Gerda Akbar
Universitas Mulawarman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mental Imagery Mengenai Lingkungan Sosial Baru Pada Korban Bullying Gerda Akbar
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 1, No 1 (2013): Volume 1, Issue 1, Januari 2013
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v1i1.3274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan mendeskripsikan gambaran mental (mental imagery) mengenai lingkungan sosial yang baru pada korban bullying. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa di SMP N 5 Samarinda sebanyak 4 orang siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan observasi dan wawancara. Teknik analisa data menggunakan model coding atau disebut dengan (developing coding categories) aktivitas membangun kategori data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mental imagery pada korban bullying mengenai lingkungan sosial yang baru memiliki makna positif dalam menggambarkan situasi-situasi atau keadaan yang hendak dicapai oleh siswa korban bullying kedepannya. Perlakuan tidak menyenangkan yang diterima oleh siswa korban bullying di SMP N 5 Samarinda tidak memberikan dampak yang membuat siswa tersebut memiliki gambaran mental yang menunjukkan kepesimisan untuk memasuki lingkungan sekolah yang baru. Siswa korban bullying menginginkan lingkungan sosial atau sekolah yang baru nantinya memiliki orang-orang dengan perilaku baik. Siswa korban bullying juga berharap dirinya dapat diterima seperti siswa-siswa yang lain saat berada di lingkungan sekolah yang baru tersebut.  Upaya yang dilakukan untuk mendukung kelancaran hubungan interaksi pertemanan di lingkungan sekolah yang baru kedepannya ialah korban bullying akan mencoba menjadi anak yang lebih aktif lagi dari sebelumnya. Siswa korban bullying juga menginginkan adanya ketegasan dan  ekonsistenan dari peraturan-peraturan yang ada di lingkungan sekolah yang baru nantinya, terutama pengaplikasian atau penerapan peraturan ter-sebut terhadap siswa pelaku tindakan bullying.Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan mendeskripsikan gambaran mental (mental imagery) mengenai lingkungan sosial yang baru pada korban bullying. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa di SMP N 5 Samarinda sebanyak 4 orang siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan observasi dan wawancara. Teknik analisa data menggunakan model coding atau disebut dengan (developing coding categories) aktivitas membangun kategori data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mental imagery pada korban bullying mengenai lingkungan sosial yang baru memiliki makna positif dalam menggambarkan situasi-situasi atau keadaan yang hendak dicapai oleh siswa korban bullying kedepannya. Perlakuan tidak menyenangkan yang diterima oleh siswa korban bullying di SMP N 5 Samarinda tidak memberikan dampak yang membuat siswa tersebut memiliki gambaran mental yang menunjukkan kepesimisan untuk memasuki lingkungan sekolah yang baru. Siswa korban bullying menginginkan lingkungan sosial atau sekolah yang baru nantinya memiliki orang-orang dengan perilaku baik. Siswa korban bullying juga berharap dirinya dapat diterima seperti siswa-siswa yang lain saat berada di lingkungan sekolah yang baru tersebut. Upaya yang dilakukan untuk mendukung kelancaran hubungan interaksi pertemanan di lingkungan sekolah yang baru kedepannya ialah korban bullying akan mencoba menjadi anak yang lebih aktiflagi daripada sebelumnya. Siswa korban bullying juga menginginkan adanya ketegasan dan kekonsistenan dari peraturan-peraturan yang ada di lingkungan sekolah yang baru nantinya, terutama pengaplikasian atau penerapan peraturan tersebut terhadap siswa pelaku tindakan bullying.