Rizky Storia Desimawati
Universitas Mulawarman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kebutuhan Afiliasi Dengan Intensitas Penggunaan Media Sosial Pada Wanita yang Telah Menikah Rizky Storia Desimawati
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 8, No 3 (2020): Volume 8, Issue 3, September 2020
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v8i3.5382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebutuhan afiliasi dengan intensitas pengguna media sosial pada wanita yang telah menikah di kota Samarinda. Intensitas adalah suatu ukuran kuantitatif dari sebuah kegiatan yang dilakukan oleh wanita yang telah menikah dan masih aktif mengunakan media sosialnya yang didasari rasa senang dengan kegiatan-kegiatan yang dilakukannya di media sosialnya tersebut. Kebutuhan afiliasi adalah sebuah kebutuhan untuk menjalin hubungan yang hangat dengan orang lain. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Subjek dalam penelitian berjumlah 100 wanita yang telah menikah. Metode pengumpulan data menggunakan dua skala yaitu kebutuhan afiliasi dan intensitas penggunaan media sosial. Analisa data yang digunakan dengan uji analisis korelasi kendall’s tau-b dengan bantuan program Statistical Package for Sosial Sciences (SPSS) 25.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sedang antara kebutuhan afiliasi dengan intensitas pengguna media sosial pada wanita yang telah menikah dengan nilai hasil r = 0.459 dan p = 0.000 (p < 0.05) yang menunjukkan kedua variabel tersebut memiliki korelasi yang sedang. Hubungan yang sedang artinya variabel kebutuhan afiliasi memberikan sumbangan yang efektif terhadap intensitas penggunaan media sosial tetapi terdapat faktor-faktor lain selain kebutuhan afiliasi yang dapat berhubungan dengan intensitas penggunaan media sosial.