Kader kesehatan merupakan perpanjangan tangan dari tenaga kesehatan yang berhubungan secara langsung dengan masyarakat, dengan peningkatan kualitas kader kesehatan melalui pelatihan diharapkan dapat memandirikan ibu dan keluarga terutama dalam hal perawatan payudara guna penyiapan nutrisi yang terbaik bagi bayi yaitu ASI sehingga angka kematian bayi dapat diturunkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian pelatihantentang perawatan payudara post partum metode massage rolling (punggung) terhadap ketrampilan kader kesehatan. Perawatan Payudara metode massage rolling merupakan salah satu cara yang efektif untuk memperlancar produksi Air Susu Ibu ( ASI ) dengan cara merangsang pengeluaran hormon prolaktin dan oksitosin. Metode ini dilakukan dengan cara melakukan pemijatan pada payudara dan pemijatan melingkar dengan menggunakan kedua ibu jari padaarea punggung. Desain penelitian berupa Quasi Eksperimen pretest - posttest dengan melibatkankelompok kontrol dan kelompok intervensi, populasi penelitian ini adalah kader kesehatan yangada di wilayah kerja Puskesmas Baturetno, tehnik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Analisis univariat dilakukan terhadap karakteristik responden ( umur, pekerjaan pendidikan ) serta data ketrampilan responden. Analisis bivariat digunakan untuk melihat perbedaan ketrampilan kader kesehatan sebelum dan sesudah diberi pelatihan pada kelompokkontrol dan kelompok intervensi, digunakan uji t independent dengan alpha 0,05. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata ketrampilan kader sebelum diberi pelatihan adalah pada kelompok kontrol sebesar 15,25 sedangkan pada kelompok intervensi adalah 13,31 pada rentang skor 10 - 40. Skor ketrampilan setelah diberi pelatihan mengalami peningkatan, kelompok kontrol 14,52,sementara kelompok intervensi 32,31 (p value : < 0,001) .Kata Kunci : Perawatan payudara, Massage Rolling, Ketrampilan