Nina Anggita Putri
Universitas Mulawarman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kepercayaan (Trust) Masyarakat Suku Dayak Benuaq Pada Pengobatan Tradisional Belian Nina Anggita Putri
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 5, No 3 (2017): Volume 5, Issue 3, September 2017
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v5i3.4429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan upacara Belian secara komprehensif, dengan tujuan untuk mengetahui secara jelas gambaran serta kepercayaan pasien terhadap pembelian dalam proses penyembuhan. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat Dayak Benuaq di Desa Resak, Kutai Barat, Kalimantan Timur yang berjumlah 3 orang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik model analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan masyarakat Dayak Benuaq adalah kepercayaan terhadap perlakuan suku Benuaq, hal ini bersumber dari faktor-faktor yang mempengaruhi keyakinan mereka dan aspek yang diperoleh masing-masing subjek. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi kepercayaan diri subjek dalam penelitian ini adalah adanya Reputasi dan Stereotipe yang sangat kuat dari masing-masing subjek, hal ini diperoleh dari pengalaman masa kanak-kanak yang pernah mengikuti pengobatan Belian, Kepribadian Predisposisi subjek dapat dihasilkan dengan Reputasi dan Stereotipe, yaitu kecenderungan untuk mempercayai sesuatu yang lebih berdasarkan pengalaman subjek ketika mereka masih kecil. Aspek-aspek yang mempengaruhi subjek agar lebih percaya juga memperkuat keyakinannya, seperti dukungan penuh dari warga sekitar saat diadakannya upacara pengobatan adat Belian, dan intensitas kerja sama dengan warga untuk memfasilitasi upacara adat Belian.