Desy Hermayanti
Universitas Mulawarman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kebermaknaan Hidup dan Konflik Peran Ganda Pada Wanita Karier yang Berkeluarga Di Kota Samarinda Desy Hermayanti
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 2, No 2 (2014): Volume 2, Issue 2, April 2014
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v2i2.3645

Abstract

Konflik peran ganda adalah suatu kondisi yang sering dialami oleh seorang wanita yang telah memiliki keluarga, menjadi ibu dan menjadi wanita karier. Ketika konflik peran ganda terjadi, akan ada ketegangan yang disebabkan oleh salah satu peran tersebut karena akan ada kesulitan melaksanakan peran jika hanya ada waktu yang diperlukan untuk melakukan eksekusi satu peran saja. Kebermaknaan hidup menjadi salah satu tujuan terpenting dalam hidup, ini mendorong peran wanita yang memiliki keluarga untuk tetap bisa melakukan peran sebagai ibu dan wanita karier sekalipun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang konflik peran ganda yang terjadi di antara perempuan yang memiliki peran ganda, serta makna hidup yang sesungguhnya dari karier perempuan yang telah memiliki keluarga dan dalam arti sudah memiliki suami dan anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Untuk metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan jaminan. Sedang 3 orang (wanita) yang ada sebagai wanita karier. Untuk menganalisis data, model interaktif dari Miles & Huberman digunakan, yang terdiri dari tiga langkah. Langkah pertama adalah reduksi data, langkah kedua adalah tampilan data, dan langkah terakhir adalah kesimpulan akhir dan verifikasi. Melalui penelitian ini ditemukan sumber konflik yang terjadi peran ganda lebih berakar pada rasa tanggung jawab terhadap pemberian cinta anak-anak dan rasa bersalah meninggalkan anak di rumah ketika saya harus bekerja. Makna hidup yang sangat mendasar bagi wanita karier yang memiliki keluarga dalam bentuk eksistensi diri, aktualisasi diri, dan tujuan hidup bagi orang tua dan suami yang beatifikasi dengan membuat bangga akan statusnya sebagai wanita karier yang sukses.