Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektifitas Bladder Training Sitz Bath Terhadap Fungsi Eliminasi Spontan Pada Ibu Post Partum Spontan Devi Saraswati
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Salah satu penyebab perdarahan postpartum adalah gangguan kontraksi uterus yang dapat diakibatkan oleh adanya retensio urin. Mengatasi masalah berkemih salah satu dapat dilakukan dengan intervensi bladder training dan salah satu intervensi non invasif menggunakan alat Sitz bath dengan prinsip hidroterapi.Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas bladder training sitz bath terhadap proses eliminasi spontan pada ibu post partum spontan dengan kriteria waktu pertama BAK dan jumlah BAK. Jenis penelitian ini adalah quasy eksperimental. Subyek penelitian adalah 20 ibu nifas dengan persalinan spontan di RS Aisyiyah Bojonegoro yang dibagi menjadi dua kelompok, kelompok pertama 10 ibu nifas diberikan intervensi blader training sitz bath dan kelompok kedua 10 ibu nifas sebagai kelompok kontrol. Analisis yang digunakan menggunakan uji Independent t test. Hasil uji Independent t test didapatkan nilai p value untuk waktu pertama BAK = 0,02 dan jumlah BAK dengan nilai p value = 0,062. Bladder taining sith bath efektif terhadap proses eliminasi spontan pada ibu post partum Kata Kunci : Bladder tarining sitz bath, retensi urin, post partum spontan
Efektifitas Bladder Training Sitz Bath Terhadap Fungsi Eliminasi Spontan Pada Ibu Post Partum Spontan Devi Saraswati
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.688 KB)

Abstract

ABSTRAK Salah satu penyebab perdarahan postpartum adalah gangguan kontraksi uterus yang dapat diakibatkan oleh adanya retensio urin. Mengatasi masalah berkemih salah satu dapat dilakukan dengan intervensi bladder training dan salah satu intervensi non invasif menggunakan alat Sitz bath dengan prinsip hidroterapi.Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas bladder training sitz bath terhadap proses eliminasi spontan pada ibu post partum spontan dengan kriteria waktu pertama BAK dan jumlah BAK. Jenis penelitian ini adalah quasy eksperimental. Subyek penelitian adalah 20 ibu nifas dengan persalinan spontan di RS Aisyiyah Bojonegoro yang dibagi menjadi dua kelompok, kelompok pertama 10 ibu nifas diberikan intervensi blader training sitz bath dan kelompok kedua 10 ibu nifas sebagai kelompok kontrol. Analisis yang digunakan menggunakan uji Independent t test. Hasil uji Independent t test didapatkan nilai p value untuk waktu pertama BAK = 0,02 dan jumlah BAK dengan nilai p value = 0,062. Bladder taining sith bath efektif terhadap proses eliminasi spontan pada ibu post partum Kata Kunci : Bladder tarining sitz bath, retensi urin, post partum spontan
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga (Irt) Dalam Pemanfaatan Pekarangan Rumah Dengan Tanaman Obat Keluarga (Toga), Dalam Upaya Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Di Desa Sembung Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro Devi Saraswati
Jurnal Humanis ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ISTeK ICsada Bojonegoro) Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal HUMANIS
Publisher : LP2M STIKes ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.398 KB)

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Sambung, Kecamatan Kapas, padaKelompok PKK. Pemilihan lokasi ini karena Kelompok PKK ini mewakili masing-masing dusun, di Desa Sembung, Kecamtan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Setiap dusun terdiri dari 5 RT. Pada umumnya ibu-ibu di kedua dusun tersebut masih berusia muda, tidak bekerja,sehingga mempunyai banyak waktu untuk diberdayakan dan lebih cepat dalam menerima Teknologi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan pekarangan dengan tanaman yang lebih bermanfaat bagi kesehatan serta pengetahuan ibu terkait tanaman obat (TOGA). Penerapan kegiatan adalah dengan introduksi beberapa jenis tanaman yang berfungsi sebagai obat yang mudah dijumpai diwilayah setempat. Maka penerapan kegiatan adalah pengkayaan jenis TOGA dan fungsinya. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, demonstrasi plot dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setiap RT telah membentuk taman TOGA, sehingga dalam satu dusun ada 10 RTyang telah membuat pekaranagn menjadi taman TOGA. Berdasarkan jumlah RT, evaluasi kegiatan ini adalah, respon sangat baik, setiap RT sudah mempunyai taman TOGA, jadi evaluasinya adalah terjadi peningkatan pemanfaatan pekarangan dengan tanaman obat (TOGA).Kata Kunci : Pemberdayaan, IRT, Pekarangan, TOGA