Lutfi Yondri
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MENGGALI NILAI KEPEMIMPINAN DAN NILAI KEMASYARAKATAN MASA LALU DARI TINGGALAN BUDAYA PENGAGUNGAN LELUHUR Lutfi Yondri
Prosiding Balai Arkeologi Jawa Barat 2019: PROSIDING SEMINAR ARKEOLOGI 2018
Publisher : Balai Arkeologi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24164/prosiding18/08

Abstract

Tinggalan budaya materi baik berupa artefak maupun fitur merupakan refleksi dari nilai-nilai yang ada di tengah masyarakat yang pernah berkembang pada masa lalu. Sebagai sumber data arkeologi, artefak dan fitur dapat dijadikan sebagai data untuk mengamati aspek sosial budaya yang pernah berkembang pada masa budayanya. Tulisan ini bertujuan mengelaborasi berbagai nilai lama yang tercermin dari tinggalan budaya materi dari masyarakat pengagung arwah leluhur pada masa lalu. Salah satu di antara nilai-nilai yang pernah ada tersebut adalah tentang pemimpin dan kepemimpinan. Nilai tersebut diduga sangat kuat hadir pada saat proses ritual dan proses pendirian dari monumen atau struktur yang digunakan sebagai media pengagungan arwah leluhur.
STRATEGI ADAPTASI DARI KEBENCANAAN STUDI KASUS STRUKTUR DAN LINGKUNGAN SITUS GUNUNG PADANG: Disaster Adaptation Strategies Case Studies on Structure and Environment of Gunung Padang Site Lutfi Yondri
Prosiding Balai Arkeologi Jawa Barat 2021: PROSIDING SEMINAR ARKEOLOGI 2020
Publisher : Balai Arkeologi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24164/prosiding.v4i1.27

Abstract

Punden Berundak Gunung Padang sampai sekarang dapat dicatat sebagai salah satu struktur yang di bangun oleh masyarakat prasejarah untuk kepentingan pengagungan arwah leluhur di satu tinggian yang kemudian disebut sebagai Gunung Padang. Salah satu aspek yang belum banyak dibahas hingga kini adalah bagaimana kerawanan struktur dan lingkungannya yang sejak dulu berada di jalur sesar akif Cimandiri dan Cikondang, serta berada di lokasi yang rawan longsor. Tulisan ini bertujuan mengeksplorasi tentang potensi dan rekam jejak ancaman kerusakan yang terjadi pada masa lalu hingga kini, dan bagaimana masyarakat pendiri struktur punden berundak Gunung Padang dalam mengantisipasinya pada masa lalu Untuk membahas hal tersebut dicoba amati pola susun batuan pembentuk struktur punden dan pengamatan berbagai elemen yang merupakan bentukan baru di sekitar lereng yang kemudain dikaitkan dengan catatan kebencanaan yang diperoleh dari sumber literatut. Dari hail kajian dapat disimpulkan bahwa masyarakat yang membangun punden berundak tersebut telah arif dan pandai menyusun balok-balok batu pembentuk struktur tersebut yang antisipatif terhadap keadaan lingkungannya pada masa lalu.
BATU kENDAN DAN MANUSIA PRASEJARAH DI TEPIAN DANAU BANDUNG PURBA Lutfi Yondri
Naditira Widya Vol 4 No 1 (2010): April 2010
Publisher : Balai Arkeologi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/nw.v4i1.129

Abstract

Based on archaeological data discovered on the bank of Danau Bandung purba, it can be inferred that human occupation had occurred during the Palaeolithic until Palaeometalic stage. Apparently until today, this area has become ‘primadona’ for dwelling site. In regard to the idealistic attribute for setting on the bank of Danau Bandung Purba was stone tools made of ‘batu kendan’ or obsidian which is assumed originated from the site. This Article discusses the relationship between human occupation on the Danau Bandung Purba and the available stone tool resources.
Pemetaan Tiga Dimensi Gua Aul Di Desa Cikupa-Ciamis, Jawa Barat Menggunakan Terrestrial Laser Scanner (TLS) Ayu Theodolita, Ananda Jessyca; Gusti Ayu Jessy Kartini; Lutfi Yondri
PURBAWIDYA Vol. 14 No. 2 (2025): 14(2) November 2025
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/purbawidya.2025.12215

Abstract

This study examines the potential of Terrestrial Laser Scanner (TLS) technology in documenting and understanding the characteristics of cave spaces as part of geospatial and cultural heritage. The study was conducted in Aul Cave, West Java, as part of efforts to preserve and interpret underground spaces through a digital spatial approach. Using the Trimble X7 TLS, this research produced a comprehensive three-dimensional representation of the cave structure, including its geometric shape and surface characteristics. The analysis focused on the differences in material properties between natural elements such as stalactites and rock walls, and artificial materials such as cement and paving blocks, based on laser reflection intensity values. Through this approach, the study not only provides precise visual documentation but also opens up possibilities for interpreting the function of cave spaces and indications of past human activity. The results of the study show that TLS is not only effective as a documentation tool but also relevant as a spatial analysis method in archaeological, geospatial, and cultural heritage preservation studies. This approach is expected to encourage broader utilization of digital technology in spatial-based research and the preservation of underground cultural heritage.