenced bullying behavior of teenagers mediated by aggression encouragement. It means that teenagers who have inferiority, weakness feeling, feel unable to do anything will have the aggression encouragement to make a violence by doing bullying actions to others. Keywords:  Aggression Encouragement, Bullying Behavior, Inferiority
Cognitive Risk Factors Predicting Social Anxiety among Indonesian Adolescents Muhammad Salis Yuniardi
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol. 34 No. 2 (2019): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 34, No. 2, 2019)
Publisher : Laboratory of General Psychology, Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.36 KB) | DOI: 10.24123/aipj.v34i2.2204

Abstract

Social anxiety is the third largest mental problem over the world, but no study has investigated cognitive risk factors predicting social anxiety among Indonesian adolescents. This study aimed to investigate the role of fear of negative evaluation, anxiety sensitivity and intolerance of uncertainty in predicting their social anxiety. There were 162 senior high school students completed the paper and pencil questionnaire. Regression analyses was utilised in order to examine the relative contributions, being followed by moderation analyses in order to investigate any possible interaction among the risk factors examined. The result reveals that the contribution of fear of negative evaluation and anxiety sensitivity were significant, but the former was dominant. In addition, there was interaction between them where decreasing the effect of each other. Interestingly, intolerance of uncertainty did not contribute significantly to the model.
PERAN SIKAP PROAKTIF SEBAGAI MEDIATOR PENGARUH DUKUNGAN ORANGTUA DAN EFIKASI DIRI DALAM KEPUTUSAN KARIER MAHASISWA DI TAHUN PERTAMA Bella Arini Haq; Muhammad Salis Yuniardi; Iswinarti Iswinarti
Ar-Risalah Media Keislaman Pendidikan dan Hukum Islam Vol. 21 No. 1 (2023): (April 2023)
Publisher : LPPM IAI IBRAHIMY GENTENG BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/ar-risalah.v21i1.1565

Abstract

Efikasi diri dalam keputusan karier adalah keyakinan diri seseorang untuk menentukan tujuan kariernya. Dukungan orangtua pada bidang karir merupakan dorongan yang diberikan guna menentukan tujuan karir pada anak Sikap proaktif merupakan tindakan inisiatif yang dimiliki oleh individu. Tujuan dilakukannya penelitian adalah mengetahui hubungan antara dukungan orangtua terhadap efikasi diri dalam keputusan karier yang dimediasi oleh sikap proaktif pada mahasiswa ditahun pertama perkuliahan. Pada penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan subjek penelitian berjumlah 53 yang terdiri dari 15 laki-laki dan 38 perempuan. Instumen penelitian yang digunakan adalah Career Related Parental Support Scale (CRPSS) Chinese Version, Proactive Personality Scale (PPS), dan Career Decision Making Self-Efficacy Scale Short Form (CDMSE)-Ind. Analisis mediasi menggunakan Process Hayes model 4. Hasil dari penelitian menunjukkan kepribadian proaktif memediasi secara penuh hubungan antara dukungan orangtua terhadap efikasi diri terhadap kepuusan karier pada mahasiswa tahun pertama.
Peran pengasuhan ayah terhadap sikap positif dalam memandang pernikahan pada perempuan lajang dewasa awal Aisya Noor Fadilla Putri; Muhammad Salis Yuniardi; Silfiasari
Cognicia Vol. 14 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/cognicia.v14i1.43922

Abstract

An individual's attitude towards marriage is important because it influences various aspects of life, such as happiness, life satisfaction, and psychological well-being. This attitude is not formed suddenly, but is influenced by various factors, one of which is the role of father's caregiving. This study aims to determine the role of father's caregiving on positive attitudes towards marriage in single women in early adulthood. This study uses a quantitative approach with a correlational design. The criteria for this research subject are single women in early adulthood who have a father or experience being cared for by a father. The sample in this study amounted to 225 respondents using a purposive sampling technique. The instruments used in this study were the Nurturance Fathering Scale (NFS) and Marital Attitudes Scale (MAS). The results of a simple linear regression analysis test indicate that there is an influence of the role of father's caregiving on positive attitudes towards marriage in single women in early adulthood with a probability value of p = <.001 (p <0.05). The implications of this study emphasize the importance of father's involvement in raising daughters as a factor in forming positive attitudes towards marriage in early adulthood.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kecemasan Berpisah pada Dewasa Awal: Tinjauan Literatur Sistematik Baiq Nugrahayu Alifia Brillianty; Muhammad Salis Yuniardi; Istiqomah Istiqomah
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 7 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i7.7878

Abstract

Transisi menuju dewasa awal ditandai oleh perubahan signifikan dalam aspek emosional, relasional, dan kemandirian individu. Salah satu permasalahan psikologis yang muncul pada fase ini adalah kecemasan berpisah (separation anxiety), yang tidak lagi terbatas pada masa kanak-kanak. Penelitian menunjukkan bahwa individu dewasa awal dapat mengalami kecemasan berpisah yang intens terhadap figur signifikan seperti pasangan romantis, orang tua, maupun figur keterikatan lainnya. Tinjauan literatur sistematik ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan berpisah pada dewasa awal. Metode yang digunakan adalah SPIDER dengan bantuan grafik PRISMA untuk menggambarkan proses seleksi artikel. Pencarian dilakukan pada jurnal nasional dan internasional terbit tahun 2021–2025. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa kecemasan berpisah pada dewasa awal dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, dengan faktor yang paling dominan meliputi pola keterikatan (attachment), regulasi emosi, pengalaman relasional sebelumnya, kondisi kesehatan mental, serta dukungan sosial. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan intervensi psikologis dan penelitian lanjutan terkait kecemasan berpisah pada dewasa awal.