Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Link Komunikasi Jaringan Akses Seluler Untuk Aplikasi Cdma 2000-1x Di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat syarifah muthia putri
JOURNAL OF INFORMATICS AND TELECOMMUNICATION ENGINEERING Vol 1, No 1 (2017): Edisi Juli
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jite.v1i1.573

Abstract

Pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia dilakukan pada bidang pendidikan, transportasi, tenaga listrik, pengairan, air bersih, dan juga telekomunikasi. Telekomunikasi saat ini sudah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat. Perancangan link komunikasi jaringan akses seluler untuk aplikasi CDMA 2000-1x di kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat diharapkan dapat menjadi referensi untuk pembangunan telekomunikasi pada wilayah urban, sub urban, dan rural. Berdasarkan data di kabupaten Bima diperlukan 12 sel pada daerah urban dengan OBQ 403.66 kbps/km2, 4 sel pada wilayah sub urban dengan OBQ 427.87 kbps/km2, dan 1 sel pada wilayah rural dengan OBQ 411.67 kbps/km2. Kata Kunci :CDMA, OBQ, JaringanNirkabel
ANALISIS ANTENA MIKROSTRIP FRAKTAL SIERPINSKI GASKET MIMO Syarifah Muthia Putri
Jurnal Elektro dan Telkomunikasi Vol 4 No 2 (2017): Jurnal Elektro dan Telkomunikasi
Publisher : UNIVERSITAS PEMBANGUNAN PANCA BUDI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.517 KB)

Abstract

Kebutuhan telekomunikasi adalah hal yang sangat utama pada saat ini. Kebutuhan akan layanantelekomunikasi juga semakin meningkat dari waktu ke waktu. Perkembangan layanan telekomunikasi saat ini menuntut agar telekomunikasi memiliki kecepatan transmisi data yang tinggi. LTE adalah teknologitelekomunikasi dengan kecepatan transmisi data tinggi yang sedang dikembangkan saat ini. Salah satuperangkat yang dibutuhkan pada teknologi tersebut adalah antena. Antena yang dapat mendukung teknologi tersebut juga dikembangkan menjadi antena mikrostrip MIMO (Multiple Input Multiple Output). Analisis dan optimasi feedline antena mikrostrip dilakukan pada simulator CST 2010 untuk menghasilkan antena dengan spesifikasi yang diinginkan. Hasil akhir yang diperoleh adalah dengan nilai VSWR ≤ 2 bandwidth yang diperoleh pada hasil realisasi lebih lebar dibandingkan bandwidth yang diperoleh dari CST 2010, parameter s ≤20dB, pola radiasi adalah unidireksional, faktor korelasi mendekati nilai nol, diversity gain ≥ 9, polarisasi adalah elips. Dari hasil yang diperoleh antena yang dirancang dan direalisasikan memiliki bandwidth ≤ 100 MHz sesuai lebar pita pada teknologi LTE, namun antena tersebut masih bisa digunakan untuk teknologi LTE.