Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN BAHASA PRANCIS LISAN MAHASISWA PRODI BAHASA DAN SASTRA PRANCIS MELALUI TUGAS PEMBUATAN VIDEO VISITE GUIDÉE Ria Yuliati; Charlotte Simonutti
Puitika Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/puitika.13.1.49--61.2017

Abstract

MEA (ASEAN Economics Society) is defined as an agreement among ASEAN leaders in the last decade to make integrated ASEAN economy, namely free trade: goods, services, investation and workers. One important thing to get ready for MEA is foreign language proficiency including French. However, spoken French proficiency of university students is still low. That is why this research intends to solve this problem: what is the strategy to improvestudents speaking ability on French and how to make video visite guidée (tourisme guide using French). This research was Classroom Action Research (CAR) as an action conducted in the class to solve a problem. It used Kurt Lewin cycle: planning, acting, observing, reflecting. The result of the research: an effort to improve students speaking ability on French is by developing a video visite guidée using French. The result of the research has given significances cognitively (knowledge on French), affectively (interest and confidence using French) and psychomotoric (video development). There are some steps to develop video visite guidée.
FONOLOGI BAHASA PRANCIS Ria Yuliati
Puitika Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/puitika.11.1.26--35.2015

Abstract

Understanding phonology is the pivotal thing in learning foreign language. By understanding the target language phonology, learners will be easier to learn foreign language pronunciation. French as one of Indo-European language is known as language that owns a various phoneme system. Therefore, this paper aims to discuss phonology in French language by describing vocal phoneme, semi-vocal and diphthong in French language. This paper aims to help learners to know the characteristics of Indo-European language that commonly have various vocal and consonant and to understand vocal phoneme, consonant, semi-vocal and diphthong in French language to learn the way of pronunciation. Based on observation, French has 16 vocal phonemes, 17 consonant phonemes, 3 semi-vocal phoneme and 11 diphthongs. French vocal phoneme consists of 12 oral vocal phonemes and 4 nasal vocal phonemes. French oral vocal phoneme covers /i/, /y/, /e/, /ø/, /ə/, /ε/, /œ/, /a/, /u/, /o/, /ɔ/, /ɑ/. French nasal vocal phoneme are /ɛ̃/, /œ̃/, /õ/, /ã/. French consonant phonemes are  /p/, /t/, /k/, /b/, /d/, /g/, /f/, /v/, /s/, /z/, /∫/, /Ʒ/, /l/, /r/, /m/, /n/, / ɲ/ and /ɲ/. French semi-vocal phonemes are /j/, /Ч/, /w/. French diphthongs are /wa/, /wɛ̃/, /ɥi/, /wi/, /jɛ̃/, /jε/, /aj/, /εj/, /œj/, /uj/ and /jø/. Key words: phonology, vocal phoneme, consonant phoneme, semi-vocal phoneme, diphthong. ABSTRAK Dalam mempelajari bahasa asing, pemahaman mengenai sistem tata bunyi bahasa merupakan hal penting. Dengan memahami sistem bunyi bahasa, para pembelajar akan lebih mudah dalam mempelajari bahasa asing tersebut, terutama dalam hal pengucapannya. Bahasa Prancis sebagai salah satu bahasa Indo-Eropa dikenal mempunyai sistem fonologi atau tata bunyi yang cukup beragam. Oleh karena itu, makalah ini akan membahas sistem fonologi dalam bahasa Prancis. Makalah ini bertujuan untuk mendeskripsikan fonem vokal, konsonan, semivokal, serta diftong dalam bahasa Prancis. Dengan adanya makalah ini, para pembelajar diharapkan dapat memahami karakteristik bahasa Indo-Eropa yang umumnya mempunyai vokal dan konsonan yang cukup beragam. Selain itu, dengan adanya tulisan ini, para pembelajar diharapkan dapat memahami fonem vokal, konsonan, semivokal, serta diftong dalam bahasa Prancis sehingga dapat membantu mempelajari sistem pengucapannya. Dari pengamatan yang telah dilakukan, dalam bahasa Prancis terdapat 16 fonem vokal, 17 fonem konsonan, 3 fonem semivokal, serta 11 diftong. Fonem vokal bahasa Prancis terdiri atas 12 fonem vokal oral dan 4 fonem vokal nasal. Fonem vokal oral bahasa Prancis meliputi fonem /i/, /y/, /e/, /ø/, /ə/, /ε/, /œ/, /a/, /u/, /o/, /ɔ/, /ɑ/. Fonem vokal nasal bahasa Prancis meliputi fonem /ɛ̃/, /œ̃/, /õ/, /ã/. Dalam bahasa Prancis, terdapat 18 fonem konsonan, yaitu /p/, /t/, /k/, /b/, /d/, /g/, /f/, /v/, /s/, /z/, /∫/, /Ʒ/, /l/, /r/, /m/, /n/, / ɲ/ dan /ɲ/. Dalam bahasa Prancis, juga terdapat tiga macam semivokal, yaitu /j/, /Ч/, /w/. Selain itu, terdapat beberapa diftong dalam bahasa Prancis, yaitu /wa/, /wɛ̃/, /ɥi/, /wi/, /jɛ̃/, /jε/, /aj/, /εj/, /œj/, /uj/ dan /jø/. Kata kunci: fonologi, fonem vokal, fonem konsonan, fonem semivokal, diftong
PENANDA GENDER, JUMLAH DAN ARTIKEL PENDAMPING NOMINA BAHASA PRANCIS Ria Yuliati
JURNAL ARBITRER Vol. 3 No. 1 (2016)
Publisher : Masyarakat Linguistik Indonesia Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/ar.3.1.71-77.2016

Abstract

Nomina merupakan salah satu jenis kata yang biasanya dapat berfungsi sebagai subyek atau obyek dari klausa, sering berpadanan dengan orang, benda atau hal lain yang dibendakan dalam alam di luar bahasa. Sebagai salah satu bahasa yang masuk dalam rumpun bahasa Indo-Eropa, bahasa Prancis mempunyai kaidah nomina yang khas. Makalah ini akan membahas mengenai bagaimana sistem nomina bahasa Prancis secara umum, bagaimana bentuk penanda gender (maskula-femina) dalam nomina bahasa Prancis, bagaimana bentuk penanda jumlah (tunggal-jamak) dalam nomina bahasa Prancis, dan bagaimana penggunaan artikel pendamping nomina bahasa Prancis. Makalah ini ditujukan untuk mengungkapkan bentuk nomina bahasa Prancis secara umum, bentuk penanda gender (maskula-femina) nomina bahasa Prancis, bentuk penanda jumlah (tunggal-jamak) nomina bahasa Prancis, serta penggunaan artikel pendamping nomina bahasa Prancis. Dengan adanya makalah ini diharapkan dapat membantu para pembaca untuk lebih mengenal karakteristik bahasa Indo-Eropa secara umum. Dengan adanya makalah ini, para pembaca juga diharapan dapat memahami mengenai bentuk nomina bahasa Prancis secara umum, bentuk penanda gender (maskula-femina) nomina bahasa Prancis, bentuk penanda jumlah (tunggal-jamak) nomina bahasa Prancis, serta penggunaan artikel pendamping nomina bahasa Prancis. Selain itu, dengan adanya makalah ini juga diharapkan dapat membantu para pembelajar agar lebih mudah dalam mempelajari bahasa Prancis. Dari pengamatan yang telah dilakukan, terdapat beberapa penanda gender (maskula-femina) serta penanda jumlah (tunggal-jamak) pada nomina bahasa Prancis. Dalam bahasa Prancis juga terdapat beberapa artikel pendamping nomina, yaitu artikel indefini, artikel defini dan artikel partitif.
The Terms of Types, Principles, and Hierarchy of Abdi Dalem of Ngayogyakarta Hadiningrat Palace as the Identity of the Speaker Ria Yuliati
Deskripsi Bahasa Vol 5 No 2 (2022): 2022 - Issue 2
Publisher : Department of Languages and Literature, Faculty of Cultural Sciences, UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/db.v5i2.5827

Abstract

Language symbolizes the identity of the speakers, including the Javanese language used in Ngayogyakarta Hadiningrat Palace. Ngayogyakarta Palace as a speech community maintains its identity by continuing to use Javanese language in their terms and everyday language. Research on Javanese language in Ngayogyakarta Palace is very important to preserve the local language, as well as the identity of the speech community. One of the typical Javanese languages in the Palace is the terms about Abdi Dalem. This study aims to: 1) describe the types, principles, and hierarchies of Abdi Dalem of Ngayogyakarta Hadiningrat Palace, 2) describe the meaning of the terms of Abdi Dalem's types, principles, and hierarchies. This research is a qualitative research. The research data collection techniques are: 1) identification of research sites or individuals, 2) observation, , 3) literature study, 4) interviews5) audio or visual data collection. The data analysis techniques are 1) preparing data, 2) reading the data, 3) giving data code, 4) describing people/communities and categorizing themes, 5) representing descriptions and themes in qualitative narratives, 6) interpretating or giving the meaning of data. From the research that has been done based on gender, there are two kinds of Abdi Dalem of Ngayogyakarta Hadiningrat Palace, namely Abdi Dalem Kakung and Abdi Dalem Putri/Keparak. Based on their origin there are Abdi Dalem Punakawan Caos, Punakawan Tepas, and Abdi Dalem Kaprajan. The principles of Abdi Dalem of Ngayogyakarta Palace are nyawiji, greget, sengguh, ora mingkuh. The hierarchy of Abdi Dalem of Ngayogyakarta Palace from the lowest level is Jajar, Bekel Anom, Bekel Sepuh, Lurah, Penewu, Wedono, Riya Bupati, Bupati Anom, Bupati Sepuh, Bupati Kliwon, Bupati Nayoko, and Pangeran Sentana. The terms regarding the types, principles, and hierarchy of Abdi Dalem have their respective meanings. These terms use lexical typical Javanese language and not the Indonesian national language to preserve and maintain their social identity as a Javanese language-speaking community of residents of Ngayogyakarta Palace.