Fathiyah Safitri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEK ANTI INFLAMASI EKSTRAK ETANOL WORTEL (DAUCUS CAROTA L.) TERHADAP TIKUS STRAIN WISTAR (RATTUS NOVERGICUS) YANG DIINJEKSI KARAGENAN Yusrin Aulia; Fathiyah Safitri; Rahmiyah Fadilah
Saintika Medika Vol. 9 No. 2 (2013): Desember 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/sm.v9i2.4131

Abstract

Efek Anti Inflamasi Ekstrak Etanol Wortel (Daucus carota L.) terhadap Tikus Strain Wistar (Rattus Novergicus) yang Diinjeksi Karagenan. Latar Belakang: Inflamasi merupakan respon fisiologis terhadap kerusakan jaringan. Inflamasi biasa diobati dengan golongan NSAID dan kortikosteroid yang memiliki efek samping cukup banyak. Wortel mengandung flavonoid yang menghambat enzim fosfolipase dan cyclooxygenase, serta saponin yang menghambat peningkatan permeabilitas vaskuler. Tujuan: Untuk membuktikan ekstrak etanol wortel (Daucus carota L.) memiliki efek anti inflamasi terhadap tikus strain wistar (Rattus novergicus) yang diinjeksi karagenan. Metode: Penelitian eksperimental dengan The Pre and Post Test Control Group Design, menggunakan 4 kelompok: (1) kontrol, (2) perlakuan dosis 100 mg/kgBB, (3) perlakuan dosis 200 mg/kgBB, dan (4) perlakuan dosis 400 mg/kgBB. Analisis data menggunakan uji One-Way ANOVA, HSD Tukey 5%, korelasi Pearson, dan regresi linier. Hasil dan Diskusi: Ekstrak etanol wortel meningkatkan prosentase reduksi radang secara bermakna (ANOVA p<0,05) dengan signifikansi 0,000. Hal ini diduga karena kandungan flavonoid serta saponin pada wortel. Dosis ekstrak wortel yang memberikan efek anti inflamasi paling besar pada penelitian ini adalah 400 mg/kgBB. Uji regresi linier menunjukkan ekstrak wortel berpengaruh 46,6% terhadap inflamasi. Kesimpulan: Ekstrak etanol wortel memberikan efek anti inflamasi terhadap tikus strain wistar yang diinjeksi karagenan.
EFEK PEMBERIAN SEDUHAN SELEDRI (APIUM GRAVEOLENS L.)TERHADAP KADAR ASAM URAT PADA TIKUS PUTIH JANTAN STRAIN WISTAR (RATTUS NORVEGICUS) HIPERURISEMIA Reni Deviandra; Fathiyah Safitri; Djaka Handaja
Saintika Medika Vol. 9 No. 2 (2013): Desember 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/sm.v9i2.4133

Abstract

Efek Pemberian Seduhan Seledri (Apium graveolens L.)Terhadap Kadar Asam Urat Pada Tikus Putih Jantan Strain Wistar (Rattus norvegicus) Hiperurisemia. Latar Belakang: Salah satu jenis tanaman yang diduga dapat menurunkan kadar asam urat adalah seledri. Seledri mengandung flavonoid dan 3-n butylphtalide (3nB) dapat menurunkan kadar asam urat dengan menghambat kerja enzim xantin oksidase. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh seduhan seledri (Apium graveolens L.) terhadap penurunan kadar asam urat pada tikus putih jantan hiperurisemia. Metode Penelitian: Menggunakan eksperimental murni, dengan rancangan Randomized Post Test Control Group Design. Sampel penelitian dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok I: Kontrol positif (Saripati hati ayam mentah 3 ml/150grBB selama 21 hari + pakan normal selama 7 hari), II, III dan IV: diberikan Saripati hati ayam mentah 3 ml/150grBB selama 21 hari + seduhan seledri dengan dosis 50, 100, 150mg/ekor/hari selama 7 hari, V: Kontrol negatif (Pakan normal selama 28 hari). Pengukuran kadar asam urat dengan menggunakan metode kolometrik enzimatik. Hasil: Hasil pengukuran asam urat kelompok dengan pemberian seduhan seledri dosis 150 mg/ekor/hari menunjukkan kadar asam urat paling rendah (4,679±0,687) dibanding dengan kelompok kontrol positif menunjukkan kadar asam urat paling tinggi (11,563±1,541). Kesimpulan: Ada hubungan antara dosis seduhan seledri (Apium graveolens L.) terhadap kadar asam urat pada tikus putih jantan (Rattus Norvegicus) hiperurisemia.Kata Kunci: Seledri, Hiperurisemia, Kadar Asam Urat, Saripati Hati Ayam,