Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENAGIHAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 TERHADAP PENERIMAAN PAJAK MELALUI SURAT PAKSA (STUDI KASUS PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA (KPP) MEDAN PETISAH) Bonifasius H. Tambunan
JURNAL AKUNTANSI DAN BISNIS : Jurnal Program Studi Akuntansi Vol 2, No 2 (2016): November
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jab.v2i2.253

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas penagihan pajak dengan suratpaksa di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Petisah terhadap penerimaan pajak.,Penelitianini menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasiberupa bukti catatan atau laporan historis dalam bentuk arsip seperti penerimaan pajak, surattagihan pajak, dan surat paksa yang diterbitkan sepanjang tahun 2012 sampai 2014.Teknikanalisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil analisisdeskriptif menunjukkan bahwa pengaruh penagihan pajak melalui surat paksa mulai dari Tahun2012 sampai dengan Tahun 2014 yang mengalami peningkatan setiap tahunnya, dan efektivitaspenagihan pajak penghasilan pasal 21 melalui surat paksa yang kurang efektif dan efisien dalamhal kurangnya kesadaran Wajib Pajak untuk membayar tagihan perpajakannya sehinggamenyebabkan meningkatnya jumlah penerbitan surat paksa baik dari segi lembar maupun darisegi nominalnya.Kata Kunci : Efektivitas Penagihan Pajak, Pajak Penghasilan.
EFEKTIVITAS PENAGIHAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 TERHADAP PENERIMAAN PAJAK MELALUI SURAT PAKSA (STUDI KASUS PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA (KPP) MEDAN PETISAH) Bonifasius H. Tambunan
JURNAL AKUNTANSI DAN BISNIS : Jurnal Program Studi Akuntansi Vol. 2 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jab.v2i2.253

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas penagihan pajak dengan suratpaksa di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Petisah terhadap penerimaan pajak.,Penelitianini menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasiberupa bukti catatan atau laporan historis dalam bentuk arsip seperti penerimaan pajak, surattagihan pajak, dan surat paksa yang diterbitkan sepanjang tahun 2012 sampai 2014.Teknikanalisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil analisisdeskriptif menunjukkan bahwa pengaruh penagihan pajak melalui surat paksa mulai dari Tahun2012 sampai dengan Tahun 2014 yang mengalami peningkatan setiap tahunnya, dan efektivitaspenagihan pajak penghasilan pasal 21 melalui surat paksa yang kurang efektif dan efisien dalamhal kurangnya kesadaran Wajib Pajak untuk membayar tagihan perpajakannya sehinggamenyebabkan meningkatnya jumlah penerbitan surat paksa baik dari segi lembar maupun darisegi nominalnya.Kata Kunci : Efektivitas Penagihan Pajak, Pajak Penghasilan.
PENGARUH REFORMASI ANGGARAN, PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN DAN PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KUALITAS ANGGARAN (STUDI KASUS PADA PEMERINTAH KABUPATEN TOBA) Bonifasius H. Tambunan; Rizki Christian Sipayung; Ardin Dolok Saribu
Develop Vol 10 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/dev.v10i1.11617

Abstract

Kualitas anggaran daerah menjadi isu strategis dalam pengelolaan keuangan publik seiring tuntutan akuntabilitas, transparansi, dan efektivitas belanja pemerintah. Meskipun berbagai reformasi penganggaran telah diterapkan, praktik penyusunan anggaran di tingkat daerah masih menghadapi tantangan berupa lemahnya perencanaan berbasis kinerja, keterbatasan partisipasi aparatur, serta mekanisme pengendalian internal yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Reformasi Anggaran, Partisipasi Penyusunan Anggaran, dan Pengendalian Internal terhadap Kualitas Anggaran pada pemerintah daerah di kawasan Danau Toba. Lingkup penelitian mencakup tujuh kabupaten yang mengelilingi Danau Toba, dengan responden terdiri atas kepala OPD, sekretaris OPD, dan kepala bagian program. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan ketiga variabel hanya menjelaskan 6% variasi kualitas anggaran (Adjusted R² = 0,060). Secara parsial, hanya Partisipasi Penyusunan Anggaran yang berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Anggaran (p = 0,048), sementara Reformasi Anggaran dan Pengendalian Internal tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas anggaran lebih ditentukan oleh keterlibatan substantif aparatur dalam proses penganggaran dibandingkan perubahan prosedural atau mekanisme pengendalian formal semata.