Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH PERAN PEMERINTAH DESA, SIKAP MASYARAKAT, PROSEDUR PENYALURAN PINJAMAN TERHADAP KINERJA UNIT PENGELOLA KEUANGAN Adi Penawan; Tri Nurdyastuti
AKTUAL Vol 3, No 1 (2018): July
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The puspose of this study to know effect of the role of village government, public attitudes and lending procedures to the performance of the Financial Management Unit. The type of this research is survey research conducted at UPK PNPM-MPd Kecamatan Kalijambe. The population in this study were 222 economic activity groups from 14 participating villages. The sample used in this study amounted to 100 people. Sampling technique is done by Random Sampling The technique of collecting data using questioner and documentation.The results of this study indicate that: The role of village government has a positive and significant impact on UPK Performance; Public Attitudes significantly influence UPK Performance; Lending Procedure has significant effect to Performance of UPK PNPM-MPd Kecamatan Kalijambe. R square value of 0.642 means Performance of UPK PNPM-MPd Kecamatan Kalijambe explained by Role of Village Government, Public Attitude and Procedure of Loaning equal to 64,2% and the rest equal to 35,8% explained other variable outside research model. Keywords:  role of village government, community attitude, lending procedure, performance performance of the Financial Management Unit
Training Of Trainer (Pelatihan Untuk Pelatih) Bagi Kader Pemberdayaan Ekonomi Desa (KPED) Tri Nurdyastuti; Adi Penawan; Lukman Ahmad Imron Pahlawi
WASANA NYATA Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.083 KB) | DOI: 10.36587/wasananyata.v2i2.367

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membantu meningkatkan keterampilan sebagai seorang pelatih serta pemahaman sebagai seorang fasilitator bagi kader pemberdayaan ekonomi desa (KPED) dan pengurus kelompok penerima manfaar pinjaman dana bergulir dana amanah pemberdayaan masyarakat UPK-PDB DAPM Kecamatan Kalijambe Kabupaten Sragen. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini berbentuk pendampingan pelatihan tentang cara-cara menjadi seorang tenaga pendamping bagi KPED dan pengurus kelompok penerima manfaat Pinjaman Dana Bergulir Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (PDB DAPM) di Kecamatan Kalijambe Kabupaten Sragen. Dari hasil Pelatihan menunjukkan bahwa rata-rata pemahaman terhadap materi sebelum dan sesudah dilakukan pelatihan pada peserta Training of Trainer, sebelum pelatihan rata-rata pemahaman terhadap materi dari 35 orang peserta adalah sebesar 60,9%, sementara setelah diberikan pelatihan rata-rata pemahaman peserta sebesar 89,4%. Nilai thitung sebesar -15.929 dengan sig 0.000 < 0.05, artinya rata-rata pemahaman sebelum dan sesudah pelaksanaan Training of Trainer terhadap peserta terdapat perbedaan. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa penyampaian materi Training of Trainer sangat mempengaruhi terhadap pemahaman peserta pelatihan.Kata kunci:       Training of Trainer, Unit Pengelola Kegiatan (UPK)
Training Of Trainer (Pelatihan Untuk Pelatih) Bagi Kader Pemberdayaan Ekonomi Desa (KPED) Tri Nurdyastuti; Adi Penawan; Lukman Ahmad Imron Pahlawi
WASANA NYATA Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v2i2.367

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membantu meningkatkan keterampilan sebagai seorang pelatih serta pemahaman sebagai seorang fasilitator bagi kader pemberdayaan ekonomi desa (KPED) dan pengurus kelompok penerima manfaar pinjaman dana bergulir dana amanah pemberdayaan masyarakat UPK-PDB DAPM Kecamatan Kalijambe Kabupaten Sragen. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini berbentuk pendampingan pelatihan tentang cara-cara menjadi seorang tenaga pendamping bagi KPED dan pengurus kelompok penerima manfaat Pinjaman Dana Bergulir Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (PDB DAPM) di Kecamatan Kalijambe Kabupaten Sragen. Dari hasil Pelatihan menunjukkan bahwa rata-rata pemahaman terhadap materi sebelum dan sesudah dilakukan pelatihan pada peserta Training of Trainer, sebelum pelatihan rata-rata pemahaman terhadap materi dari 35 orang peserta adalah sebesar 60,9%, sementara setelah diberikan pelatihan rata-rata pemahaman peserta sebesar 89,4%. Nilai thitung sebesar -15.929 dengan sig 0.000 < 0.05, artinya rata-rata pemahaman sebelum dan sesudah pelaksanaan Training of Trainer terhadap peserta terdapat perbedaan. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa penyampaian materi Training of Trainer sangat mempengaruhi terhadap pemahaman peserta pelatihan.Kata kunci:       Training of Trainer, Unit Pengelola Kegiatan (UPK)
DIGITALISASI UMKM BERBASIS MARKETPLACE HYBRID BLANJADIPOS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI DAN AKSES PASAR DI KECAMATAN GEMOLONG, KABUPATEN SRAGEN Nani Irma Susanti; Adi Penawan; Rina Ani Sapariyah; Edi Suhardi; Saptani Rahayu
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19161

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk mengatasi rendahnya literasi digital dan keterbatasan akses pasar pelaku UMKM di Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen. Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas digital dan memperluas jangkauan pemasaran produk melalui penerapan Marketplace Hybrid BLANJAdiPOS, sebuah model integratif yang menggabungkan sistem penjualan daring dan luring berbasis jejaring Kantor Pos. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung (learning by doing) yang melibatkan 30 pelaku UMKM dari sektor kuliner, kerajinan, dan pertanian. Evaluasi dilakukan menggunakan observasi, kuesioner pra dan pascakegiatan, serta refleksi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata literasi digital sebesar 97%, dengan 80% peserta berhasil mengunggah produk ke platform BLANJAdiPOS. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan motivasi dan kolaborasi antar pelaku usaha, Perguruan tinggi, BlanjaDi Pos dan harapannya dengan BumDes dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan usaha. Penerapan model marketplace hybrid berbasis komunitas ini terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas ekonomi digital masyarakat desa dan dapat direplikasi sebagai strategi pemberdayaan UMKM berkelanjutan di wilayah pedesaan Indonesia.