Mayke S. Tedjasaputra
Universitas Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan teknik antecedent control untuk meningkatkan toilet training pada anak dengan masalah konstipasi Nurul Annisa; Mayke S. Tedjasaputra
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol. 8 No. 1 (2020): January
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.689 KB) | DOI: 10.22219/jipt.v8i1.10182

Abstract

Abstrak. Konstipasi merupakan masalah yang sering dijumpai pada anak-anak. Anak dengan masalah konstipasi seringkali merasa sakit pada saat buang air besar (BAB) sehingga berupaya untuk menghindari proses BAB di toilet. Hal ini berdampak terhadap kemampuan toilet training anak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas program intervensi dengan teknik modifikasi perilaku antecedent control untuk meningkatkan frekuensi buang air besar di toilet pada anak dengan masalah konstipasi. Penelitian ini menggunakan metode single case subject A-B with follow-up design dengan partisipan penelitian adalah seorang anak perempuan berusia 3 tahun 4 bulan yang mengalami konstipasi.  Penelitian ini dilakukan sebanyak 8 sesi dan berlangsung selama 40 menit setiap sesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik antecedent control dapat meningkatkan frekuensi perilaku buang air besar di toilet pada anak dengan masalah konstipasi.Kata kunci: antecedent control, buang air besar, konstipasi, toilet training,Abstract. Constipation is common problem in children. Children who have constipation problems often feel pain during defecation, thus they are attempting to avoid the process of defecation in the toilet. It has an impact on the ability of children's toilet training. This study aimed to examine the effectiveness of intervention programs through behavior modification techniques, antecedent control to increase the frequency of bowel movements in the toilet for children who have constipation problems. This study uses a single case subject AB with follow-up design which is a girl aged 3 years and 4 months who has constipation problems. This research was conducted in 8 sessions and lasted for 40 minutes each session. The result shows that antecedent control technique can increase the bowel movement for children who have constipation problems.Keywords: antecedent control, defecation, constipation, toilet training
Behavior Modification Intervention with Antecedent Control Technique to Improve Toilet Training in Toilet-Resistant Children Isqi Karimah; Mayke S. Tedjasaputra
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 12, No 3 (2023): Volume 12, Issue 3, September 2023
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v12i3.12018

Abstract

Toilet training represents a crucial yet challenging stage in a child's development of independence (Setiawati & Putriana, 2019). Therefore, intervention becomes essential when a child encounters obstacles in completing toilet training, particularly when the child exhibits significant resistance to using the toilet. This study aims to enhance urination behavior in children resistant to toilet training (e.g., exhibiting tantrums when prompted to use the toilet) and experiencing setbacks in the toilet training process. The research employed a single-subject A-B with follow-up design, involving a sole participant (N=1). The intervention techniques utilized included antecedent control procedures and reinforcement, packaged in the form of games tailored to the child's interests. The intervention spanned 24 days, comprising 3 days for baseline assessment and measurement sessions, 14 days for intervention sessions, and 7 days for follow-up sessions. The study's findings reveal an increase in the frequency of children urinating in the toilet without refusal or tantrums, achieved through behavior modification interventions utilizing antecedent control procedures.Toilet training merupakan tahapan penting sekaligus menantang bagi perkembangan kemandirian anak (Setiawati & Putriana, 2019). Oleh sebab itu, intervensi sangat dibutuhkan jika anak memiliki hambatan dalam menyelesaikan toilet training, khususnya jika anak cukup resisten untuk diajak ke toilet. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku buang air kecil di toilet pada anak yang resisten (misalnya, selalu tantrum saat diajak ke toilet) dan mengalami kemunduran dalam proses toilet training. Penelitian ini menggunakan desain penelitian single subject A-B with follow-up design, yaitu hanya melibatkan satu partisipan (N=1). Teknik intervensi yang digunakan adalah teknik antecedent control procedure dan reinforcement yang dikemas dalam bentuk permainan yang disesuaikan dengan minat anak. Intervensi berlangsung selama 24 hari, yaitu 3 hari untuk sesi asesmen dan pengukuran baseline, 14 hari untuk sesi intervensi, dan 7 hari untuk sesi follow up. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan frekuensi anak untuk buang air kecil di toilet tanpa disertai dengan penolakan dan juga tantrum melalui intervensi modifikasi perilaku dengan teknik antecedent control procedure.