Nur Haya
Universitas Mulawarman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Orientasi Masa Depan Pada Remaja yang Bekerja Sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) Nur Haya
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 5, No 1 (2017): Volume 5, Issue 1, Maret 2017
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v5i1.4335

Abstract

Penelitian ini mengenai orientasi masa depan pada remaja yang berprofesi sebagai pekerja seks komersial (cws), bagaimana pekerja seks remaja memiliki gambaran orientasi masa depan yang positif di bidang pendidikan, pekerjaan dan perkawinan serta faktor-faktor yang menyebabkan remaja menjadi komersial. pekerja seks, yang pada tahap pembentukan orientasi masa depan adalah motivasi, perencanaan dan evaluasi implementasi yang jelas. Dalam penelitian ini digunakan penelitian kualitatif berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Creswell dengan pendekatan fenomenologis. Responden dipilih berdasarkan purposive sampling, artinya pemilihan subyek dalam penelitian berdasarkan karakteristik yang telah memenuhi tujuan yang telah ditetapkan. Metode pengumpulan data adalah metode wawancara mendalam, dengan tiga subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subjek memiliki gagasan tentang orientasi masa depan dan faktor kerja seks berbeda pada setiap subjek. Pada subjek IP pertama, memiliki gambaran orientasi masa depan di bidang subjek pernikahan yang siap menikah menikah menargetkan dua tahun itu, menyebabkan subjek menjadi pekerja seks komersial karena kebutuhan, teman hedonis, serta kesulitan menemukan pekerjaan. SB subjek kedua, memiliki gambaran orientasi masa depan dalam pendidikan dan mata pelajaran ketenagakerjaan melanjutkan pendidikan hingga gelar sarjana dengan harapan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik untuk mengubah kehidupan keluarga dan kondisi ekonomi, menyebabkan subjek melakukan kerja seks karena tawaran teman dan penghasilan besar. Subjek ketiga AR, memiliki gambaran orientasi masa depan dalam bidang pernikahan subjek usia pernikahan dianggap muda dengan harapan mengubah hidup mereka dengan cara yang lebih baik untuk memiliki pasangan hidup AR yang ditargetkan akan menikah empat hingga enam bulan, menyebabkan subjek pekerja seks karena tawaran teman, libido dan kesulitan mencari pekerjaan.