This Author published in this journals
All Journal MABASAN
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Distribusi dan Pemetaan Varian-Varian Bahasa Bajo di Pulau Lombok Ni Made Yudiastini
MABASAN Vol. 1 No. 2 (2007): Mabasan
Publisher : Kantor Bahasa Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.681 KB) | DOI: 10.26499/mab.v1i2.299

Abstract

Bahasa daerah merupakan alat komunikasi intraetnik yang berfungsi sebagai penanda jati diri atau lambAng identitas pemakaiĀ  bahasa yang bersangkutan. Sebagai bahasa yang hidup, bahasa daerah mempunyai kedudukan dan fungsi yang penting bagi masyarakat penuturnya dalam kegiatan kemasyarakatan atau kebudayaan. Penelitian tentang bahasa daerah perlu dilakukan mengingat pentingnya pendokumentasian pemetaan bahasa-bahasa di seluruh Indonesia. Penentuan dialek atau subdialek bahasa Bajo pun dilakukan dengan menggunakan metode dialektometri yang penekanannya pada sebaran geografis dan jumlah varian serta jumlah penutur bahasa bajo yang ada di pulau Lombok. Bahasa Bajo di pulau Lombok dapat dikelompokan menjadi dua dialek, yaitu dialek Bajo Keruat (DBK) dan dialek Bajo Tanjung (DBT).